Habib Rizieq Serukan Elemen Bela Islam Positive Thinking terhadap GNPF MUI Rizieq Shihab usai jadi saksi ahli agama Islam di sidang Aho, Selasa (28/2). (MP/Fadhli)

Imam Besar Front Pembela Islam Habib Rizieq Shihab menyerukan kepada seluruh elemen bela Islam dan ulama untuk bersikap positive thinking atas pertemuan Gerakan Nasional Penjaga Fatwa MUI (GNPF MUI) dengan Presiden Jokowi beberapa waktu lalu.

Ia mengimbau agar pertemuan tersebut tidak disalahartikan, apalagi dimaknai sebagai penghianatan.

"Jika kepada lawan kita harus bersikap negative thinking untuk membangun kewaspadaan, maka kepada kawan harus positive thinking, karenanya pertemuan GNPF dengan Presiden (Jokowi) harus dimaknai sebagai bagian dari peran yang sejak awal selalu membangun komunikasi dengan semua pihak," kata Habib Rizieq melalui rekaman suara yang diperoleh merahputih.com, Minggu (2/7).

Ia menegaskan, seluruh elemen gerakan pro Islam dan ulama harus tetap bersatu dan menjaga perasaan sesama pejuang.

"Harus saling melengkapi dan menguatkan karena kita dibangun atas dasar pengertian sehingga menjadi kuat," tutur Ketua Pembina GNPF MUI itu.

Melanjutkan seruan, Habib Rizieq mengatakan seluruh elemen juang tidak boleh saling curiga dan berprasangka buruk terhadap kawan.

"Saling pengertian harus tetap dijaga, tidak boleh terpecah belah dengan isu atau prasangka sehingga saling curiga," imbuhnya.

Di sela-sela imbauannya, HRS menghaturkan apresiasi dan terimakasihnya kepada seluruh pihak, baik dari kalangan Islam maupun nasionalis atas pengawalannya terhadap sejumlah aksi bela Islam. (Fdi)

Berita lain terkait Habib Rizieq baca juga: Ke Istana Negara, GNPF MUI Dapat Restu Habib Rizieq


Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

YOU MAY ALSO LIKE