Hadapi Kritik, Paus Fransiskus Tampil Kenakan Masker di Acara Publik Sejumlah biarawati berdoa di Lapangan ketika Paus Fransiskus memimpin doa Regina Coeli. (31/5/2020). ANTARA/REUTERS/Remo Casilli/aa.

MerahPutih.com - Paus Fransiskus memakai masker untuk pertama kalinya dalam acara publik pada Selasa (20/10), ketika dia dan para pemimpin agama lainnya menghadiri pelayanan doa untuk perdamaian di seluruh dunia.

Selama kebaktian yang berlangsung di Basilika Santa Maria di Roma itu, Paus memakai masker putih. Sebelumnya, ia hanya mengenakan masker di dalam mobil yang membawanya ke audiensi mingguan di Vatikan.

Dia telah mendapat kritik, terutama di media sosial, karena tidak mengenakan masker dalam acara-acara publik yang terkadang membuatnya berhubungan dekat dengan pengunjung.

Baca Juga:

Paus Fransiskus Serukan Negara-Negara Hormati Kesepakatan Iklim Paris

Fransiskus (83) menghadiri kebaktian bersama para pemimpin Kristen lainnya di basilika, termasuk Patriark Bartholomew, pemimpin spiritual Kristen Ortodoks.

Bersamaan dengan itu di lokasi lain di Roma, penganut Yahudi berdoa di sinagoga kota dan para pemimpin Buddha, Sikh, Hindu, dan Muslim juga berdoa untuk perdamaian.

Paus hanya melepas maskernya saat membaca pidato, seperti yang dilakukan para pemimpin lain ketika mereka berbicara, dan kembali memakainya kembali ketika dia selesai berbicara.

Paus Fransiskus saat memimpin misa Minggu Palma di Basilika Santo Petrus, 5 April 2020. ANTARA FOTO/Alberto Pizzoli/Pool via REUTERS/aww.
Paus Fransiskus saat memimpin misa Minggu Palma di Basilika Santo Petrus, 5 April 2020. ANTARA FOTO/Alberto Pizzoli/Pool via REUTERS/aww.

Acara berlanjut di alun-alun Campidoglio yang berdekatan yang dirancang oleh Michelangelo, di mana para pemimpin agama Kristen dan non-Kristen membacakan pidato, beberapa di antaranya berupa pesan kepada politisi.

"Perdamaian adalah prioritas semua politik," kata Paus.

"Tuhan akan meminta pertanggungjawaban dari mereka yang gagal untuk mencari perdamaian, atau yang mengobarkan ketegangan dan konflik. Dia akan memanggil mereka untuk mempertanggungjawabkan semua hari, bulan, dan tahun perang yang dialami oleh bangsa-bangsa di dunia."

Paus Fransiskus mengatakan pandemi telah menunjukkan bahwa "tidak ada yang bisa selamat sendiri".

Peristiwa itu terjadi ketika jumlah orang yang dinyatakan positif virus corona terus meningkat di Italia dalam beberapa minggu terakhir. Italia mencatat 10.874 kasus baru COOVID-19 dalam 24 jam terakhir, naik dari 9.338 kasus pada Senin (19/10).

Baca Juga:

Jokowi dan Rakyat Indonesia Ikut Doa

Tercatat lonjakan kasus yang relatif kecil di Vatikan, di mana empat anggota Garda Swiss, korps elit yang bertugas melindungi paus, juga dinyatakan positif COVID-19.

Doa tahunan tersebut dimulai oleh mendiang Paus Yohanes Paulus dan Komunitas Katolik Roma Sant 'Egido pada 1986. Acara tersebut diperkecil tahun ini karena pandemi virus corona.

Justin Welby, Uskup Agung Canterbury dan pemimpin spiritual Anglikan dunia, seharusnya menghadiri acara tahun ini tetapi batal karena pembatasan yang diterapkan untuk mengurangi penyebaran COVID-19. (*)

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Petinggi GP Ansor dan Banser Cium Tangan Paus Fransiskus

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Warga Denmark Diam Diri di Rumah Gegara COVID-19, 'Sex Toy' Laris Manis!
Indonesia
Warga Denmark Diam Diri di Rumah Gegara COVID-19, 'Sex Toy' Laris Manis!

Permintaan mainan seks tertentu dan permainan untuk pasangan juga meningkat

PDIP Bakal Umumkan Calon Kepala Daerah yang Diusung, Termasuk Keponakan Prabowo
Indonesia
PDIP Bakal Umumkan Calon Kepala Daerah yang Diusung, Termasuk Keponakan Prabowo

DPP PDIP sudah melayangkan surat rekomendasi kepada Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI-P Tangerang Selatan

ICW Curiga Jaksa Agung tak Mau Penegak Hukum Lain Tekel Kasus Jaksa Pinangki
Indonesia
ICW Curiga Jaksa Agung tak Mau Penegak Hukum Lain Tekel Kasus Jaksa Pinangki

Jaksa Agung menerbitkan menerbitkan Pedoman Nomor 7 Tahun 2020

RSD Wisma Atlet Rawat 1.243 Pasien Positif COVID-19
Indonesia
RSD Wisma Atlet Rawat 1.243 Pasien Positif COVID-19

Pasien rawat inap bertambah 58 orang

 Nurmansjah Lubis: Harusnya Pilwagub Digelar Saat Jakarta Aman dari Corona
Indonesia
Nurmansjah Lubis: Harusnya Pilwagub Digelar Saat Jakarta Aman dari Corona

"Ya memang seharusnya kita harus menaati keputusan presiden, putusan pak Gubernur, Kapolri supaya semuanya kondisinya kondusif baru kita pilih," kata Nurmasnjah Lubis

 Mundur Dari Pencalonan, Airlangga Puji Bamsoet Setinggi Langit
Indonesia
Mundur Dari Pencalonan, Airlangga Puji Bamsoet Setinggi Langit

"Yang saya banggakan ketua MPR bapak Bambang Soesatyo, terima kasih mas Bambang telah membuka Munas ini menjadi adem dan tenang," kata Airlangga.

Fadli Zon Kritik Sikap Lemah Pemerintah Indonesia Terkait Masalah Muslim Uighur
Indonesia
Fadli Zon Kritik Sikap Lemah Pemerintah Indonesia Terkait Masalah Muslim Uighur

Dia mengatakan saat ini Indonesia adalah anggota Dewan Keamanan dan Dewan HAM PBB dan meminta pemerintah Indonesia ambil langkah yang lebih progresif terkait masalah muslim Uighur.

Bekas Bos Perindo Segera Jadi Pesakitan di Meja Hijau
Indonesia
Bekas Bos Perindo Segera Jadi Pesakitan di Meja Hijau

Jaksa KPK memiliki waktu 14 hari untuk menyusun surat dakwaan terhadap Risyanto

8 Bidang Usaha di Jakarta Ditindak Anak Buah Anies, Mayoritas Berada di PIK
Indonesia
8 Bidang Usaha di Jakarta Ditindak Anak Buah Anies, Mayoritas Berada di PIK

Semua sektor itu ditutup oleh petugas Satuan Polisi Pamong Praja

Buntut Demo Setahun Jokowi-Ma'ruf Amin, Enam Kereta Jarak Jauh Berhenti di Stasiun Jatinegara
Indonesia
Buntut Demo Setahun Jokowi-Ma'ruf Amin, Enam Kereta Jarak Jauh Berhenti di Stasiun Jatinegara

Seluruh waktu keberangkatan KA dari Stasiun Gambir tidak mengalami perubahan