Haji Lulung: Polisi dan Rizieq Shihab Naikkan Elektabiltas Anies Baswedan Haji Lulung (MP/Asropih)

MerahPutih.com - Kasus pelanggaran protokol kesehatan Rizieq Shihab di Pertamburan, Jakarta Pusat, diprediksi membuat elektabilitas Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan naik.

"Saya melihat elektabilitas Anies justru naik," ujar Ketua Bamus Betawi, Abraham Lunggana saat dikonfirmasi, Jumat (20/11).

Pria yang akrab disapa Haji Lulung itu menilai elektabilitas Anies semakin meroket atas setelah mantan rektor Universitas Paramadina tersebut dipanggil ke Polda Metro untuk klarifikasi pelanggaran keramaian di Pertamburan.

Baca Juga

Wagub DKI Patuhi Instruksi Mendagri

Sebab, lanjut dia, dalam pemanggilan ini dianggap tidak ada ketidakadilan. Pasalnya hanya Anies yang digali, tidak dengan kepala daerah lain yang wilayahnya menggelar acara dengan menimbulkan kerumunan.

"Termasuk pak polisi ini yang mau ikut naikin elektabilitas Anies," papar Anies.

Anggota DPR Fraksi PAN ini menuturkan, dirinya tidak dapat dipungkiri jika Gubernur Anies merupakan calon potensial menjadi Presiden 2024.

Haji Lulung menyatakan siap membela Anies Baswedan terkait class acton warga DKI akibat banjir
Haji Lulung (MP/Asropih)

Sehingga, tidak kaget bila banyak pihak yang berusaha menjegal langkah mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu.

Lulung pun melihat, pemanggilan Anies oleh polisi justru menguntungkan orang nomor satu di Jakarta itu lantaran membuat rakyat semakin bersimpati.

Baca Juga

Yusril Tegaskan Presiden dan Mendagri tak Bisa Copot Kepala Daerah

"Jadi polisi ikut menaikkan (elektabilitas) Anies," ungkapnya. (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jumlah Pasien Sembuh COVID-19 Seluruh Indonesia Nyaris 2.500 Orang
Indonesia
Jumlah Pasien Sembuh COVID-19 Seluruh Indonesia Nyaris 2.500 Orang

Lalu, orang dalam pemantauan menjadi 244.480

 Forum Umat Islam Ingatkan Janji Anies Tutup Diskotek Sarang Narkoba
Indonesia
Forum Umat Islam Ingatkan Janji Anies Tutup Diskotek Sarang Narkoba

Penutupan diskotek Golden Crown, lanjut Al Khaththath, harus dilakukan agar tempat tersebut tidak menjadi sarang narkoba. Terlebih lagi BNN mengungkapkan dalam diskotek tersebut terjadi jual beli narkoba.

KKB Berondong Kendaraan Logistik, Tiga Anggota TNI Luka Ringan
Indonesia
KKB Berondong Kendaraan Logistik, Tiga Anggota TNI Luka Ringan

Kendaraan militer ditembaki dari jarak sekitar 200 meter

 Sebelum Meninggal Didi Kempot Berpesan Hasil Donasi Konser Amal Dibagi Secara Adil
Indonesia
Sebelum Meninggal Didi Kempot Berpesan Hasil Donasi Konser Amal Dibagi Secara Adil

"Saya masih ingat betul pesannya Mas Didi. Ini kan hasil donasi, sing adil, sing rata' (yang adil, yang rata). Karena banyak sedulur-sedulur (Sobat Ambyar) yang lagi kesulitan akibat corona," kata dia

Ini Kata PM Suga Soal Sengketa di Laut China Selatan
Indonesia
Ini Kata PM Suga Soal Sengketa di Laut China Selatan

Jepang menegaskan tidak akan membiarkan ada intimidasi dan kegiatan apa pun yang akan meningkatkan ketegangan di Laut China Selatan.

Sepanjang Agustus, Indonesia Alami Deflasi
Indonesia
Sepanjang Agustus, Indonesia Alami Deflasi

Dengan terjadinya deflasi, maka inflasi tahun kalender Januari-Agustus 2020 mencapai 0,93 persen dan inflasi tahun ke tahun (yoy) sebesar 1,32 persen.

Sri Sultan Bakal Pidanakan Pelaku Demo Anarkis di Malioboro
Indonesia
Sri Sultan Bakal Pidanakan Pelaku Demo Anarkis di Malioboro

Sri Sultan Hamengku Buwono X geram dan menyesalkan aksi anarkisme dalam demo menolak UU Omnibuslaw Cipta Kerja pada Kamis (08/10).

Wahyu Setiawan Pakai Uang Suap Rp40 Juta untuk Karaoke Bareng Politisi PDIP
Indonesia
Wahyu Setiawan Pakai Uang Suap Rp40 Juta untuk Karaoke Bareng Politisi PDIP

Agustiani menambahkan, Wahyu mengaku berkaraoke dengan Saeful Bahri, kuasa hukum PDIP, Donny Istiqomah serta Wakil Ketua Komisi II DPR dari Fraksi PDIP Arief Wibowo

Baru 19 Bocah Teridentifikasi Jadi Korban WN Prancis, Polisi Bongkar Kendalanya
Indonesia
Baru 19 Bocah Teridentifikasi Jadi Korban WN Prancis, Polisi Bongkar Kendalanya

Kendala utama pihak kepolisian dalam mengidentifikasi korbannya adalah hampir semua korbannya tidak mempunyai KTP

Seorang Dokter di Indramayu Terkonfirmasi Positif COVID-19
Indonesia
Seorang Dokter di Indramayu Terkonfirmasi Positif COVID-19

Dokter itu pernah kontak dengan pasien yang terkonfirmasi positif sebelumnya.