Hanya 1 Tahun Menjabat, Puan Minta Andika Perkasa Kerja Maksimal Ketua DPR Puan Maharani (kedua kanan) bersama Wakil Ketua DPR Lodewijk F. Paulus (kiri), Sufmi Dasco Ahmad (ketiga kanan), Rachmat Gobel (kanan) berbincang dengan calon Panglima TNI Jenderal TNI Andik

MerahPutih.com - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) berharap Jenderal Andika Perkasa kerja maksimal dalam memimpin TNI dalam waktu setahun ke depan.

"Selamat kepada calon Panglima TNI semoga dapat menjalankan peran strategis dalam memimpin TNI dan melaksanakan kebijakan pertahanan negara dengan penuh tanggung jawab dan amanah," kata Ketua DPR RI Puan Maharani di Jakarta, Senin (8/11).

Baca Juga:

Disetujui DPR, Andika Perkasa Tunggu Pelantikan Oleh Jokowi

Puan mengatakan, DPR akan segera mengirim surat persetujuan Panglima TNI yang baru kepada Presiden Jokowi. Usai mendapat persetujuan dari DPR, tahap selanjutnya dalam pengangkatan Panglima TNI adalah pelantikan oleh Presiden.

"Kita sudah dengar visi dan misi calon Panglima TNI. Mudah-mudahan dalam waktu relatif singkat, yaitu 1 tahun, program-program Pak Andika dapat terlaksana," ujarnya.

Puan meyakini, Jenderal Andika tetap akan bekerja sebaik-baiknya meskipun masa jabatannya hanya 1 tahun, dan akan menjadi tantangan bagi Jenderal Andika untuk mewujudkan program-programnya untuk membawa TNI menjadi kekuatan pertahanan yang unggul dan hebat sebelum memasuki masa pensiun nanti.

"Dengan visi Jenderal Andika, diharapkan TNI akan semakin dekat dengan rakyat, selalu berada di garda terdepan pertahanan negara, dan juga semakin berperan dalam membantu penanganan COVID-19 di Tanah Air," katanya.

DPR, kata Puan, yakin Jenderal Andika dapat membuat TNI semakin solid, baik di tingkat internal maupun dengan instansi-instansi lain, termasuk Polri.

KSAD Andika Perkasa. (Foto: Antara)
Ketua DPR Puan Maharani (kedua kanan) bersama Wakil Ketua DPR Lodewijk F. Paulus (kiri), Sufmi Dasco Ahmad (ketiga kanan), Rachmat Gobel (kanan) berbincang dengan calon Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa (kedua kiri), usai sidang paripurna di kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (8/11/2021). ANTARA FOTO/Galih Pradipta/foc

Puan menegaskan, pihaknya memberikan apresiasi atas dedikasi tinggi yang telah diberikan Marsekal Hadi Tjahjanto saat menjadi Panglima TNI. Dia menilai, selama mengabdikan diri di TNI, Marsekal Hadi telah berbuat banyak untuk negara dan rakyat.

Rapat Paripurna DPR RI pada Senin menyetujui usulan Presiden Joko Widodo yang mengajukan nama Jenderal Andika Perkasa sebagai calon Panglima TNI. Persetujuan tersebut diambil setelah mendengarkan laporan Komisi I DPR yang telah menyelenggarakan rangkaian proses uji kelayakan dan kepatutan calon Panglima TNI sejak Jumat-Minggu (5-7 November 2021).

Dalam rapat paripurna tersebut, Jenderal Andika Perkasa hadir dan diperkenalkan di hadapan anggota dewan. Andika dipilih sebagai Panglima TNI untuk menggantikan Marsekal Hadi Tjahjanto yang akan memasuki masa pensiun. (Pon)

Baca Juga:

Rapat Paripurna DPR Setujui Andika Perkasa Jadi Panglima TNI

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
[HOAKS atau FAKTA]: PT Freeport Lagi Buka Lowongan Kerja Besar-besaran
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: PT Freeport Lagi Buka Lowongan Kerja Besar-besaran

Beredar sebuah informasi mengenai pembukaan lowongan kerja (loker) PT Freeport Indonesia untuk tamatan SMA sampai fresh graduate.

PT KAI Angkut 81 Penumpang Nonmudik di Masa Larangan Mudik
Indonesia
PT KAI Angkut 81 Penumpang Nonmudik di Masa Larangan Mudik

PT Kereta Api Indonesia (Persero) telah mengangkut 81 ribu penumpang nonmudik di masa larangan mudik pada 6-17 Mei 2021. Rata-rata KAI melayani 6 ribuan pelanggan per hari.

Warga Sipil Tertembak di Intan Jaya
Indonesia
Warga Sipil Tertembak di Intan Jaya

Seorang warga sipil mengalami luka tembak saat melintas di sekitar Kampung Mamba, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua.

Langgar Aturan PSBB, Kafe dan Hotel Transit di Jaktim Disegel
Indonesia
Langgar Aturan PSBB, Kafe dan Hotel Transit di Jaktim Disegel

Pemilik tempat penginapan akan dipanggil ke Kecamatan Makasar

Oknum Anggota Polisi yang 'Bermain Mata' dengan Pemudik Bakal Dipenjara
Indonesia
Oknum Anggota Polisi yang 'Bermain Mata' dengan Pemudik Bakal Dipenjara

"Hukumannya kalau (biasanya) dikurung 21 hari, itu akan ditambah 21 hari lagi. Saat operasi, anggota tidak ada yang melakukan pelanggaran, semua harus sesuai SOP," kata Istiono kepada wartawan di Jakarta, Rabu (14/4).

Pemprov Jateng Bikin Satgas Oksigen, Kapolda: Jangan Sampai Terlambat Kirim
Indonesia
Pemprov Jateng Bikin Satgas Oksigen, Kapolda: Jangan Sampai Terlambat Kirim

Keberadaan Satgas oksigen tersebut bisa menjamin ketersediaan oksigen di rumah sakit dan pengirimannya tidak terlambat.

Perbolehkan Road Bike di JLNT Dinilai Berbahaya
Indonesia
Perbolehkan Road Bike di JLNT Dinilai Berbahaya

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan fasilitas jalur khusus kepada para pesepeda road bike di Jalan Layang Non Tol (JLNT) Kampung Melayu-Tanah Abang (JLNT Casablanca) setiap akhir pekan.

Politisi Senayan Desak THR Buruh Tidak Dicicil Seperti 2020
Indonesia
Politisi Senayan Desak THR Buruh Tidak Dicicil Seperti 2020

Menaker Ida Fauziyah pada 2020 mengeluarkan edaran tentang pemberian THR saat masa pandemi COVID-19 yang memperbolehkan pelaksanaannya bisa dilakukan secara bertahap.

Kabaharkam Sebut Masyarakat Tak Banyak yang Mudik
Indonesia
Kabaharkam Sebut Masyarakat Tak Banyak yang Mudik

Artinya apa yang menjadi himbauan pemerintah dipatuhi oleh seluruh warga masyarakat

Kapolri Tebar Ancaman Untuk Penjahat di Laut
Indonesia
Kapolri Tebar Ancaman Untuk Penjahat di Laut

Sigit menyebut, perlu adanya pembahasan soal dilakukannya pelatihan bersama antara personel Polri dan TNI AL dalam mengamankan perairan Indonesia.Sigit menyebut, perlu adanya pembahasan soal dilakukannya pelatihan bersama antara personel Polri dan TNI AL dalam mengamankan perairan Indonesia.