Habib Rizieq Keberatan Video Ceramahnya 2 Jam Diedit Jadi 2 Menit Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab diperiksa di Polda Jabar terkait penodaan Pancasila dan penghinaan Presiden Sukarno, Senin (13/2). (Foto MP/Rina Garmina)

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab akhirnya menuntaskan pemeriksaan oleh penyidik Polda Jawa Barat dalam kasus dugaan penodaan Pancasila dan penghinaan Presiden pertama RI Sukarno. Rizieq dicecar dengan 36 pertanyaan seputar video ceramahnya di Lapangan Gasibu, Bandung enam tahun silam.

Didampingi kuasa hukumnya, Sugito Atmo Prawiro, Rizieq yang tiba di Mapolda Jabar pukul 9.00 WIB baru keluar pukul 17.40 WIB.

"Hari ini saya sudah memberikan jawaban-jawaban yang diperlukan," kata Habib Rizieq di Mapolda Jawa Barat, Jalan Soekarno-Hatta, Bandung, Jawa Barat, Senin (13/2).

Saat pemeriksaan, penyidik sempat memutar video ceramah Habib Rizieq di Lapangan Gasibu, Bandung pada 2011. Menurutnya, video yang diperlihatkan penyidik sudah diedit.

Rizieq merasa keberatan jika rekaman video ceramah berdurasi 2 menit 13 detik yang dilaporkan putri proklamator, Sukmawati Soekarnoputri, dijadikan sebagai barang bukti.

"Saya ingatkan, video itu durasinya hanya 2 menit 13 detik. Dengan video ceramah aslinya 1-2 jam yang diedit sedemikian rupa hingga menjadi durasi 2 menit 13 detik, tidak bisa dipertanggungjawabkan," katanya.

Menurutnya, video berdurasi singkat itu bisa menimbulkan persepsi yang berbahaya sehingga tidak dapat dijadikan bahan untuk menganalisis atau berpendapat.

"Karena itu, kami meminta penyidik untuk bisa menyajikan rekaman secara utuh. Seumur hidup saya tidak pernah ceramah 2 menit. Kalau 2 jam, sering," tandasnya.

Lantaran itu, kubu Habib Rizieq, berencana mengajukan saksi ahli meringankan.

Pada bagian terpisah, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus mempersilakan bila Habib Rizieq akan mendatangkan saksi-saksi ahli.

"Kita menunggu nama-nama saksi ahli yang akan diajukan. Sekarang tim penyidik akan memeriksa apakah ada saksi ahli lain yang perlu ditambahkan atau memanggil kembali Rizieq Shihab untuk dimintai keterangan tambahan," ujar Yusri. Yusri menambahkan, bahan tesis Rizieq Shihab akan menjadi bahan internal pemeriksaan.

Sementara itu Ketua Bantuan Hukum Front (BHF) FPI, Ki Agus Muhammad Choiri mengatakan kliennya telah menyelesaikan pemeriksaan di Mapolda Jabar. Rizieq kooperatif selama pemeriksaan dan menjawab pertanyaan yang diajukan penyidik.

"Alhamdulillah, klien kami Habib Rizieq Shihab, telah menyelesaikan semua rangkaian pemeriksaan sebagai tersangka dari jam 09.30 hingga 17.35 WIB," ujar Ketua Bantuan Hukum Front (BHF) FPI, Ki Agus Muhammad Choiri kepada merahputih.com.

Habib Rizieq telah menjawab seluruh 36 pertanyaan dalam 15 halaman, dengan didampingi para kuasa hukum dari Bantuan Hukum Front FPI Pusat dan Jawa Barat.

Diketahui, selama pemeriksaan Habib Rizieq didampingi pula oleh Ketua BHF FPI Pusat, Sugito Atmo Pawiro.

Total, ada 18 kuasa hukum yang bertanggung jawab menangani kasus penodaan Pancasila dan penghinaan Presiden RI pertama. Namun, tidak semuanya hadir mendampingi Rizieq pada hari ini.

"Sebagian pengacara ada yang kawal sidang Ahok, ada yang ke Bali untuk mendampingi sekretaris umum FPI yang diperiksa di Polda Bali," pungkas Ki Agus Muhammad Choiri.

Berita ini berdasarkan laporan dari Rina Garmina, kontributor merahputih.com untuk wilayah Bandung dan sekitarnya. Baca juga berita lainnya dari Rina Garmina: Habib Rizieq Siap Ajukan Saksi Ahli



Luhung Sapto

LAINNYA DARI MERAH PUTIH