Hangat dan Nikmat, 4 Bubur Gurih Khas Indonesia Enggak cuma bubur ayam, ada juga bubur gurih lain yang enggak kalah nikmat. (foto: resepkoki)

BUBUR jadi menu populer di Indonesia, terutama saat sarapan. Sajian ini tampil sederna. Meskipun demikian, bubur sanggup bikin kamu kenyang dan cukup gizi.

Di Indonesia, ada jenis bubur manis dan asin. Untuk bubur asin atau gurih, umumnya orang mengenal bubur ayam. Padahal nih, ada bubur tradisional khas Indonesia yang hangat dan nikmatnya enggak kalah sama buryam. Apa aja sih?

BACA JUGA: Lezat dan Sehat Komplet si Bubur Manado

1. Bubur Manado

bubur manado
Bubur Manado lengkap dengan sayuran. (foto: instagram @meylandw)


Bubur khas Manado ini tampil komplet. Enggaj hanya berbahan beras, tapi juga aneka sayur daun, umbi, dan bahan lainnya. Rasanya sangat gurih dan lezat!

Kabarnya, bubur Manado atau tinutuan mulai ramai diperdagangkan di beberapa tempat di sudut Kota Manado sejak 1970, ada juga yang mengatakan sejak 1981.

Saking ngetopnya, tinutuan bahkan dipakai menjadi moto Kota Manado sejak 2005. Pemerintah Kota Manado bahkan menjadikan Kawasan Wakeke, Kecamatan Wenang, Kota Manado, sebagai lokasi wisata makanan khas tinutuan. Makanan ini menjadi menu pergaulan antarkelompok masyarakat di Manado.

Bubur Manado dibuat dengan memasak beras bersama bumbu dan ditambahkan labu kuning, singkong, dan jagung. Biasanya bubur ini disajikan bersama ikan asin goreng dan sambal roa.


2. Bubur Kanji Rumbi

bubur kanji rumbi
Bubur kanji rumbi khas Aceh. (foto: Santhi Serad)


Bulan puasa di Aceh enggak lengkap tanpa bubur kanji rumbi. Ya, bubur ini meruapakan sajian khas Ramadan.

Masyarakat Aceh pun punya cara tersendiri untuk menikmati bubur. Bubur kanji rumbi dikenal kaya rempah-rempah. Rasanya gurih, sedikit asin, dan enak. Selain rempah, digunakan juga ayam dan udang sebagai campuran bubur ini.

Biasanya, bubur kanji rumbi disajikan bersama urap khas Aceh yang disebut lambai, taburan bawang goreng, daun bawang, dan potongan cabai.

BACA JUGA: Lambai, Urap Khas Ramadan dari 'Serambi Mekah'

3. Bubur Mengguh

bubur mengguh
Bubur mengguh khas Singaraja. (foto: Instagram @nasibubuhbali_asli)


Bali juga punya sajian bubur nikmat. Bubur mengguh namanya. Bubur mengguh sering disebut dengan bubur mangguh atau mungguh. Bubur ini disajikan dengan campuran daging ayam atau ikan, sayur, dan bumbu rempah.

Bubur ini merupakan sajian khas dari Desa Tejakula, Singaraja. Biasanya, sajian khas ini disajikan saat upacara adat. Bubur Mengguh terbuat dari beras dan santan yang disajikan dengan ayam suwir yang dibumbui lalu disiram kuah ayam kental dan urap sayur yang disajikan terpisah. Citarasanya sangat komplit, perpaduan gurih dan agak pedas dikombinasikan dengan renyahnya sayur urap.

4. Bubur Tumpang

bubur tumpang
Bubur tumpang. (foto: instagram @jessikaandini)


Pernah dengar sambal tumpang? Nah, sambal khas berbahan tempe semangit atau tempe bosok itu ternyata nikmat dimakan bersama bubur. Pembuatan bubur sambal tumpang tidaklah sulit, kurang lebih sama seperti membuat bubur lainnya. Yang membedakan ialah sambal tumpangnya.

Tempe semangit atau yang dikenal juga dengan tempe bosok merupakan tempe yang disimpan melebihi batas fermentasi. Jadi bisa dibilang tempe semangit ialah tempe yang kelewat matang. Semangit berasal dari kata sangit yang artinya beraroma menyengat kuat.

Biarpun terkesan aneh, tempe semangit ini cukup diburu lo di pasaran. Kamu bisa lo membuat tempe semangit sendiri di rumah. Cukup simpan tempe segar dalam suhu ruang selama 1-2 malam.

Bubur tumpang disajikan lengkap bersama sambal tumpang, irisan daging, dan daun kenikir.(dwi)

BACA JUGA: Nasi Tumpang, Pecel Unik Sarapan Khas Orang Boyolali



Dwi Astarini

LAINNYA DARI MERAH PUTIH