Hampir Seribu Personel Gabungan Jaga Demo Mahasiswa Aliansi BEM SI Aksi unjuk rasa Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) di depan gedung DPR/MPR, Senin (13/7). (Foto: MP/Kanugrahan)

MerahPutih.com - Sebanyak 960 personel gabungan turun langsung menjaga aksi unjuk rasa Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) di depan gedung DPR/MPR. Mereka terdiri dari personel Polri dan TNI.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Heru Novianto mengatakan, pengamanan ini meliputi seluruh gedung DPR/MPR.

Baca Juga:

Dipecat Karena Demo Keringanan UKT, Mahasiswa UNAS Diintimidasi Pihak Kampus

"Iya semua sisi kami jaga. Termasuk arus lalu lintas menuju dan dari gedung DPR/MPR," kata Heru di kawasan Gedung DPR/MPR, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (13/7).

Heru mengatakan, pihaknya mewaspadai adanya penyusup terutama dari kelompok anarcho yang bisa berbuat ulah dan memprovokasi massa.

"Sangat mudah untuk mengenali mereka. Mereka tidak menggunakan jaket almamater, mereka masih anak-anak dan mereka datang tidak bergerombolan," jelas Heru.

Aksi unjuk rasa Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) di depan gedung DPR/MPR, Senin (13/7). (Foto: MP/Kanugrahan)
Aksi unjuk rasa Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) di depan gedung DPR/MPR, Senin (13/7). (Foto: MP/Kanugrahan)

"Apabila melihat massa aksi yang mencurihakan, bakal dikembalikan," jelas Heru.

Heru juga memastikan, tak ada personel yang menggunakan senjata api dalam bentuk peluri tajam dan karet.

"Komando nanti dari saya," jelas Heru.

Baca Juga:

KPK Bakal Tindaklanjuti Dugaan Gratifikasi Politikus Demokrat M Nasir

Demo Mahasasiwa ini dihadiri 30 orang. Mereka menuntut RUU Cipta Kerja Omnibus Lawa dibatalkan karena tak sesuai semangat pro tenaga kerja.

Mereka juga membawa spanduk bertuliskan, "-3 Segel DPR #Tolak Omnibus Law #Bela Rakyat & #Bela Negarakalung dari poster yg bertuliskan *Buruh dan Tenaga Medis." (Knu)

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA] Mahasiswa Tewas Dipukul Polisi Saat Demo Tolak TKA

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
[Hoaks atau Fakta]: Wakil Wali Kota Terpilih Surabaya Meninggal
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Wakil Wali Kota Terpilih Surabaya Meninggal

Armuji diketahui masih dalam perawatan dan sudah membaik menuju kesembuhan.

Mabes Polri Masih Cek Identitas Pelaku Serangan Teror
Indonesia
Mabes Polri Masih Cek Identitas Pelaku Serangan Teror

Berdasarkan video yang diterima, Rabu (31/3), perempuan tersebut mengenakan baju hitam.

Pengunjung Membludak, Anies Tegur Keras Manajemen Ancol
Indonesia
Pengunjung Membludak, Anies Tegur Keras Manajemen Ancol

Kapasitas Ancol mencapai 192.000 orang dan ketentuan Pemprov DKI selama masa liburan dengan jumlah kunjungan sebesar 30 persen.

FPI: Karena Aparat yang Melakukan, Ini Pelanggaran HAM Berat
Indonesia
FPI: Karena Aparat yang Melakukan, Ini Pelanggaran HAM Berat

FPI menyatakan tak pernah membekali anggotanya dengan senjata tajam

Warga Ragukan Kualitas Vaksin Sinovac, Wagub DKI: Pemerintah Siap Bertanggung Jawab
Indonesia
Warga Ragukan Kualitas Vaksin Sinovac, Wagub DKI: Pemerintah Siap Bertanggung Jawab

"Kalau terkait keraguan vaksin, tak usah khawatir, kami pemerintah pusat dan pemda bertanggungjawab," jelas Riza

 KPK Minta Kepala Daerah Baru Dilantik Tidak Korupsi
Indonesia
KPK Minta Kepala Daerah Baru Dilantik Tidak Korupsi

KPK melalui program-program pencegahan, koordinasi dan supervisi akan mendorong perbaikan tata kelola pemerintahan daerah yang transparan dan akuntabel.

Mabes Polri Bentuk Tim Khusus Tindak Lanjut Rekomendasi Komnas HAM
Indonesia
Mabes Polri Bentuk Tim Khusus Tindak Lanjut Rekomendasi Komnas HAM

Polri membentuk tim khusus untuk menindaklanjuti rekomendasi Komnas HAM terkait penembakan anggota laskar Front Pembela Islam (FPI).

Mabes Polri Selidiki Senpi Milik Terduga Teroris ZA
Indonesia
Mabes Polri Selidiki Senpi Milik Terduga Teroris ZA

"Yang jelas ini masih didalami masalah senjatanya," ujar Rusdi dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta Selatan, Kamis (1/4).

Tim SAR Evakuasi Empat Penambang Emas Meninggal dalam Satu Lubang Galian
Indonesia
Tim SAR Evakuasi Empat Penambang Emas Meninggal dalam Satu Lubang Galian

Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi empat jenazah penambang emas yang ditemukan meninggal dunia dalam satu lubang galian di Desa Gapit, Kecamatan Empang, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat.

Kapolda Metro Akan Bentuk Anak Buahnya Jadi Pebisnis Lele Hingga Pisang Goreng
Indonesia
Kapolda Metro Akan Bentuk Anak Buahnya Jadi Pebisnis Lele Hingga Pisang Goreng

Hal ini untuk memperkuat ketahanan ekonomi anggota