Hanya Partai Garuda yang Daftar ke KPU Hari Ini Anggota KPU RI Idham Holik menjelaskan pembaruan informasi proses pendaftaran partai politik calon peserta Pemilu 2024 di Jakarta, Selasa (2/8/2022). ANTARA/Boyke Ledy Watra

MerahPutih.com - Partai Garda Perubahan Indonesia atau Partai Garuda akan mendaftar sebagai calon peserta Pemilu 2024 ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Rabu (3/8).

Anggota KPU RI Idham Holik mengatakan, pihaknya akan menerima jajaran Partai Garuda sekitar pukul 14.00 WIB.

"Hari ini, 3 Agustus, hanya ada satu partai yang akan daftar yaitu Partai Garuda pada jam 14.00 WIB," kata Idham.

Baca Juga:

KPU Harap Revisi UU Pemilu Rampung Desember 2022

Idham menjelaskan, semula ada dua partai politik yang akan melakukan pendaftaran pada hari ini. Namun, Partai Demokrasi Kasih Bangsa (PDKB) melakukan perubahan waktu pendaftaran.

"PDKB mengubah jadwal pendaftarannya menjadi tanggal 14 Agustus 2022, yang awalnya pada tanggal 3 Agustus 2022, jam 14.00 WIB," imbuhnya.

Ketua KPU Hasyim Asy'ari sebelumnya menjelaskan, proses pendaftaran parpol peserta Pemilu 2024 terdapat tiga kategorisasi, yakni parpol peserta Pemilu 2019 yang lolos parliamentary threshold (PT), partai politik peserta Pemilu 2019 yang tidak lolos PT, dan partai baru.

Baca Juga:

Hari Ini 2 Partai Akan Mendaftar ke KPU

Adapun pada kategori satu yakni partai politik peserta Pemilu 2019 yang punya kursi di DPR RI, harus mendaftar dan dilakukan verifikasi administrasi.

Sementara pada kategori dua dan tiga, yakni partai politik peserta Pemilu 2019 yang tidak punya kursi DPR RI dan partai baru, harus mendaftar untuk kemudian dilakukan verifikasi administrasi dan dilanjutkan dengan verifikasi faktual. (Pon)

Baca Juga:

KPU Sebut Dokumen Pendaftaran PKN Lengkap

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
G20 di Solo, Gibran Bakal Hibur Delegasi dengan City Tour
Indonesia
G20 di Solo, Gibran Bakal Hibur Delegasi dengan City Tour

Ia menambahkan setelah acara G20 selesai semua delegasi akan dihibur dengan City Tour dengan tujuan Museum Batik Danar Hadi dan mengikuti Royal Dinner di Pura Mangkunegaran.

Polisi Selidiki Dugaan Kebakaran Ilalang Pemicu Kecelakaan di Tol Pejagan
Indonesia
Polisi Selidiki Dugaan Kebakaran Ilalang Pemicu Kecelakaan di Tol Pejagan

Polisi masih menyelidiki dugaan unsur kesengajaan kebakaran ilalang yang diduga menjadi memicu kecelakaan beruntun di ruas tol Pejagan-Pemalang di KM 253 di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Minggu (18/9).

Pergeseran Tanah di Bogor, 23 Rumah Rusak
Indonesia
Pergeseran Tanah di Bogor, 23 Rumah Rusak

Akibatnya, 23 rumah dan bagian jalan sepanjang satu kilometer rusak.

Sidak Pasar Klender, Mendag Klaim Intervensi Pemerintah Mulai Turunkan Harga Cabai
Indonesia
Sidak Pasar Klender, Mendag Klaim Intervensi Pemerintah Mulai Turunkan Harga Cabai

Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Klender Jakarta Timur, Rabu (22/6).

CDC Akui Gagal Secara Terbuka ke Publik Amerika Serikat
Dunia
CDC Akui Gagal Secara Terbuka ke Publik Amerika Serikat

CDC merupakan Badan kesehatan tertinggi AS yang dibentuk untuk menghadapi pandemi massal di negeri Paman Sam

Indonesia Ekspor 2 Juta Toyota Fortuner ke Australia, Jokowi Puji Kualitas SDM Lokal
Indonesia
Indonesia Ekspor 2 Juta Toyota Fortuner ke Australia, Jokowi Puji Kualitas SDM Lokal

Indonesia kembali menorehkan prestasi. Kali ini, putra putri tanah air berhasil memproduksi ekspor 2 juta unit Toyota dan ekspor perdana mobil Fortuner ke Australia.

 Putin Ingatkan Finlandia Tidak Bergabung Dengan NATO
Dunia
Putin Ingatkan Finlandia Tidak Bergabung Dengan NATO

Pemerintah Rusia menggambarkan niat itu sebagai ancaman keamanan yang membuatnya harus mengambil tindakan. Tidak disebutkan tindakan seperti apa yang dimaksud.

Kemendagri Proses Usulan 1 Maret sebagai Hari Besar Nasional
Indonesia
Kemendagri Proses Usulan 1 Maret sebagai Hari Besar Nasional

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tengah memproses rencana penetapan 1 Maret sebagai Hari Besar Nasional.

[HOAKS atau FAKTA]: Titik Suntikan Vaksin Sebabkan Tumor
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Titik Suntikan Vaksin Sebabkan Tumor

Beredar informasi di media sosial Facebook bahwa terjadi peningkatan kasus tumor/ kanker/sarkoma pada titik penyuntikan pasca vaksinasi COVID-19.

Kemenkes-WHO Masih Diskusikan Status Vaksinasi COVID-19 di Masa Endemi
Indonesia
Kemenkes-WHO Masih Diskusikan Status Vaksinasi COVID-19 di Masa Endemi

Status vaksinasi COVID-19 saat masuk dalam fase endemi masih didiskusikan dengan WHO.