Habiburokhman: Bawaslu Tak Bisa Sembarangan Panggil Pak Prabowo Politisi Partai Gerindra Habiburokhman (tengah). (MP/Ponco)

MerahPutih.com - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) bakal memanggil Prabowo Subianto atas dugaan permintaan uang saksi sebesar Rp 40 miliar kepada La Nyalla Mattalitti. Namun, langkah Bawaslu itu justru dipertanyakan politisi Gerindra.

Menurut Ketua DPP Partai Gerindra Habiburokhman, pemanggilan terhadap pendiri sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra itu tidak berdasar. Pasalnya, La Nyalla sendiri mengaku tidak memiliki bukti dan hanya atas dasar sumpah saat menuding Prabowo.

"Kita ingatkan itu jauh panggang dari api. Jauh sekali bila sampai ke Pak Prabowo. Kita menanyakan bagaimana standar kerja Bawaslu kalau sampai ke Pak Prabowo, karena Pak La Nyalla sendiri saya baca di satu media bilang saya enggak punya bukti tapi saya berani sumpah pocong," ujar Habiburokhman di Warung Daun, kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (13/1).

Habiburokhman menegaskan, Bawaslu tidak bisa sembarangan dalam melakukan pemanggilan terhadap seseorang. Bawaslu harus memiliki bukti awal yang cukup sebelum memanggil Prabowo untuk dimintai keterangan.

"Anda bayangkan, Anda disebut-sebut melakukan tindak korupsi oleh orang yang Anda juga nggak tahu masalahnya apa lalu tiba tiba dipanggil tanpa bukti dasar apapun. Tentu harus ada bukti awal," tegas dia.

Karena itu, Habiburokhman meminta Bawaslu bekerja secara profesional dalam mengungkap dugaan mahar politik yang menyeret nama Prabowo dengan disertai bukti-bukti konkrit.

"Bawaslu ini kan aparat penegak hukum juga, karena ada kewenangan penegak hukum. Dia harus bekerja pure profesional berdasarkan bukti yang ada. Jadi jangan masuk ranah bahaya," tutupnya.

Sebelumnya, La Nyalla Mattaliti‎ mengaku diminta uang saksi Rp 40 miliar oleh Partai Gerindra. Bawaslu berencana memanggil Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto serta La Nyalla terkait dugaan permintaan mahar politik tersebut. (Pon)

Baca juga berita lain terkait La Nyalla yang mengaku dimintai uang saksi Rp 40 miliar oleh Prabowo di:

Kredit : ponco


Luhung Sapto

LAINNYA DARI MERAH PUTIH