Wajarkah Hal Ini Terjadi Setelah Orgasme? Beberapa kondisi aneh bisa terjadi setelah orgasme. (foto: pixabay/ivanogood)

KETIKA bercinta, ada banyak saraf di bagian kelamin dan tubuh lainnya yang terhubung dengan otak. Reaksi yang kamu alami akan amat bergantung pada bagian saraf mana yang mengirimkan sinyal ke bagian otak tertentu.

Bila saraf-saraf di Mr.P atau Miss V mengirimkan sinyal menuju bagian otak yang mengatur kenikmatan, tubuh akan memproduksi zat-zat kimia khusus. Zat-zat kimia dalam otak seperti hormon itulah yang kemudian mengendalikan reaksi kamu. Sebagai contoh, otot-otot jadi tegang atau keluar cairan ejakulasi.

Bila kebanyakan orang merasa sangat rileks, puas, dan nyaman setelah orgasme, ada lo yang malah merasakan efek samping aneh setelah berhasil klimaks. Efek sampingnya bisa terdengar aneh, tapi benar terjadi lo. Berikut hal-hal aneh yang bisa terjadi setelah orgasme.

1. Sakit kepala

sakit kepala
Bisa jadi karena adrenalin yang terlalu tinggi. (Foto: Healthline)

Sakit kepala setelah orgasme tentu terasa sangat mengganggu. Apalagi dalam beberapa kasus, sakit kepala ini bisa berlangsung cukup lama habis seks, bahkan sampai 3 jam. Tenang, biasanya kondisi ini tidak menandakan penyakit serius.

Para ahli belum memastikan tepatnya penyebab sakit kepala setelah seks. Diduga, ketika orgasme, kamu terlalu bersemangat sehingga tubuh memproduksi adrenalin yang terlalu banyak. Kadar adrenalin berlebihan itulah yang lantas memicu sakit kepala.


2. Alergi

Alergi sperma kerap terjadi pada prempuan. Biasanya setelah pasangan berejakulasi tanpa kondom, perempuan yang alergi air mani malah mengalami gejala-gejala alergi. Gejalanya bisa muncul di bagian mana pun yang terpapar air mani. Bisa di bibir vagina, tangan, atau bokong.

Reaksi alergi yang mungkin muncul, antara lain iritasi, kemerahan, gatal-gatal, kulit terasa terbakar, hingga bengkak. Untuk menghindari reaksi alergi serius, gunakan kondom saat bercinta.


3. Gejala flu

flu
Ada gangguan autoimun. (Foto: Pixabay/Mojpe)

Seks atau orgasme tidak menyebabkan flu. Akan tetapi, dalam kasus yang sangat jarang terjadi, seseorang bisa tiba-tiba mengalami serangkaian gejala flu seperti pilek, demam, dan tidak enak badan setelah orgasme. Kondisi itu disebut sebagai POIS atau post-orgasmic illness syndrome.

Lagi-lagi para ahli belum menemukan tepatnya mengapa gejala flu bisa muncul setelah orgasme. Namun, menurut berbagai penelitian, hal itu bisa disebabkan gangguan autoimun. Akibatnya, sistem kekebalan tubuh kamu malah keliru dan menyerang sperma.


4. Lemas

Merasa rileks karena mencapai klimaks itu wajar. Akan tetapi, beberapa orang sampai merasa lemas tidak bertenaga sama sekali setelah berhubungan seks. Kamu bahkan tidak bisa menggerakkan anggota tubuh saking lemahnya. Hal itu bisa berlangsung selama beberapa saat.

Kondisi itu biasanya dialami orang-orang yang juga mengalami narkolepsi atau gangguan tidur lainnya. Para ahli percaya bahwa efek samping aneh itu muncul karena adanya kesalahan pada otak saat menerima sinyal dari saraf.


5. Halusinasi

Orgasme rupanya benar-benar bisa bikin kamu lupa diri hingga berhalusinasi. Bentuk halusinasi yang dilaporkan, antara lain sensasi seperti terbang, masuk ke dunia khayalan, dan seolah-olah jiwa lepas dari raga. Fenomena halusinasi setelah seks rupanya cukup sering dialami, khususnya oleh para perempuan.


6. Menangis

nangis
Bukan berarti sedih atau menyesal. (Foto: Pixabay/frankis_shen)

Menangis setelah seks tidak selalu berarti kamu atau pasangan sedih, takut, atau menyesal. Justru banyak orang langsung menangis padahal merasa sangat puas, nikmat, dan bahagia. Itu terjadi karena hormon dalam tubuh jadi tidak stabil setelah orgasme. Kamu pun jadi merasa lebih emosional dan sentimental.


7. Mengompol

Bukan cuma orang lanjut usia yang bisa mengompol ketika berhubungan intim atau sesudahnya. Ternyata orang muda pun bisa juga mengompol saat seks, terutama setelah berhasil mencapai klimaks. Biasanya hal itu disebabkan inkontinensia urine, yaitu kondisi kamu kesulitan menahan kencing. Penyebabnya, otot-otot panggul kamu tidak bisa menahan kontraksi sehingga akhirnya urine pun bocor.

Hal itu tentu bisa bikin kamu merasa tidak percaya diri saat berhubungan intim. Jadi kalau kamu sering mengalaminya, sebaiknya segera periksa ke dokter.


8. Nyeri

Laki-laki dan permpuan bisa merasakan nyeri yang cukup hebat setelah orgasme. Padahal, ketika berhubungan seks, kamu mungkin tidak merasa sakit atau nyeri sama sekali. Pada pria, hal itu bisa disebabkan penyakit prostat kronis. Namun, pada perempuan, penyebab muncul nyeri setelah seks belum diketahui secara pasti.(*)

Kredit : dwi

Tags Artikel Ini

Dwi Astarini