Hadapi Gugatan Pemilu, KPU Bakal Bagi Tiga Tim Hukumnya Ketua KPU Pusat Arief Budiman (Foto: MP/Asropih)

MerahPutih.com - Komisi Pemulihan Umum (KPU) mengatakan bahwa pihaknya akan membagi tiga bagian dalam tim hukumnya untuk menghadapi gugatan. Nantinya, masing-masing panel akan di isi oleh dua orang anggota KPU.

"Masing-masing tim akan berisi 2 anggota KPU. Nanti yang hadir bisa bergantian kalau memang kursinya cukup, 2 anggota KPU diberi kursi di situ," kata Ketua KPU, Arief Budiman dalam keterangannya, Selasa (2/7).

Sedangkan terkait jumlah firma hukum, Arief menyebut banyaknya tim hukum dalam satu panel tergantung gugatan partai yang disidangkan. Hal ini dikarenakan tim hukum pileg terbagi berdasarkan partai.

Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)
Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)

Baca Juga: Koordinasi dengan MPR, KPU Tentukan Tanggal Pelantikan Jokowi-Ma'ruf 20 Oktober

"Kalau satu panel mensengketakan 2 partai misalnya, bisa saja 2 law firm kan dibagi tugasnya per partai. Misalnya partai a, b, c, d ditangani law firm a," kata Arief.

"Partai berikutnya ditangani law firm B, seperti itu. Kalau partai yang ditangani law firm a dan B ditangani bersamaan berarti 2 law firm kita ada di situ," sambungnya.

MK akan segera menyidangkan 260 sengketa pemilu legislatif dari 340 yang telah diajukan. Jumlah itu terdiri dari 250 sengketa DPR/DPRD dan 10 sisanya sengketa DPD.

Dari 340, yang diregistrasi 260 perkara karena banyak permohonan satu parpol dalam satu provinsi diajukan lebih dari satu. Gugatan yang paling banyak berasal dari Partai Berkarya yang mengajukan hampir di seluruh provinsi di Indonesia yakni 34 permohonan. (Knu)

Baca Juga: Kartunis Jepang Sebut Kotak Suara KPU Mirip Keterampilan Origami

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pengamat Dorong UMKM 'Melek Teknologi' di Tengah Pagebluk COVID-19
Indonesia
Pengamat Dorong UMKM 'Melek Teknologi' di Tengah Pagebluk COVID-19

OJK) mengeluarkan beberapa kebijakan 'countercyclical' melalui Peraturan OJK (POJK) Nomor 11/POJK.03/2020

Pengawasan Ketat Bikin Kasus COVID-19 di Surabaya Turun
Indonesia
Pengawasan Ketat Bikin Kasus COVID-19 di Surabaya Turun

Dulu jika ada satu kasus di kampung maka akan dilakukan rapid test satu kampung

OTT Bupati Sidoarjo Terkait Pengadaan Barang dan Jasa
Indonesia
OTT Bupati Sidoarjo Terkait Pengadaan Barang dan Jasa

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Sidoarjo berinisial SI dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Jawa Timur, Selasa (7/1) malam.

Hujan Angin di Solo, Pohon Tumbang Timpa Dua Mobil Parkir
Indonesia
Hujan Angin di Solo, Pohon Tumbang Timpa Dua Mobil Parkir

Hujan deras disertai angin kencang terjadi pukul 13.25 WIB.

Anies Harusnya Dorong Masyarakat di Rumah, PSI: Apa Urgensi Pembukaan CFD?
Indonesia
Anies Harusnya Dorong Masyarakat di Rumah, PSI: Apa Urgensi Pembukaan CFD?

Pemprov DKI harus mendorong masyarakat untuk menjalankan protokol kesehatan sebagai tatanan baru di fase transisi

Besok Jokowi Luncurkan Bantuan Pekerja Rp600 Ribu
Indonesia
Besok Jokowi Luncurkan Bantuan Pekerja Rp600 Ribu

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) saat ini tengah menyiapkan administrasi

Istana Punya Pengganti Sementara Budi Karya Sumadi yang Positif Corona
Indonesia
Istana Punya Pengganti Sementara Budi Karya Sumadi yang Positif Corona

Pratikno memastikan pekerjaan-pekerjaan yang ditinggalkan Budi Karya tak akan terbengkalai

Dua Bayi PDP COVID-19 di DIY Meninggal Dunia
Indonesia
Dua Bayi PDP COVID-19 di DIY Meninggal Dunia

Pasien itu memiliki penyakit meningitis serta memiliki gejala pneumonia sehingga dikategorikan sebagai PDP.

Gelar Muktamar IX di Makassar, PPP Bakal Undang Presiden Jokowi
Indonesia
Gelar Muktamar IX di Makassar, PPP Bakal Undang Presiden Jokowi

Muktamar IX sudah menjadi muktamar islah dari dua kepengurusan

Jakarta Diperkirakan Hujan Sepanjang Hari Ini
Indonesia
Jakarta Diperkirakan Hujan Sepanjang Hari Ini

Suhu udara rata- rata di Ibu Kota diperkirakan berada di kisaran hormal antara 24 hingga 34 derajat celsius.