Teknologi

Hacktiv8 Sukses Gelar ARlection

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Senin, 27 November 2023
Hacktiv8 Sukses Gelar ARlection
Dessy Sukendar - Manajer Program Kebijakan, Meta (kiri), Ronald Monoach - Tenaga ahli Bawaslu RI (tengah), Daniel Simanjuntak- Business Partnerships, Hacktiv8 (kanan). (Foto: Hacktiv8)

HACKTIV8 mengajak anak muda untuk terlibat dalam pesta demokrasi. Penyelenggara program pelatihan intensif (bootcamp) IT ini memiliki program menarik agar anak muda turut berpartisipasi dalam Pemilu, yakni kompetisi Augmented Reality (AR) bernama ARlection yang sukses digelar beberapa waktu lalu.

Kompetisi ini menuntut para peserta untuk menciptakan efek atau filter di Instagram dan Facebook yang membawa energi positif bertemakan Pemilu 2024 dengan menggunakan teknologi AR. Tak hanya itu, Hacktiv8 juga memberikan enam mentoring gratis kepada peserta agar bisa menghasilkan karya kreatif menggunakan teknologi AR.

Baca Juga:

Belajar Coding di Kampus Terbaru di BSD

Juventia Vicky, President Hacktiv8 mengatakan kompetisi ini juga menjadi salah satu usaha Hacktiv8 untuk meningkatkan pertumbuhan talenta digital Indonesia.

"Melalui kompetisi ini juga, kami ingin meningkatkan kesadaran anak muda untuk berpartisipasi dalam Pemilu 2024, mengingat peserta pemilu 2024 didominasi oleh anak muda,” ujar Juventia dalam siaran pers yang diterima merahputih.com, Minggu (26/11).

Dalam mempercepat pertumbuhan digital di Indonesia, bukan kali ini saja Hacktiv8 berkolaborasi dengan Meta. Sejak 2019, Meta telah menjadi mitra resmi Hacktiv8 dalam meluncurkan berbagai program pelatihan untuk mentransformasi pemula menjadi talenta digital yang berkompeten. Mulai dari pemberian beasiswa program pelatihan JavaScript, menjalankan berbagai proyek menggunakan aplikasi Meta Spark, hingga membuka pembelajaran virtual melalui Meta Akademi.

“Perkembangan teknologi AR yang semakin cepat menandakan bahwa kita semakin dekat dengan kecanggihan teknologi di masa depan. Hal ini mendorong kami untuk berkolaborasi dengan Hacktiv8 dalam mempercepat pertumbuhan talenta-talenta digital yang kompeten dan siap menghadapi perkembangan teknologi yang dinamis,” papar Manajer Program Kebijakan Meta Dessy Sukendar.

Baca Juga:

Pentingnya Menguasai Coding dan Programming Bagi Siswa

Hacktiv8 meluncurkan berbagai program pelatihan untuk lahirkan talenta digital muda. (Foto: Hacktiv8)

ARlection juga menggandeng Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk bersama-sama meningkatkan kesadaran dan partisipasi anak muda untuk menyumbangkan suaranya dalam Pemilihan Umum (Pemilu) yang akan diselenggarakan Februari 2024. KPU mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh Hacktiv8 dan Meta melalui kompetisi ARlection ini.

“KPU mengundang partisipasi aktif masyarakat, termasuk anak muda, dalam menyampaikan suaranya dengan baik pada tahun pemilu mendatang," ujar Komisioner KPU Betty Epsilon Idroos RI dalam keterangan resminya.

Sependapat dengan KPU, Bawaslu sebagai badan yang bertugas mengawasi jalannya Pemilu menilai kompetisi ini merupakan cara baru untuk meningkatkan kesadaran politik anak muda dan menjalani Pemilu ini sesuai prinsip bebas dan adil.

Lebih dari 170 peserta yang telah berpartisipasi berhasil menciptakan lebih dari 200 filter Instagram dan Facebook bertemakan Pemilu menggunakan teknologi AR. Setelah terpilih 50 peserta yang masuk ke tahap final, kompetisi ini dimenangkan oleh tiga kreator terbaik yaitu Juara 1 oleh Rafael Excel Kumara dengan filter bertajuk Suara Indonesia, Juara 2 oleh Fijira Pasyah dengan filter bertajuk AR World of Pemilu, dan Juara 3 oleh Ardaa Bangsa dengan filter bertajuk Our Democratic Party.

Ketiga pemenang tersebut mendapatkan hadiah uang tunai dengan total 50 juta rupiah dan kepada 50 peserta yang berhasil masuk ke tahap final, mendapatkan voucher pelatihan dari Hacktiv8. (ikh)

Baca Juga:

Hacktiv8 Dorong Perkembangan Talenta Digital di Surabaya

#Teknologi
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.
Bagikan