Hampir 80 Akun Media Sosial di-'DM' Polisi Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divhumas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono. (ANTARA/ Anita Permata Dewi)

Merahputih.com - Polri telah mengirimkan surat peringatan terhadap puluhan akun media sosial yang mengunggah konten mengandung unsur suku, ras, agama, dan antargolongan (SARA).

"Sekarang sudah 79 akun yang dilayangkan (peringatan melalui) Direct Message (DM)," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Rusdi Hartono saat dihubungi wartawan, Rabu (10/3).

Baca Juga:

Mabes Polri Jawab Isu Virtual Police Kekang Kebebasan Warganet

Virtual police memantau aktivitas di media sosial dan akan melaporkan ke atasan jika menemukan unggahan konten yang berpotensi melanggar UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Selanjutnya, unggahan konten yang diserahkan oleh petugas akan dimintakan pendapat ke para ahli, seperti ahli pidana, ahli bahasa, dan ahli ITE

Jika ada potensi tindak pidana, unggahan konten itu akan diserahkan ke Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri atau pejabat yang ditunjuk.

contoh teguran siber. (Foto: Antara)
Contoh teguran siber. (Foto: Antara)

Setelah pejabat setuju, maka virtual police akan mengirimkan peringatan kepada pemilik akun. Mayoritas akun yang ditegur langsung merespons dengan mengubah unggahannya.

Ia menegaskan, kehadiran virtual police untuk mengedukasi masyarakat.

"Responsnya baik. Sebenarnya kalau kita saklek, sudah pidana saja itu. Tapi, di sinilah kebijakan polisi. Ketika melihat masyarakat sudah terlibat tindak pidana, itu diingatkan," tuturnya.

Baca Juga:

Patroli Siber Polri Sebelum Bui Terduga Pelanggar UU ITE

Rusdi menjelaskan unggahan yang rata-rata terkena teguran adalah mereka yang memiliki sentimen pribadi terhadap persoalan tertentu.

"Tentunya ini yang perlu dicermati. Kadang masalah pribadi saja dibawa ke media sosial," katanya. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ada Salah Paham Soal Konsep Ketuhanan, Bamusi: Justru Dijadikan Alat Memecah Belah
Indonesia
Ada Salah Paham Soal Konsep Ketuhanan, Bamusi: Justru Dijadikan Alat Memecah Belah

Mereka berupaya secara sistematis, masif, dan terstruktur menyebarluaskan informasi yang menyesatkan

Dishub DKI Berencana Bangun Jalur Sepeda Permanen di Sudirman-Thamrin
Indonesia
Dishub DKI Berencana Bangun Jalur Sepeda Permanen di Sudirman-Thamrin

Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta membangun jalur sepeda permanen di ruas Jalan Sudirman-MH. Thamrin. Hal ini sebagai respons atas meningkatnya jumlah pesepeda di ibu kota.

Pimpinan DPR Yakin PPKM Efektif dan Efisien Turunkan Kasus COVID-19
Indonesia
Jika untuk Kepentingan Pribadi, Artis yang Diduga Buat Adegan Porno Tak Bisa Dipidana
Indonesia
Tiongkok Ingin DK PBB Ambil Tindakan Tegas Terhadap Konflik Palestina-Israel
Dunia
Tiongkok Ingin DK PBB Ambil Tindakan Tegas Terhadap Konflik Palestina-Israel

Erdogan telah menghubungi para pemimpin dunia dalam sepekan terakhir, menyerukan tindakan tegas terhadap Israel karena permusuhan regional

Kasus WN Prancis Predator 305 Anak Dihentikan
Indonesia
Kasus WN Prancis Predator 305 Anak Dihentikan

Hal ini, karena pelaku dugaan pelecehan seksual terhadap 305 anak ini telah meninggal dunia.

Polisi Tangkap 12 Pelaku Penembakan Bos Perkapalan, Diotaki Karyawati
Indonesia
Polisi Tangkap 12 Pelaku Penembakan Bos Perkapalan, Diotaki Karyawati

Polisi menangkap 12 pelaku penembakan maut di Kelapa Gading, Jakarta Utara, yang menewaskan pengusaha pelayaran Sugianto (51).

Hina Jokowi dan Megawati, Wanita Paruh Baya Ditangkap Polisi
Indonesia
Hina Jokowi dan Megawati, Wanita Paruh Baya Ditangkap Polisi

Tersangka ditangkap karena diduga menghina Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

UU Cipta Kerja Berpotensi Dibatalkan Mahkamah Konstitusi
Indonesia
UU Cipta Kerja Berpotensi Dibatalkan Mahkamah Konstitusi

Hal ini terjadi jika aturan tersebut memang dalam prosesnya bertentangan dengan Undang-undang Dasar 1945. Meskipun belum pernah ada contoh kasus seperti tersebut.

Kabar Baik Zona Hijau COVID-19 Depok Bertambah, Ini Nama Kelurahannya
Indonesia
Kabar Baik Zona Hijau COVID-19 Depok Bertambah, Ini Nama Kelurahannya

Sementara, untuk penambahan kasus konfirmasi positif pada Jumat (10/7) sebanyak 5 kasus