Hampir 15 Ribu Pemudik Balik ke Jakarta, 11.271 Orang Belum Swab Spanduk tolak pemudik yang datang tanpa surat keterangan bebas COVID-19. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta, melaporkan hampir 15 ribu pemudik telah kembali ke ibu kota hingga Kamis (20/5) pagi.

Belasan ribu warga yang terdata masuk DKI Jakarta ini adalah mereka yang melapor ke RT/RW setempat dan telah didata lewat aplikasi Data Warga.

"Total ada 14.860 warga mudik yang sudah balik hingga pagi tadi pukul 07.00 WIB,” ujar Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Dukcapil DKI Budi Awaludin, Kamis (20/5).

Baca Juga:

Lurah di Jakarta Pusat Diminta Aktif Jemput Bola Tes COVID-19 Pemudik

Sebagian besar pemudik yang sudah kembali ke ibu kota tinggal di Jakarta Barat dengan jumlah 4.593 orang. Lalu, Jakarta Timur dengan jumlah 3.994 orang dan Jakarta Selatan di tempat ketiga dengan 3.194 jiwa. "Untuk Jakarta Utara ada 2.055 orang, Jakarta Pusat ada 1.072 orang, dan Kepulauan Seribu ada dua orang," paparnya.

Pendataan warga yang pulang mudik ini bakal terus dilakukan hingga sebulan ke depan. Sebab jumlah ini masih jauh lebih rendah dibandingkan 2,2 juta warga DKI dilaporkan meninggalkan ibu kota saat masa larangan mudik 6-17 Mei 2021.

Tes COVID-19. (Foto: Antara)
Tes COVID-19. (Foto: Antara)

Tapi sayangnya, mayoritas pemudik banyak yang belum memiliki surat bebas COVID-19 berdasarkan hasil pemeriksaan test antigen maupun PCR. “Yang belum swab itu ada 11.271 orang,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Sementara itu, sebanyak 3.589 orang lainnya sudah memiliki surat bebas COVID-19. Rinciannya, sebanyak 501 telah melakukan test Polymerase Chain Reaction (PCR) dan 3.088 lainnya melalui test antigen. Bagi pemudik yang baru tiba di Jakarta, rumahnya bakal ditandai dengan stiker khusus.

Wakil Gubernur (Wagub) DKI, Ahmad Riza Patria menambahkan, stiker tersebut ditempel agar warga sekitar tahu orang yang tinggal di rumah itu baru datang dari luar kota.

Baca Juga:

Tiba di Jakarta Setelah Mudik, Puluhan Penumpang Bus Positif COVID-19

Dengan demikian, masyarakat bisa lebih waspada lantaran para pemudik tersebut berpotensi memaparkan COVID-19. Selain itu, pemasangan stiker ini juga sebagai bentuk tanggung jawab pemudik lantaran nekat pulang ke kampung halaman saat lebaran.

Pasalnya, pemerintah telah mengeluarkan larangan mudik Lebaran 2021 pada periode 6 Mei - 17 Mei 2021. "Jadi setiap yang mudik di rumah-rumahnya itu dipasangkan stiker biar warga juga pada tahu," ucapnya, Selasa (18/5). (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Penolakan RUU Cipta Kerja Meluas, MPR: Jangan Hanya Pertimbangkan Korporasi Besar
Indonesia
Penolakan RUU Cipta Kerja Meluas, MPR: Jangan Hanya Pertimbangkan Korporasi Besar

Sebanyak 35 investor yang prihatin tersebut merupakan investor yang mengelola dana hingga US$ 4,1 Triliun

Pemerintah Akui Ada Kekeliruan di UU Cipta Kerja
Indonesia
Pemerintah Akui Ada Kekeliruan di UU Cipta Kerja

Dengan adanya kekeliruan itu menjadi catatan bagi Kemensesneg dalam memfinalisasi Undang-undang yang lain. Evaluasi ini penting agar tak lagi terjadi kesalahan serupa di masa mendatang.

Hasto Buka Suara Soal Jagoan PDIP di Pilpres 2024
Indonesia
Hasto Buka Suara Soal Jagoan PDIP di Pilpres 2024

Kongres V PDIP telah memberikan hak prerogatif pada Ketum Megawati Soekarnoputri untuk menetapkan capres dan cawapres pada Pemilu 2024.

Presiden Jokowi Dijadwalkan Resmikan Bendungan Tukul di Pacitan
Indonesia
Presiden Jokowi Dijadwalkan Resmikan Bendungan Tukul di Pacitan

Presiden Joko Widodo dijadwalkan untuk meresmikan Bendungan Tukul yang terletak di Desa Tukul, Kabupaten Pacitan, Provinsi Jawa Timur, Minggu (14/2).

Sikap Pemerintah Indonesia Terkait Situasi Politik Myanmar
Dunia
Sikap Pemerintah Indonesia Terkait Situasi Politik Myanmar

Pemerintah Republik Indonesia mengeluarkan sikap atas memanasnya politik di Myanmar setelah pihak militer menangkap Aung San Suu Kyi dan Presiden Myanmar Win Myint, Senin (1/2) dini hari WIB.

Bima Arya: Bupati Eka Supria Telah Berjuang Total Atasi Pandemi COVID-19
Indonesia
Bima Arya: Bupati Eka Supria Telah Berjuang Total Atasi Pandemi COVID-19

Bima Arya menyatakan Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja telah berjuang total mengatasi pandemi COVID-19 di daerahnya.

KPK Gandeng PPATK Telusuri Aliran Duit Suap Ekspor Benur
Indonesia
KPK Gandeng PPATK Telusuri Aliran Duit Suap Ekspor Benur

"Tentu KPK akan melibatkan pihak lain termasuk pihak perbankan maupun PPATK dalam penelusuran dugaan aliran dana dalam perkara tersebut," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri

Kasus Bansos COVID-19, KPK Obok-obok Rumah Orang Tua Pimpinan Komisi VIII DPR
Indonesia
Kasus Bansos COVID-19, KPK Obok-obok Rumah Orang Tua Pimpinan Komisi VIII DPR

KPK menggeledah dua lokasi terkait penyidikan kasus dugaan suap pengadaan bansos COVID-19 untuk wilayah Jabodetabek yang menjerat mantan Mensos Juliari.

Peningkatan Masif Mobilitas Penduduk Saat Lebaran Terjadi di Empat Pulau Ini
Indonesia
Peningkatan Masif Mobilitas Penduduk Saat Lebaran Terjadi di Empat Pulau Ini

Mengacu pada data tersebut, peningkatan kegiatan pada sektor ekonomi merupakan hal yang tidak bisa dilepaskan dari momen jelang Lebaran

Polisi Apresiasi Masyarakat Ikuti Tes Swab Antigen di Mall Beach Walk Kuta
Indonesia
Polisi Apresiasi Masyarakat Ikuti Tes Swab Antigen di Mall Beach Walk Kuta

Masyarakat yang keluar masuk Bali harus membawa surat keterangan hasil swab