Habis Terbakar, Mengenal Lebih Dekat Kastil Shuri Peninggalan Kerajaan Ryukyu Kastil Shuri ditetapkan UNESCO sebagai Situs Warisan Dunia. (Foto: matcha-jp)

KASTIL Shuri yang terletak di Pulau Okinawa, dilahap Si Jago Merah pada Kamis (31/10) sekitar pukul 02.47 waktu setempat. Kebakaran dilaporkan telah menghancurkan sebagian besar Kastil Shuri. Mendengar kabar ini, banyak orang terkejut mengetahui warisan budaya dunia ini ludes terbakar. Sampai saat ini, belum bisa dipastikan penyebab terjadinya kebakaran.

Mengenal Kastil Shuri, Peninggalan Kerajaan Ryukyu Jepang
Universitas Ryukyu di Okinawa, Jepang. (Foto: smapse)

Peninggalan sejarah tersebut sudah cukup lama menjadi daya tarik wisatawan mancanegara maupun lokal. Kastil ini dulunya milik Kerajaan Ryukyu di Shuri, Okinawa, Jepang. Tahun pertama kali dibangunnya kastil ini tidak diketahui secara jelas.

Baca juga:

Istana Kastil Shuri Okinawa Situs Warisan Dunia Habis Dilahap Api

Namun laman japan-guide mengatakan bahwa Kastil Shuri pada awalnya dibangun pada akhir 1300-an dan memainkan peran integral dalam penyatuan politik pulau itu. Bangunan kastil ini dikelilingi oleh dinding-dinding batu yang melengkung di bagian atas, bangunannya dicat merah, terkenal dengan atap ubin yang miring, serta ukiran-ukiran pada bagian dindingnya.

Mengenal Kastil Shuri, Peninggalan Kerajaan Ryukyu Jepang
Tahta Kerjaan Ryukyu di dalam Kastil Shuri. (Foto: japan-guide)

Selama 450 tahun sejak abad ke-15, Kastil Shuri juga pernah dipakai sebagai istana kerajaan dan pusat administrasi Kerajaan Ryukyu. Kastil ini sempat hancur akibat peperangan dan kebakaran yang terjadi beberapa kali selama berabad-abad. Terakhir adalah dalam Pertempuran Okinawa pada 1945 saat Perang Dunia ke-2.

Setelah Perang usai, Kastil Shuri pernah dijadikan sebagai kampus Universitas Ryukyu hingga tahun 1975. Bangunan yang bertahan saat ini adalah rekonstruksi yang pernah dilakukan pada 1992. Kastil ini ditetapkan UNESCO sebagai Situs Warisan Dunia pada tahun 2000. Lokasi puncak bukit di kastil ini memungkinkan para pengunjung untuk menikmati pemandangan Kota Naha yang indah.

Baca juga:

Kastil Kuno di Jepang Dibuka untuk Turis, Segini Tarifnya

Interior bagunan ini dapat dijelajahi oleh para pengunjung dengan rute melingkar, dimulai dari Nanden. Adapun artefak bersejarah dan pameran informatif yang dipajang dimana menceritakan tentang sejarah Kerajaan Ryukyu. Pengunjung juga dapat merasakan kemegahan yang mengelilingi raja-raja Ryukyu. Replika tahta dan mahkota raja juga dipamerkan di dalam kastil ini.

Jika kamu baru pertama kali datang ke Kastil Shuri, kamu akan disambut dengan Kankaimon, gerbang pertama yang menuju Kastil Shuri. Gerbang ini diberi nama untuk menyatakan kegembiraan atas kedatangan duta-duta Kaisar Cina yang berkunjung. Kankaimon pernah terbakar dan kembali dibangun pada 1974.

Mengenal Kastil Shuri, Peninggalan Kerajaan Ryukyu Jepang
Gerbang Shureimon. (Foto: japan-guide)

Selain itu ada gerbang Shureimon yang juga menjadi warisan kejayaan zaman Kerajaan Ryukyu. Kata Shurei sendiri berarti menjaga kesopanan. Di bagian atas gerbang juga tertulis “Shurei no Kuni” yang berarti Kerajaan Ryukyu adalah kerajaan yang menjujung tinggi kesopanan.

Masih dari laman japan-guide, jika kamu ingin ke Kastil Shuri dengan transportasi umum dapat dicapai dalam waktu 15 sampai 20 menit dari Stasiun Shuri di Monorail Okinawa. Naik bis nomor tujuh atau delapan dan turun di Shurijo-mae. Atau kamu juga bisa gunakan bis nomor satu langsung dari pusat Naha ke Kastil Shuri. Kamu cukup mengeluarkan biaya sebesar 230 yen atau sekitar Rp 456 ribu.

Pada dasarnya, kastil ini dibuka pada 08.30 waktu setempat. Waktu tutup Kastil Shuri pun juga berbeda beda tergantung musim. Setiap bulan April hingga Juni tutup pukul 19.00, Juli hingga September pukul 20.00, Oktober hingga November pukul 19.00, dan Desember hingga Maret pukul 18.00 waktu setempat.

Harga tiket masuk ke kastil ini adalah sebesar 820 yen atau sekitar Rp 105 ribu untu dewasa, 620 yen atau sekitar Rp 79 ribu untuk pelajar SMA, 310 yen atau sekitar Rp 39 ribu untuk pelajar SD atau SMP, dan gratis untuk anak dibawah enam tahun. (And)

Baca juga:

Ladies, Ingin Melancong Sendirian dengan Aman dan Nyaman? Disinilah Tempatnya!



Ananda Dimas Prasetya

LAINNYA DARI MERAH PUTIH