Hajatan Saat PPKM Bakal Langsung Dibubarkan Tim gabungan Pemkot Solo membubarkan acara hajatan di Kelurahan Gandekan, Kecamatan Jebres, Solo, Jawa Tengah, Minggu (24/1). (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Tim Gabungan Satpol PP, TNI, dan Polri bertindak tegas membubarkan dua acara hajatan pernikahan yang diadakan di rumah warga, Minggu (24/1).

Tindakan pembubaran dilakukan lantaran melanggar aturan Surat Edaran (SE) Wali Kota Solo Nomor 067/036 tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat ( PPKM).

Baca Juga:

Pemerintah Buka Suara Soal Jumlah Positif Corona Kerap Melonjak Drastis

Kasi Operasional dan Pengendalian Satpol PP Kota Solo, Semino membenarkan adanya tindakan tegas tim gabungan yang membubarkan paksa acara hajatan pernikahan yang diadakan di rumah warga. Menurutnya, acara hajatan di tengah PPKM tidak diperkenankan.

"Kami langsung datangi warga yang menggelar acara hajatan. Acara hajatan dibubarkan saat itu juga," ujar Semino pada Merahputih.com, Minggu (24/1).

Dikatakannya, ada dua lokasi acara hajatan pernikahan yang dibubarkan paksa tim gabungan. Lokasi pertama ada di Kampung Penjalin RT 03 /RW 04, Kelurahan Gandekan, Kecamatan Jebres, Solo dan Kampung Kragilan RT 04 /RW 14, Kelurahan Kadipiro, Kecamatan Banjarsari, Solo.

"Acara hajatan tersebut melanggar SE Wali Kota Solo Nomor 067/03 tentang PPKM. Selama PPKM acara hajatan tidak dibolehkan apapun alasannya," tegas dia.

Tim gabungan Pemkot Solo membubarkan acara hajatan di Kelurahan Gandekan, Kecamatan Jebres, Solo, Jawa Tengah, Minggu (24/1). (MP/Ismail)
Caption

Ia mengimbau pada masyarakat, untuk tidak mencoba mengelabui petugas dan tetap mengadakan acara hajatan di tengah pelaksanaan PPKM. Pembubaran paksa acara hajatan ini sekaligus sebagai peringatan warga lainnya.

"Kami juga membubarkan adanya kerumunan di rumah makan yang ada di kawasan kompleks Stadion Manahan Solo. Pemiliknya diberikan peringatan keras," tutup dia.

Lurah Gandekan Arik Rahmadani mengaku kecolongan dengan adanya warga yang menggelar hajatan pernikahan saat PPKM di kampung. Pihaknya, berjanji lebih memperketat lagi dengan melakukan patroli Linmas di kampung.

"Acara itu tidak ada pemberitahuan sama sekali. Walaupun ada izin tetap tidak diberikan karena aturannya jelas PPKM tidak boleh mengadakan acara hajatan," pungkas Arik. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Anies Perpanjang PSBB, Rumah Makan Diizinkan Buka Sampai Jam 8 Malam

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Zita Saran ke Anies CFD Dihentikan bila Pengunjung Tak Patuhi Protokol Kesehatan
Indonesia
Zita Saran ke Anies CFD Dihentikan bila Pengunjung Tak Patuhi Protokol Kesehatan

Zita pun setuju adanya pelaksanaan tes COVID-19 kepada pengunjung.

JPW Desak Polda DIY Usut Pelaku Teror Panitia Diskusi UGM
Indonesia
JPW Desak Polda DIY Usut Pelaku Teror Panitia Diskusi UGM

JPW mendesak Polda DIY untuk mengusut dan menangkap pihak-pihak yang meneror para panitia acara.

Khofifah Indar Parawansa Dinyatakan Negatif COVID-19
Indonesia
Khofifah Indar Parawansa Dinyatakan Negatif COVID-19

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dinyatakan sembuh dari COVID-19 setelah hasil tes ucap PCR negatif.

'Irisan' Tahapan Pemilu Bila Pileg dan Pilpres Digelar April 2024
Indonesia
'Irisan' Tahapan Pemilu Bila Pileg dan Pilpres Digelar April 2024

Di sisi lain, desain penjadwalan pilkada dan pemilu tidak sejalan dengan desain kelembagaan penyelenggara pemilu

Gegara Libur Panjang, Kasus Corona di Jakarta Tembus 1.114 Jiwa
Indonesia
Gegara Libur Panjang, Kasus Corona di Jakarta Tembus 1.114 Jiwa

385 kasus adalah akumulasi data 7 hari sebelumnya yang baru dilaporkan.

Din Syamsudin Anggap Jabatan Wamendikbud untuk Abdul Mu'ti Merendahkan Muhammadiyah
Indonesia
Din Syamsudin Anggap Jabatan Wamendikbud untuk Abdul Mu'ti Merendahkan Muhammadiyah

Din Syamsudin memuji langkah Sekretaris PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti yang menolak menjadi Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Wamendikbud) di kabinet Presiden Joko Widodo.

Mahfud Minta Masyarakat Jangan Takut Kritik Polisi
Indonesia
Mahfud Minta Masyarakat Jangan Takut Kritik Polisi

"Polri harus terus menerus terbuka terhadap kritik, masyarakat juga jangan segan memberikan masukan dan kritik pada polisi," kata Mahfud.

 Pesan Kamis Putih, Kardinal Ajak Umat Selalu Mengasihi dan Bersyukur
Indonesia
Pesan Kamis Putih, Kardinal Ajak Umat Selalu Mengasihi dan Bersyukur

"Upacara bukan yang terpenting tapi melaksanakam pesan oleh upacara itu. Melakukan apa yang dilakukan Yesus yakni mengasihi sampai akhir. Mengasihi sehabis habisnya," terang Suharyo.

Jokowi Perintahkan Langsung Penangkapan Djoko Tjandra
Indonesia
Jokowi Perintahkan Langsung Penangkapan Djoko Tjandra

Penangkapan ini merupakan atensi langsung dari Presiden Joko Widodo.

Jubir Istana Pastikan Takkan Ada Larangan Mudik Lebaran
Indonesia
Jubir Istana Pastikan Takkan Ada Larangan Mudik Lebaran

pemerintah pusat akan menggencarkan kampanye secara besar-besaran untuk tidak mudik agar bisa menahan laju persebaran virus corona.