Hadapi Wabah Berbeda dengan Awal Tahun, Anies: Mudah Menular Kepada Anak-Anak Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat ditemui di lapangan latih Jakarta International Stadium (JIS), Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (16/6/2021). (ANTARA/Abdu Faisal)

Merahputih.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebutkan ada kemungkinan anak-anak Jakarta mulai terpapar varian baru COVID-19. Hal itu menyusul temuan 16 persen anak-anak dari 5.582 kasus positif COVID-19 beberapa hari lalu.

"Artinya kita menghadapi situasi wabah yang berbeda dengan awal tahun kemarin. Besar kemungkinan ini adalah varian baru yang dengan mudah menular termasuk kepada anak-anak," ujar Anies di Jakarta, Selasa (22/6).

Baca Juga

PN Jakpus Izinkan Hakim dan Pegawainya yang Positif COVID-19 Isolasi Mandiri

Dari 5.582 kasus, sebanyak 665 kasus adalah kelompok usia 5-18 tahun dan 224 kasus adalah kelompok usia di bawah lima tahun. Anies mewanti-wanti orang tua agar ikut berperan serta tidak membiarkan anaknya bermain di luar rumah untuk menjamin kesehatan dan keselamatan anaknya sendiri.

"Saya berharap kepada keluarga di Jakarta lebih berhati-hati. Usahakan di rumah saja. Anak-anak biarkan bermain di rumah saja demi keselamatan semuanya. Karena penanganan untuk anak-anak tentu membutuhkan pendampingan orang dewasa sehingga muncul kompleksitas yang tidak sederhana," ujar Anies.

Anggota Satpol PP Kelurahan Gandaria Selatan memberikan imbauan protokol kesehatan bagi warga yang berada di zona merah COVID-19 RT 006 RW 01, Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (21/6/2021). Satgas Penanganan COVID-19 melaporkan kasus konfirmasi positif hingga Senin (21/6/2021) pukul 12.00 WIB bertambah 14.536 kasus sehingga total seluruhnya menjadi 2.004.445 kasus. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
Anggota Satpol PP Kelurahan Gandaria Selatan memberikan imbauan protokol kesehatan bagi warga yang berada di zona merah COVID-19 RT 006 RW 01, Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (21/6/2021). Satgas Penanganan COVID-19 melaporkan kasus konfirmasi positif hingga Senin (21/6/2021) pukul 12.00 WIB bertambah 14.536 kasus sehingga total seluruhnya menjadi 2.004.445 kasus. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

Sebelumnya, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia mengungkapkan banyak anak di Jakarta terpapar COVID-19. Total, ada 224 balita usia 0-5 tahun positif Corona.

Baca Juga

Ingat! Ini Tiga Kasus Wajib Dimakamkan dengan Prosedur COVID-19

Adapun rincian tren kasus positif dalam data kasus Corona Minggu (21/6) adalah Anak usia 6-18 tahun 655 kasus positif Corona, Anak usia 0-5 tahun 224 kasus positif Corona, Usia 19-59 tahun ada 4.261 kasus positif Corona, Usia 60 tahun ke atas 442 kasus positif Corona

"Untuk itu, kami mengingatkan warga untuk menghindari ke luar rumah membawa anak-anak," kata Dwi. (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Calon Wapres AS Berdebat Buat Gaet Pemilih
Dunia
Calon Wapres AS Berdebat Buat Gaet Pemilih

Di AS, debat wakil presiden dianggap sekunder dibandingkan dengan debat para kandidat presiden, yang biasanya menghasilkan momen-momen paling berkesan bagi para pemilih.

Jokowi Bakal Gabungkan BUMN Pariwisata dan Penerbangan
Indonesia
Jokowi Bakal Gabungkan BUMN Pariwisata dan Penerbangan

Indonesia mengklaim memiliki 30 bandara internasional. Bahkan, negara lain yang tidak memiliki bandara internasional sebanyak Indonesia.

Kelompok Radikal di Indonesia Sasar Milenial Jadi Pengantin
Indonesia
Kelompok Radikal di Indonesia Sasar Milenial Jadi Pengantin

Kelompok radikal terus berkembang setiap tahunnya untuk mengembangkan sayapnya. Bahkan, pola rekrutmen sudah mulai menyasar pada kalangan anak muda karena dianggap paling militan untuk dijadikan calon pengantin.

Ribuan Pasien Tanpa Gejala Masih Jalani Karantina di RS Darurat Wisma Atlet
Indonesia
Ribuan Pasien Tanpa Gejala Masih Jalani Karantina di RS Darurat Wisma Atlet

Jumlah pasien positif COVID-19 tanpa gejala di Tower 4 dan 5 tersebut terdiri dari 882 laki-laki dan 601 perempuan.

[Hoaks atau Fakta]: Link Pengecekan Penerima Bansos dengan NIK E-KTP
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Link Pengecekan Penerima Bansos dengan NIK E-KTP

Ada 3 bantuan yang disalurkan oleh pemerintah kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yaitu Bantuan Sosial Tunai (BST), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau kartu sembako, Program Keluarga Harapan (PKH).

KCI Larang Penumpang Selain Sektor Esensial dan Kritikal Naik KRL
Indonesia
KCI Larang Penumpang Selain Sektor Esensial dan Kritikal Naik KRL

Selain dari dua bidang itu, penumpang tidak akan mengizinkan naik KRL. Keputusan itu mengacu pada SE Kemenhub No 50/2021 terkait perjalanan dengan moda kereta api yang baru keluar beberapa waktu lalu.

Hari Ini Ada 8 Titik Operasi Yustisi
Indonesia
Hari Ini Ada 8 Titik Operasi Yustisi

Sambodo tidak merinci lebih lanjut terkait kepadatan lalu lintas hari ini

Indonesia Amankan Pasokan 340 Juta Dosis Vaksin COVID-19
Indonesia
Indonesia Amankan Pasokan 340 Juta Dosis Vaksin COVID-19

Indonesia mendapat jaminan akan memperoleh pasokan 290 juta sampai 340 juta dosis vaksin COVID-19 hingga akhir 2021.

Polisi Terus Cari Penyebar Hoaks COVID-19
Indonesia
Polisi Terus Cari Penyebar Hoaks COVID-19

"Jangan sampai masyarakat ini bingung dengan banyaknya berita bohong yang berkembang di masyarakat," kata Agus.

Delapan Fraksi DPRD Walk Out saat PSI Sampaikan Pandangan Umum
Indonesia
Delapan Fraksi DPRD Walk Out saat PSI Sampaikan Pandangan Umum

Aksi walk out itu terjadi saat Ketua Fraksi PSI Idris Ahmad baru akan menyampaikan pandangan.