Haji Lulung Sebut Penerapan PSBB Jilid 2 Keinginan Jokowi Haji Lulung (MP/Asropih)

MerahPutih.com - Politikus Partai Amanat Nasional (PAN), Abraham Lunggana atau Haji Lulung menilai kebijakan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) jilid II sudah tepat. Aturan itu diberlakukan kembali guna menekan kasus corona yang kini terus meningkar.

Haji Lulung juga menyebut kebijakan PSBB yang diterapkan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan merupakan keinginan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Baca Juga

Erick Thohir Sebut Operasi Yustisi Sasar Orang Tanpa Gejala

"Ini sudah tepat sekali. Karena ini kan keinginan pak Presiden," ujar Lulung kepada wartawan Rabu (16/9).

Kebijakan PSBB ini memang sempat berpolemik. Sejumlah Menteri Jokowi kompak memberi kritikan kepada Anies.

Para menteri yang menyentil Gubernur Anies antara lain Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto; Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang; Menteri Perdagangan, Agus Suparmanto; dan Wakil Menteri Luar Negeri, Mahendra Siregar.

Haji Lulung menyatakan siap membela Anies Baswedan terkait class acton warga DKI akibat banjir
Haji Lulung (MP/Asropih)

Tak hanya itu, sejumlah partai di DPRD DKI juga tegas menolak rencana itu. Parti yang menolak adalah Fraksi PDIP dan Golkar. Menurut keduanya partai masih ada cara lain yang bisa dilakukan Anies dalam meminimalisir COVID-19 di Jakarta.

PSBB kedua ini menurut dua partai pendukung pemerintahan Jokowi ini hanya bikin perekonomian semakin terpuruk.

Menurut Lulung kalau ada pihak yang tidak mendukung kebijakan Anies ini maka jelas mereka tidak memikirkan kesehatan dan keselamatan nyawa warga DKI.

"Kalau sekarang ada yang berkomentar, saya anggap orang itu tidak bertanggung jawab dengan masyarakat. Ini adalah program pemerintah pusat dan seluruh daerah," paparnya.

Baca Juga

Indonesia Agresif Amankan Jutaan Vaksin, Tenaga Kesehatan Bakal Dapat Prioritas

Mantan DPRD DKI Jakarta ini menilai PSBB jilid 2 yang diberlakukan Anies sudah tepat, hanya saja pengawasan pemerintah harus diketatkan dan kesadaran masyarakatnya sendiri dalam menaati protokol kesehatan.

"Apa menunggu kita ditegur sama corona atau kesadaran kita sendiri," tutup tokoh Betawi Tanah Abang ini. (Asp)

Kredit : asropihs

Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH