Hakim Ultimatum Azis Syamsuddin: Jangan Berpikir Lakukan Pendekatan-Pendekatan Mantan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin menunggu dimulainya sidang pembacaan dakwaan di pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (6/12/2021). ANTARA/Desca Lidya Natalia

MerahPutih.com - Ketua Majelis Hakim Mochamad Damis mengultimatum mantan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin. Azis diminta menghindari upaya suap menyuap dalam kasus dugaan suap penanganan perkara di Lampung Tengah yang menjeratnya.

"Saudara terdakwa (Azis) saya ingin mengingatkan beberapa hal pada saudara, yang pertama saudara hadapi saja masalah ini, tidak usah berpikir untuk mengurus perkara saudara, apalagi kalau berpikir untuk melakukan pendekatan-pendekatan ke majelis hakim," kata Damis di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (6/12).

Baca Juga:

Azis Syamsuddin Didakwa Menyuap Eks Penyidik KPK Rp 3 Miliar dan 36 Ribu Dollar AS

Hakim bakal menyiapkan jadwal kalender persidangan dalam kasus ini. Sejumlah saksi juga sudah diminta dihadirkan untuk membuktikan dugaan suap yang dilakukan Azis.

"Yang pasti kalau saudara terbukti, ya kita akan nyatakan terbukti, kalau tidak ya kita nyatakan tidak terbukti dan akan saudara dibebaskan dan lain-lain," ujar Damis.

Dalam perkara ini, Azis didakwa menyuap mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Stepanus Robin Pattuju sebesar Rp 3,09 miliar dan USD36 ribu. Suap tersebut bertujuan agar Robin dan Advokat Maskur Husain membantu mengurus kasus korupsi yang melibatkan Azis dan Aliza Gunado di Lampung Tengah.

Baca Juga:

Azis Syamsuddin Jalani Sidang Perdana Pekan Depan

Azis didakwa melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Selain itu, Azis juga didakwa melanggar Pasal 13 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 64 ayat (1) KUHP. (Pon)

Baca Juga:

Berkas Perkara Terdakwa Azis Syamsuddin Dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kenaikan Tarif Candi Borobudur Dinilai Bertentangan dengan Upaya Pemulihan Ekonomi
Indonesia
Kenaikan Tarif Candi Borobudur Dinilai Bertentangan dengan Upaya Pemulihan Ekonomi

Rencana kenaikan tarif wisata Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah, menjadi Rp 750 ribu untuk wisata lokal dianggap kurang tepat.

Pansel Rekomendasikan 3 Peserta Terbaik Seleksi Dirjen Imigrasi
Indonesia
Pansel Rekomendasikan 3 Peserta Terbaik Seleksi Dirjen Imigrasi

Berdasarkan pangumuman tersebut terdapat tiga nama sebagai peserta terbaik. Ketiga nama tersebut adalah Silmy Karim, Lucky Agung Binarto, dan Julexi Tambayong.

Bocah 7 Tahun di Sukoharjo Tewas Penuh Luka Lebam, Diduga Dianiaya Kakak Angkatnya
Indonesia
Bocah 7 Tahun di Sukoharjo Tewas Penuh Luka Lebam, Diduga Dianiaya Kakak Angkatnya

Korban tewas dalam kondisi luka lebam di sekujur tubuhnya. Pelaku penganiayaan diduga dilakukan oleh kakak angkatnya.

Ridwan Kamil Isyaratkan Bergabung ke Golkar
Indonesia
Ridwan Kamil Isyaratkan Bergabung ke Golkar

Ridwan Kamil menyatakan, masih mempertimbangkan untuk bergabung sebagai kader partai politik, salah satunya Partai Golkar.

Polda Metro Pastikan Tak Ada Gangguan Saat Perayaan Imlek di Jabodetabek
Indonesia
Polda Metro Pastikan Tak Ada Gangguan Saat Perayaan Imlek di Jabodetabek

Perayaan Tahun Baru Imlek Kongzili 2574 atau 2023 Masehi di wilayah hukum Polda Metro Jaya berlangsung aman sejak H-1 pada hari Sabtu (21/1) hingga kemarin Minggu (22/1) berlangsung aman dan lancar.

Pembangunan Sirkuit Formula E Ditargetkan Rampung 54 Hari
Indonesia
Pembangunan Sirkuit Formula E Ditargetkan Rampung 54 Hari

Ketua Pelaksana Formula E, Ahmad Sahroni menyampaikan, pembangunan lintasan ajang balap mobil bertenaga listrik itu ditargetkan selesai selama 54 hari dengan durasi kerja sehari 24 jam sesuai kontrak kerja.

Respons AHY saat Ditanya Peluang Koalisi dengan NasDem
Indonesia
Respons AHY saat Ditanya Peluang Koalisi dengan NasDem

"Sangat terbuka, sangat terbuka (koalisi dengan Partai Nasdem di Pemilu 2024)," kata AHY di DPP Partai Nasdem.

Dijerat Pasal 340 KUHP, Irjen Ferdy Sambo Terancam Hukuman Mati
Indonesia
Dijerat Pasal 340 KUHP, Irjen Ferdy Sambo Terancam Hukuman Mati

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan fakta terbaru soal kematian Brigadir J.

Pelaku Wisata Diminta Gelar Promo Hari Kemerdekaan
Indonesia
Pelaku Wisata Diminta Gelar Promo Hari Kemerdekaan

Pemerintah telah membentuk Panitia Pelaksana Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2022

Prabowo Tegaskan BIN Tidak Dibawah Komandonya
Indonesia
Prabowo Tegaskan BIN Tidak Dibawah Komandonya

Jokowi meminta Kemhan mengorkestrasi informasi intelijen di berbagai lembaga dan institusi agar menjadi sebuah informasi yang satu serta solid.