Hakim di PN Jakarta Pusat Positif COVID-19 Ilustrasi COVID-19. Foto: Pixabay

MerahPutih.com - Satu orang hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) terpapar COVID-19. Informasi itu diketahui setelah Hakim tersebut melakukan tes swab pada Senin (17/8) lalu.

"Hal ini diketahui setelah yang bersangkutan melakukan test swab dan hasil nya di nyatakan positif kemarin, Senin,17 Agustus 2020," kata Humas PN Jakpus, Bambang Nurcahyono saat dikonfirmasi, Rabu (19/8).

Baca Juga

KPK Bentuk 23 Satgas Khusus Awasi Anggaran Penanganan COVID-19 Rp695,2 Triliun

Bambang mengatakan Ketua PN Jakpus telah menginstruksikan jajarannya untuk melakukan penyemprotan disinfektan ke ruangan tempat kerja para hakim di PN Jakpus pada Senin lalu.

PN Jakpus
Pengadilan Negeri Jakarta Pusat

Selain itu, kata Bambang, Ketua PN Jakpus juga telah melaporkan kepada Ketua Pengadilan Tinggi DKI Jakarta terkait hal ini.

"Dan diarahkan untuk segera dilakukan test Swab untuk seluruh Pimpinan Pengadilan, Hakim Karier, Hakim AdHoc, seluruh ASN Pengadilan Negeri Jakarta Pusat," ujarnya.

Menurut Bambang, PN Jakpus belum berencana melakukan penutupan sementara. Dia mengatakan proses persidangan di PN Jakpus bakal tetap berlangsung sambil menunggu hasil tes swab.

Baca Juga

Ini Sejumlah Vaksin yang Dikembangkan di Indonesia

"Dengan menjaga protokol kesehatan secara ketat, proses persidangan tetap dilaksanakan sambil menunggu hasil test swab yg akan dilakukan di PN Jakarta Pusat, apakah nantinya perlu untuk dilakukan lockdown 14 hari sesuai protokol kesehatan atau kah tidak, akan kami info kan lebih lanjut," kata Bambang. (Pon)

Tag
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Dalam 10 Hari, Kasus Corona Harian Eropa Berlipat Ganda
Dunia
Dalam 10 Hari, Kasus Corona Harian Eropa Berlipat Ganda

Kasus virus corona yang dilaporkan di Eropa lebih dari dua kali lipat dalam 10 hari, melewati 200.000 infeksi setiap hari untuk pertama kalinya pada hari Kamis.

Infeksi Lokal Meningkat, Tiongkok Perketat Pembatasan di Dekat Beijing
Dunia
Infeksi Lokal Meningkat, Tiongkok Perketat Pembatasan di Dekat Beijing

Otoritas Tiongkok pada Rabu (6/1) menutup sejumlah area jalan layang yang membentang di Provinsi Hebei, yang mengelilingi Beijing.

Mensesneg: Tidak Ada Pergantian 18 Menteri
Indonesia
Mensesneg: Tidak Ada Pergantian 18 Menteri

"Jadi kita semua terkejut dengan rilis yang mengatakan ada 18 menteri yang akan 'di-reshuffle'. Itu tidak benar," tegasnya

Waspada Politik "Gentong Babi" dalam Pilkada 2020
Indonesia
Waspada Politik "Gentong Babi" dalam Pilkada 2020

Politik gentong babi sebuah istilah di mana para calon pemimpin atau politikus memakai anggaran publik untuk mendapatkan keuntungan politik diri sendiri.

Bangun KEK Mandalika, Warga Jangan Dirugikan
Indonesia
Bangun KEK Mandalika, Warga Jangan Dirugikan

Seluruh pembangunan dalam rangka menyukseskan MotoGP 2021 harus tetap dilaksanakan dengan cepat.

Pemprov DKI Tak Terbitkan Surat Tender Pangadaan Barang di Tengah Pandemi
Indonesia
Pemprov DKI Tak Terbitkan Surat Tender Pangadaan Barang di Tengah Pandemi

"Karena kondisi darurat COVID-19, Pembelian langsung dilakukan oleh OPD pelaksana anggaran, dan BPPBJ tidak berwenang menerbitkan SPK atau Surat Perintah Kerja," terang Blessmiyanda

Indikator Membaik, Indonesia Terhindar dari Resesi Ekonomi
Indonesia
Indikator Membaik, Indonesia Terhindar dari Resesi Ekonomi

BPS mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal pertama 2020 mencapai 2,97 persen atau menurun dibandingkan pertumbuhan rata-rata di atas 5 persen.

Kementerian ATR Sebut Penegak Hukum tidak Pernah Minta Hasil Investigasi
Indonesia
Kementerian ATR Sebut Penegak Hukum tidak Pernah Minta Hasil Investigasi

"Sampai sekarang penegak hukum tidak pernah meminta hasil investigasi tersebut kepada kami," kata Ling R Sodikin

Bertemu Pimpinan DPD, Jokowi Sepakat Perkuat Pendidikan Islam
Indonesia
Bertemu Pimpinan DPD, Jokowi Sepakat Perkuat Pendidikan Islam

Dukungan penuh Presiden Jokowi terhadap peningkatan status IAIN menjadi UIN sebagai upaya memperkuat perguruan tinggi Islam

Pelaku Penyerangan Wakapolres Karanganyar Tewas Ditembak
Indonesia
Pelaku Penyerangan Wakapolres Karanganyar Tewas Ditembak

"Pelaku ditembak tiga kali. Dibawa anggota ke rumah sakit dan meninggal di jalan karena kehabisan darah," ujar Luthfi