Hadapi Karantina Wilayah Pandemi COVID-19, Solo Siapkan Anggaran Rp49 Miliar Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo. (MP/Ismail)

MerahPutih.Com - Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, Jawa Tengah mulai mempersiapkan diri untuk melakukan karantina wilayah di Solo. Bahkan, dana senilai Rp49 miliar telah disiapkan DPRD Solo untuk menangani wabah Covid-19.

"Kami mulai memetakan anggaran untuk penanggulangan wabah Covid-19 di Solo. Anggaran tersebut telah dijukan ke DPRD Solo," ujar Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo kepada awak media di Solo, Senin (30/3).

Baca Juga:

Kritik Jokowi, Demokrat: Darurat Sipil Opsi Pragmatis dan Power Oriented

Rudy optimis dana yang dimiliki oleh Pemkot cukup untuk memenuhi kebutuhan selama berlangsungnya karantina mandiri. Anggaran yang diajukan nanti untuk penanganan Covid-19 selam tiga bulan kedepan atau April-Juni.

Penyemprotan disinfektan oleh petugas kesehatan Pemkot Solo
Petugas Pemkot Solo menyemprot disinfektan di sekolah untuk mencegah penularan Covid-19. (MP/Ismail)

"Dana yang kami siapkan ini diperkirakan cukup banyak. Kami mendapat dana ini dari memangkas beberapa kegiatan di sejumlah OPD (Organisasi Perangkat Daerah) Solo," kata dia.

Politisi PDIP ini mencontohkan pemangkasan dilakukan di Dinas Pariwisata, Kebudayaan dan Kesenian. Selain itu, pemangkasan dilakukan untuk kegiatan perjalanan dinas ke luar kota dan ke luar negeri.

"Kami juga menunda pelaksanaan proyek nonprioritas yang telah direncanakan. Salah satunya, yakni proyek pembangunan gedung parkir di Balai Kota Solo yang seharusnya dilaksanakan pertengahan tahun ini," ujar Rudy.

Berdasarkan Undang-Undang Kekarantinaan Kesehatan, kata Rudy, semua orang mempunyai hak memperoleh perlakuan sama dalam penyelenggaraan kekarantinaan kesehatan. Selain itu masyarakat juga wajib mendapat pelayanan kesehatan dasar sesuai dengan kebutuhan medis, kebutuhan pangan dan kebutuhan untuk kehidupan sehari-hari selama karantina berlangsung.

"Tidak semua warga menjadi tanggung jawab pemerintah. Pemerintah hanya akan menanggung kebutuhan logistik warga yang miskin dan rentan miskin," kata dia.

Rudy menambahkan karantina wilayah ini bukan keputusan yang mudah diambil. Namun demikian, Pemkot Solo tetap harus berjaga-jaga dengan menyediakan anggaran.

Baca Juga:

Penerapan Darurat Sipil untuk Penanggulangan COVID-19 Dikritik Karena Tak Relevan

Ketua DPRD Solo, Budi Prasetyo mengatakan hasil bersama antara Pemkot Solo dan DPRD Solo diputuskan anggaran senilai Rp49 miliar untuk penanganan Covid-19 di Solo. Dana sebesar itu didapat dari pemangkasan sejumlah kegiatan.

"Pencairan dana penanganan Covid-19 di Solo ini menunggu pengajuan dari Wali Kota Solo," pungkasnya.(*)

Berita ini ditulis berdasarkan laporan Ismail, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Jawa Tengah.

Baca Juga:

Penanggulangan COVID-19 Jangan Sampai Melanggar HAM



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH