Habib Novel Dampingi Pemeriksaan Pelapor Sukmawati di Polda Metro Sukmawati Soekarnoputri, putri Presiden pertama Indonesia Sukarno. (MP/Rina Garmina)

MerahPutih.com - Ratih Puspa Nusanti, selaku pelapor Sukmawati Soekarnoputri akan memenuhi panggilan polisi atas laporannya terkait kasus dugaan penistaan agama. Pemeriksaan tersebut akan berlangsung pada Senin (25/11) siang.

Sekjen Koordinator Bela Islam (Korabi), Novel Bamukmin mengatakan, pihaknya akan mendampingi Ratih dalam pemeriksaan. Novel menyebut, pemeriksaan akan berlangsung pada pukul 14.00 WIB.

Baca Juga

Diduga Ada yang Memancing di Air Keruh dalam Kasus Sukmawati

"Kami dari Korlabi akan mendampingi, memenuhi panggilan pemeriksaan pelapor Ibu Ratih Puspa Nusanti sebagai pelapor pertama kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Sukmawati Soekarnoputri," kata Habib Novel, sapaan akrabnya, dalam keterangan resmi, Senin (25/11).

Laporan tersebut tertuang dalam nomor LP/7393/XI/2019/PMJ/Dit.Reskrimum tanggal 15 November 2019. Adapun pasal yang disangkakan dengan Pasal 156A Kitab Undang-Undang Hukum Pidana atau KUHP.

Habib Novel Bamukmin (kanan) didampingi kuasa hukumnya Ali Lubis seusai menjalani pemeriksaan TPPU dana Yayasan Keadilan untuk Semua di Bareskrim Mabes Polri di Jakarta Pusat, Senin (13/2). (Foto MP/Yohanes Abimanyu)
Habib Novel Bamukmin (kanan) didampingi kuasa hukumnya Ali Lubis seusai menjalani pemeriksaan TPPU dana Yayasan Keadilan untuk Semua di Bareskrim Mabes Polri di Jakarta Pusat, Senin (13/2). (Foto MP/Yohanes Abimanyu)

Dalam laporan tersebut tercatat Novel Bamukmin sebagai salah satu saksi yang didaftarkan ke Polda Metro Jaya.

Pada video yang beredar di YouTube, Sukmawati dalam sebuah forum sempat melemparkan pertanyaan kepada audiens soal Pancasila dan Al Quran, serta pertanyaan tentang Soekarno dan Nabi Muhammad SAW.

Baca Juga

Pernyataan Sukmawati Dinilai Bikin Gaduh Suasana

"Mana yang lebih bagus Pancasila sama Al Quran? Begitu kan. Sekarang saya mau tanya ini semua, yang berjuang di abad 20 itu nabi yang mulia Muhammad, apa Insinyur Sukarno? Untuk kemerdekaan. Saya minta jawaban, silakan siapa yang mau menjawab berdiri, jawab pertanyaan Ibu ini. Terima kasih silahkan duduk," ucap Sukmawati. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Was-was Baswaslu dan Komnas HAM, Paslon Pilih Kampanye Tatap Muka
Indonesia
Was-was Baswaslu dan Komnas HAM, Paslon Pilih Kampanye Tatap Muka

Para peserta pilkada lebih banyak melakukan kampanye tatap muka secara terbatas daripada kampanye secara daring.

Hendak Buang Bayi Hasil Hubungan Gelap, Pemuda Asal Karanganyar Ditangkap Polisi
Indonesia
Hendak Buang Bayi Hasil Hubungan Gelap, Pemuda Asal Karanganyar Ditangkap Polisi

Warga mencurigai Wahyu yang merupakan orang asing dengan membawa bayi terlihat mondar-mandir di warung pinggir jalan.

DPR Minta Pemerintah Pastikan Keselamatan 93 WNI di Wuhan
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Pastikan Keselamatan 93 WNI di Wuhan

Virus Corona hingga hari ini telah menjangkiti 2300 orang dan 80 di antaranya meninggal dunia di Wuhan.

Hadiah Bintang untuk Duo Fadli-Fahri, Cara Halus Jinakan Pengkritik?
Indonesia
Hadiah Bintang untuk Duo Fadli-Fahri, Cara Halus Jinakan Pengkritik?

"Kan yang kritis terhadap kan pemerintah banyak. Kenapa Fadli Zon dan Fahri Hamzah?

357 Ribu Warga Berhasil Sembuh dari Corona
Indonesia
357 Ribu Warga Berhasil Sembuh dari Corona

Jumlah pasien terkonfirmasi positif COVID-19 di Indonesia kembali bertambah sebanyak 3.778 orang pada Jumat (6/11).

Viral Video Ikut Dukung RUU Ciptaker, Benny Harman: Itu Editan
Indonesia
Viral Video Ikut Dukung RUU Ciptaker, Benny Harman: Itu Editan

Benny mewakili Fraksi Demokrat dalam kesempatan itu menyatakan menolak klaster ketenagakerjaan

Anies Perpanjang PSBB Transisi, PSI: Keputusan Tepat
Indonesia
Anies Perpanjang PSBB Transisi, PSI: Keputusan Tepat

Karena PSBB transisi periode sebelumnya gagal menekan angka penyebaran virus COVID-19 di Jakarta.

34 Mahasiswa Teologi Bethel Petamburan Digiring ke RSD Wisma Atlet
Indonesia
34 Mahasiswa Teologi Bethel Petamburan Digiring ke RSD Wisma Atlet

"Karena kualitas karantina medisnya lebih optimal daripada mereka tetap di asrama," kata Erizon

Jokowi Kecam Macron, PKS: Sudah Selayaknya Suarakan Kemarahan Umat Islam Indonesia
Indonesia
Jokowi Kecam Macron, PKS: Sudah Selayaknya Suarakan Kemarahan Umat Islam Indonesia

Dia mengatakan, Jokowi sebagai Presiden dari negara berpenduduk Muslim terbesar di dunia, sudah selayaknya menyuarakan kemarahan umat Islam Indonesia.

Angka Kesembuhan Penderita Corona Indonesia di Bawah Rata-rata Global
Indonesia
Angka Kesembuhan Penderita Corona Indonesia di Bawah Rata-rata Global

Angka kesembuhan pasien COVID-19 secara nasional sebesar 46,06 persen.