Hadapi Pilkada, PDIP Minta Kader Tidak Terlena Kemenangan Pemilu PDI Perjuangan. (Foto: PDIP).

MerahPutih.com - Seluruh pengurus dan kader partai PDI Perjuangan diperintahkan mengobarkan semangat perjuangan dalam wujud kerja keras dalam memenangkan Pilkada Serentak 2020. "Penentu kemenangan adalah kerja riil di tengah rakyat, bukan besarnya dana kampanye yang dimiliki," kata Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto. Hasto mengatakan, pengurus dan kader PDIP tak perlu gentar dikeroyok oleh pasangan calon yang diusung banyak partai lain. Tak perlu juga gentar melawan kekuatan kapital pasangan calon yang merupakan lawan dalam pilkada.

Baca Juga:

Pilkada Serentak Ngotot Digelar Desember 2020 Sebab Peluang Petahana Menang Besar

"Jangan pernah gentar, karena sejarah partai kita adalah sejarah perjuangan bersama rakyat," ujar Hasto. Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri, kata Hasto, juga mengingatkan bahwa seluruh anggota dan kader partai tidak boleh terlena akibat kemenangan pemilu dua kali-berturut-turut. "Semangat perjuangan harus semakin berkobar, terlebih di tengah tantangan ideologis dan juga tantangan kehidupan berbangsa dan bernegara yang tidak ringan akibat pandemi COVID-19," kata Hasto.

Bagi PDIP, kata dia, penentu utama kemenangan adalah sejauh mana struktur partai dan jejaring relawan bekerja di tengah rakyat.

Ketum PDIP
Ketum PDIP Megawati Soekarno Putri. (Foto: PDIP).

Hasto mengisahkan bagaimana Proklamator dan Presiden Pertama Ir Soekarno pernah mengatakan bahwa Indonesia merdeka tak bicara soal berapa besar dana yang dipunyai di tangan. "Ketika memperjuangkan Indonesia merdeka, para bapak bangsa kita tak bicara punya dana berapa atau berapa dana yang diperlukan," kata Hasto lagi. Sama dengan kondisi saat ini, maka pengurus dan kader partai harus terus hadir dan turun ke bawah bersama rakyat. "Lakukan hal yang konkret untuk rakyat. Gotong royong untuk rakyat terus kita lakukan: dapur umum; jamu sehat; alat pelindung diri seperti masker; disinfektan; sosialisasi pencegahan COVID-19," kata Hasto. (Pon)

Baca Juga:

Dinasti Politik dalam Pilkada Serentak Bisa Berujung Pidana

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
  Survei Ungkap Mayoritas Wanita di Jakarta Merasa Tak Dihargai Suaminya
Indonesia
Survei Ungkap Mayoritas Wanita di Jakarta Merasa Tak Dihargai Suaminya

"Dalam survei kita, 72 persen wanita merasa diperlakukan seperti pelacur, karena hanya diperlukan sebutuhnya bukan seutuhnya, tidak pernah dirayu atau dimanja," kata Aris

Tiongkok Klaim Perairan Natuna, PKS: Prabowo Jangan Lembek
Indonesia
Tiongkok Klaim Perairan Natuna, PKS: Prabowo Jangan Lembek

"Kalau lembek, santai-santai, bangsa ini akan semakin direndahkan oleh bangsa lain karena tidak punya keberanian dalam bersikap," tegasnya

Bupati Lampung Utara Segera Duduk di Kursi Pesakitan
Indonesia
Bupati Lampung Utara Segera Duduk di Kursi Pesakitan

KPK telah ?menetapkan enam orang sebagai tersangka dalam kasus ini

 PSI Keberatan Pemprov DKI Beli Mobil Robot Damkar Seharga Rp40 Miliar
Indonesia
PSI Keberatan Pemprov DKI Beli Mobil Robot Damkar Seharga Rp40 Miliar

Menurut anggota Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta, William Aditya Sarana, seringkali Pemprov DKI membeli barang dengan harga selangit tapi tidak maksimal digunakan.

Ketua PA 212 Duga Pelemparan Batu ke Rumahnya Terkait Rencana Aksi
Indonesia
Ketua PA 212 Duga Pelemparan Batu ke Rumahnya Terkait Rencana Aksi

Pelaku disebut berjumlah dua orang berboncengan sepeda motor.

Posisi Wakil Dianggap Pemborosan, DPR Bakal Panggil KSP
Indonesia
Posisi Wakil Dianggap Pemborosan, DPR Bakal Panggil KSP

"Karena itu pada masa sidang berikutnya akan kita tanyakan ke KSP dan Mensesneg, karena nomenklatur KSP berada di Kemsesneg," kata Kamrussamad

Gelar Dangdutan, RSD Wisma Atlet Klaim Patuhi Protokol Kesehatan
Indonesia
Gelar Dangdutan, RSD Wisma Atlet Klaim Patuhi Protokol Kesehatan

Selain petugas kesehatan, tidak ada orang lain yang diizinkan masuk.

Asam Sulfat untuk Siram Novel Baswedan dari Mobil Gegana Polri
Indonesia
Asam Sulfat untuk Siram Novel Baswedan dari Mobil Gegana Polri

Menurut jaksa, Rahmat mengambil asam sulfat itu setelah melaksanakan apel pagi di Satuan Gegana Korps Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.

Penyerangan Polsek Ciracas Tanda Keharmonisan TNI-Polri Hanya di Spanduk dan Baliho
Indonesia
Penyerangan Polsek Ciracas Tanda Keharmonisan TNI-Polri Hanya di Spanduk dan Baliho

Sinergi TNI-Polri yang hanya terjadi sebatas di tingkat elite kedua institusi.

Jumlah Penderita Corona di Indonesia Nyaris 100 Orang
Indonesia
Jumlah Penderita Corona di Indonesia Nyaris 100 Orang

Virus ini sudah dikategorikan sebagai pandemi global