Habib Bahar bin Smith Kembali Ditangkap Polisi Bahar bin Smith saat dieksekusi ke Lapas Pondok Rajeg (Foto: Antaranews)

MerahPutih.com - Habib Bahar bin Smith kembali ditangkap pihak kepolisian usai bebas dari Lapas Pondok Rajeg beberapa waktu lalu. Habib Bahar ditangkap pada Selasa (19/5) sekitar pukul 02.00 WIB.

Kuasa hukum Habib Bahar, Ichwan Tuankotta membenarkan penangkapan tersebut. Saat ini, Habib Bahar tengah berada di lapas Gunung Sindur, Jawa Barat.

Baca Juga

Ridwan Kamil Minta Warga Salat Idulfitri di Rumah

"Iya, dijemput pihak kepolisian sekarang posisi beliau dibawa ke Lapas Gunung Sindur," kata Ichwan saat dihubungi wartawan, Selasa (19/5).

Ichwan meneruskan jika kliennya tersebut ditangkap di kediamannya di Tajur Halang, Bogor, Jawa Barat. Saat ini, kata Ichwan dirinya masih belum bisa menemui Habib Bahar.

"Ditangkap di Tajur Halang di rumah beliau, waktu itu ditemani keluarga," jelasnya.

Ketua Media Center Persaudaraan Alumni (PA) 212 Habib Novel Bamukmin mengatakan, bahwa pemimpin Majelis Pembela Rasulullah, Habib Bahar bin Smith kembali ditahan di Lapas Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat.

Novel mengatakan, Habib Bahar kembali ditangkap pada Selasa (19/5), sekitar pukul 02.00 WIB dini hari dan langsung menginformasikan kepada tim kuasa hukumnya pukul 03.00 WIB.

Novel memastikan, bahwa tim kuasa hukum Habib Bahar akan meminta klarifikasi kepada Kanwil Kumham Jabar soal penahanan kembali Habib Bahar.

"Insya Allah kami para pengacara beliau akan melakukan pendampingan pagi ini untuk meminta klarifikasi pihak terkait. Saat ini informasi yang saya terima ditahan di Lapas Gunung Sindur Bogor," kata Novel kepada wartawan.

Bahar bin Smith memang sempat diperingatkan oleh petugas pemasyarakatan karena langsung kembali berdakwah di pondok pesantrennya, setelah bebas bersyarat karena ikut program asimilasi.

Kepala Divisi Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat, Abdul Aris mengatakan kegiatan dakwah itu dinilai mengundang massa. Sehingga itu dapat menjadi pelanggaran dalam pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

"Setelah kejadian itu maka saya perintahkan petugas (pemasyarakatan) untuk menelepon yang bersangkutan. Mengingatkan bahwa bagaimana pencegahan COVID-19 saat masa PSBB, jadi tidak boleh mengumpulkan massa yang banyak," kata Aris.

Baca Juga

Dakwah di Pesantrennya Sendiri, Bahar Bin Smith Kena Tegur Anak Buah Yasonna

Kemudian, kata dia, petugas juga mengingatkan kepada Bahar agar tidak kembali mengulang kegiatan yang mengundang massa. Selain itu, Bahar juga diminta untuk mengimbau para jemaahnya agar turut membantu pencegahan COVID-19.

"Ya melanggar khusus secara administratif, karena PSBB kan tidak boleh mengumpulkan massa. Kita mengingatkan supaya tidak diulang lagi," kata dia.

Dia juga menyampaikan, apabila Bahar kembali melakukan kegiatan yang dinilai melanggar, maka dapat berpotensi dicabutnya status asimilasi.

"Bisa kami tinjau, apakah dicabut atau gimana (asimilasinya), kalau diingatkan gak denger, ya kan maksudnya udah berbeda. Kami gak mau juga berlama-lama ngurus hal begitu," kata dia.

Kabar kembali ditangkapnya Habib Bahar diunggah oleh akun twitter DPP Lembaga Informasi Front (LIF) milik Front Pembela Islam (FPI).

Dalam cuitannya, @dpplif itu juga turut mengunggah video singkat proses penangkapan pemilik Pondok Pesantren Tajul Alawiyyin di Kampung Pabuaran Kaler, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor tersebut.

"Breaking news, jam 02.00 malam ini Habib Bahar bin Smith kembali ditangkap," cuit @dpplift.

Dalam video berdurasi singkat tersebut tampak sejumlah aparat kepolisian berpakaian lengkat tengah meminta Habib Bahar untuk kooperatif saat ditangkap.

Dalam perbincangan di video tersebut, Habib Bahar memastikan tidak akan lari. Namun, ia meminta sedikit waktu untuk merokok.

Seperti diketahui, Habib Bahar telah bebas setelah mendapatkan asimilasi dari pemerintah karena sudah menjalani setengah dari total masa hukuman di Lapas Pondok Rajeg, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (16/5).

Baca Juga

Novel Baswedan Duga Kasus Penyiraman Air Keras Diarahkan ke Motif Dendam Pribadi

Habib Bahar divonis selama tiga tahun penjara. Dalam persidangan, Bahar didakwa dengan dua pasal primer dan 5 pasal sekunder tentang penganiayaan dan perampasan hak kemerdekaan.

Dia didakwa dengan dakwaan primer pasal 333 ayat 2 Kitab undang-undang hukum Pindahnya (KUHP) Juncto Pasal 55 ayat (1) ke- 1 KUHP. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Vaksinasi Siswa di Solo, Gibran Tunggu Instruksi Menkes
Indonesia
Vaksinasi Siswa di Solo, Gibran Tunggu Instruksi Menkes

Sementara itu, untuk vaksinasi semua siswa di Solo masih menunggu instruksi dari Menteri Kesehatan (Menkes).

Jalani Program Deradikalisasi, Eks Napi Terorisme Kini Sukses Jadi Pengusaha Kuliner hingga Perkebunan
Indonesia
Jalani Program Deradikalisasi, Eks Napi Terorisme Kini Sukses Jadi Pengusaha Kuliner hingga Perkebunan

Boy Rafli Amar melakukan monitoring program deradikalisasi di satu mitra Deradikalisasi BNPT Produksi "Calyna Candy" milik eks napi terorisme.

Publik Figur Ikut Acara Tak Disiplin Prokes, Sanksi Hukum Harus Ditegakkan
Indonesia
Publik Figur Ikut Acara Tak Disiplin Prokes, Sanksi Hukum Harus Ditegakkan

Pakar hukum pidana Suparji Ahmad mengatakan bahwa semestinya pelanggaran tersebut ditegakkan dengan aturan yang ada.

Pemkot Jakpus Perlebar Layanan Vaksinasi Lansia di Tiap Kecamatan
Indonesia
Pemkot Jakpus Perlebar Layanan Vaksinasi Lansia di Tiap Kecamatan

"Kami sudah menguraikan target vaksinasi bagi lansia yang telah ditetapkan berdasarkan per-kecamatan," jelas Wali Kota Jakpus, Dhany Sukma

Gibran dan Bagyo Tes Swab di RSUD dr Moewardi Solo
Indonesia
Gibran dan Bagyo Tes Swab di RSUD dr Moewardi Solo

Humas RSUD dr Moewardi Solo, Eko Haryati, mengatakan gelombang pertama tes kesehatan pada Selasa-Rabu dikuti lima kabupaten/kota

Polisi Bantu Evakuasi Puluhan Tahanan Kejagung dari Kebakaran
Indonesia
Polisi Bantu Evakuasi Puluhan Tahanan Kejagung dari Kebakaran

Puluhan mobil damkar serta dua unit bronto skylift turut dikerahkan guna memadamkan nyala api tersebut

BI Ingatkan Bank Turunkan Suku Bunga Kredit
Indonesia
BI Ingatkan Bank Turunkan Suku Bunga Kredit

Bank sentral sendiri sudah menurunkan suku bunga acuan atau BI 7-Day Reverse Repo Rate cukup signifikan hingga saat ini berada di level 3,5 persen.

Mahfud MD Sebut Sumbangan Rp 2 Triliun Akidi Tio Cuma Modus
Indonesia
Mahfud MD Sebut Sumbangan Rp 2 Triliun Akidi Tio Cuma Modus

Mahfud menyebut modus yang dilakukan pihak Akidi Tio sama dengan pengalaman-pengalaman sebelumnya.

Gempa Malang Tewaskan Enam Orang
Indonesia
Gempa Malang Tewaskan Enam Orang

Gempa magnitudo 6,1 di Malang, Jawa Timur berdampak pada jatuhnya korban jiwa dan kerusakan bangunan.

Polda Metro tak Mau Buru-buru Usut Laporan Roy Suryo Terhadap Eko Kuntadhi dan Mazdjo Pray
Indonesia
Polda Metro tak Mau Buru-buru Usut Laporan Roy Suryo Terhadap Eko Kuntadhi dan Mazdjo Pray

“Kita pelan-pelan jangan buru-buru, karena ini masih penyelidikan, penyidik tidak mau melangkah buru-buru,” sambung Yusri.