'Hantu Laut' Turun Tangan Bubarkan Pendemo Omnibus Law, Marinir-Massa Berpelukan Sejumlah Marinir berjaga saat demo tolak omnibus law (MP/Rizki Fitrianto)

Merahputih.com - Massa aksi tolak UU Omnibus Law Cipta Kerja sudah mulai membubarkan Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jakarta Pusat pada Selasa (20/10) sekitar pukul 17.51 WIB. Massa digiring oleh anggota Marinir untuk membubarkan diri mengantisipasi kerusuhan.

Para 'Hantu Laut' langsung menggiring massa aksi ke arah Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Medan Merdeka Selatan Jakarta Pusat.

Baca Juga

Grup STM Se-Jabodetabek Serukan Kerusuhan saat Setahun Jokowi-Ma'ruf

Terlihat massa aksi bernyanyi dan mengucapkan terimakasih kepada anggota TNI yang dengan persuasif membubarkan massa aksi.

Pantauan merahputih.com, beberapa massa aksi juga terlihat memeluk anggota TNI dan berjanji tidak akan membuat kerusuhan.

Marinir menggiring massa aksi membubarkan diri (MP/Kanugraha)

Saat ini, berdasarkan pantauan, anggota polisi sudah membuka sebagian kawat berduri di depan Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jalan Medan Merdeka Barat.

Sebelumnya, kerusuhan aksi tersebut sempat pecah. Para massa aksi sempat menembakan petasan dan melemparkan botol aqua ke arah pihak kepolisian.

Baca Juga

Ini Alasan Aparat Tak Boleh Pakai Senpi saat Demo Setahun Jokowi

Selain itu, massa aksi juga membakar ban sehingga menimbulkan asap yang mengepul didepan Gedung Bank Indonesia, Jakarta Pusat. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pengamat Hukum: Banyak Pelanggaran Hukum di Program Kartu Prakerja
Indonesia
Pengamat Hukum: Banyak Pelanggaran Hukum di Program Kartu Prakerja

8 juta orang lebih mendaftar program prakerja

Sederet Pasal yang Bisa Digunakan Polisi Jerat Anji dan Hadi Pranoto
Indonesia
Sederet Pasal yang Bisa Digunakan Polisi Jerat Anji dan Hadi Pranoto

Laporan tersebut perlu ditindaklanjuti oleh Polda Metro Jaya

Bandara Soetta Tes COVID-19 Penumpang WNI dari Luar Negeri
Indonesia
Bandara Soetta Tes COVID-19 Penumpang WNI dari Luar Negeri

Adapun karantina di Asrama Haji Pondok Gede sejalan dengan yang disampaikan Kepala BNPB

 Antisipasi COVID-19, Menteri Yasonna Teken Kepmen Pembebasan Narapidana
Indonesia
Antisipasi COVID-19, Menteri Yasonna Teken Kepmen Pembebasan Narapidana

Dalam Keputusan Menteri (Kepmen) Nomor M.HH-19.PK.01.04.04 Tahun 2020, pengeluaran Narapidana dan Anak melalui asimilasi harus dilakukan dengan berbagai ketentuan.

Pemerintah Sebut Ratusan Eks WNI Masih Berkeliaran di Suriah
Indonesia
Pemerintah Sebut Ratusan Eks WNI Masih Berkeliaran di Suriah

Sekira 690 mantan warga negara Indonesia (WNI) bekas anggota ISIS masih berada di Suriah.

Lokataru Surati KPK Soal Kasus Korupsi Gereja di Papua
Indonesia
Lokataru Surati KPK Soal Kasus Korupsi Gereja di Papua

Haris menyoroti kasus korupsi pembangunan Gereja Kingmi Mile 32 di Kabupaten Mimika, Papua, Tahun Anggaran 2015 dan kasus yang menjerat eks Bupati Cirebon, Sunjaya Purwadisastra.

RSD Pulau Galang Rawat 39 Pasien Positif COVID-19
Indonesia
RSD Pulau Galang Rawat 39 Pasien Positif COVID-19

Sebanyak 61 orang termasuk nahkoda tetap mengoperasikan KM Kelud

Mahfud MD Tegaskan Resesi dan Krisis Merupakan Dua Hal Berbeda
Indonesia
Pemda DIY Perpanjang Status Tanggap Darurat hingga Akhir Juni
Indonesia
Pemda DIY Perpanjang Status Tanggap Darurat hingga Akhir Juni

Namun tidak hanya kesehatan saja yang jadi pertimbangan kita. Kondisi sosial ekonomi di kabupaten/kota juga ikut menentukan.

Alasan Anies Pilih Tema 'Jakarta Tangguh' di HUT ke 493 Jakarta
Indonesia
Alasan Anies Pilih Tema 'Jakarta Tangguh' di HUT ke 493 Jakarta

Karena menurutnya warga DKI memiliki semangat yang tinggi dalam melawan wabah COVID-19.