H+3 Lebaran, Okupansi Tiket Kereta Api Arus Balik Turun di Bawah 100%

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Senin, 23 Maret 2026
H+3 Lebaran, Okupansi Tiket Kereta Api Arus Balik Turun di Bawah 100%

KAI amankan barang penumpang yang tertinggal selama Januari-Juli 2025. Foto: MerahPutih.com/Kanu

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com – Tingkat okupansi tiket kereta api arus balik Lebaran 2026 setelah sempat menembus 137,5 persen pada Minggu (22/3), kini turun menjadi 89,6 persen dari total kapasitas kursi yang tersedia.

Berdasarkan data hingga Senin (23/3) atau H+3 lebaran, tiket arus balik yang telah terjual mencapai 4.028.839 tiket atau 89,6 persen dari total 4.498.696 tempat duduk yang disediakan untuk perjalanan Kereta Api Jarak Jauh dan Kereta Api Lokal pada periode 11 Maret hingga 1 April 2026.

Baca juga:

Pemudik Serbu Balik Jakarta, 221 Ribu Tiket Kereta Arus Balik Lebaran Terjual

PT Kereta Api Indonesia (KAI) menjelaskan bahwa tingkat okupansi bisa melampaui 100 persen karena pola perjalanan penumpang yang dinamis dalam satu rangkaian.

Meski okupansi hari ini sempat turun di bawah 100 persen, KAI optimistis seluruh tiket akan habis terjual saat periode puncak arus balik.

“Tren perjalanan dengan kereta api terus meningkat sejak pertengahan Maret dan kini memasuki fase arus balik,” kata Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, di Jakarta, Senin (23/3).

Data Penjualan Tiket Hingga H+3 Lebaran

Berdasarkan data KAI, hingga H+3 Lebaran tercatat 4.028.839 tiket terjual dari total 4.498.696 kursi yang disediakan untuk periode 11 Maret hingga 1 April 2026.

Kereta Api Jarak Jauh:

3.507.988 tiket terjual (98,2 persen dari kapasitas 3.571.760 kursi). Masih tersedia 63.772 kursi.

Kereta Api Lokal:

520.851 tiket terjual (56,2 persen dari kapasitas 926.936 kursi). Masih tersedia 406.085 kursi.

Anne menambahkan bahwa penjualan tiket KA Lokal biasanya meningkat mendekati tanggal keberangkatan karena sebagian besar layanan baru dapat dipesan mulai H-7.

Baca juga:

Pemudik Diminta Waspada, Ribuan Barang Tertinggal dan Hilang di Kereta Api

Optimisme Puncak Arus Balik

Selama periode Angkutan Lebaran 11–22 Maret 2026, KAI telah melayani 2.519.508 pelanggan (2.131.656 KA Jarak Jauh dan 387.852 KA Lokal). Puncak arus terjadi pada 22 Maret 2026 dengan 242.773 pelanggan, atau 150,7 persen dari kapasitas kursi yang tersedia. (Knu)

#Kereta Api #PT KAI #Arus Balik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
2 Warga Tewas Tertemper Kereta Api Parahyangan di Karawang
Peristiwa itu terjadi pada Minggu siang di perlintasan sebidang liar KM 67+400–500, antara Stasiun Karawang dan Stasiun Klari.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Oktober 2026
2 Warga Tewas Tertemper Kereta Api Parahyangan di Karawang
Indonesia
Pelanggan Kereta Panoramic Naik, KAI Catat 140.583 Orang hingga Agustus 2026
Pelanggan Kereta Panoramic mencapai 140.583 orang sepanjang Januari-Agustus 2026, tumbuh 62,86 persen dibandingkan periode yang sama 2025.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Pelanggan Kereta Panoramic Naik, KAI Catat 140.583 Orang hingga Agustus 2026
Indonesia
7 Trainset KRL Kembali Beroperasi di Bogor, Kapasitas Layanan Bertambah
Sebanyak tujuh trainset KRL kembali beroperasi di Bogor. Kini, kapasitas layanannya sudah bertambah.
Soffi Amira - Selasa, 06 Oktober 2026
7 Trainset KRL Kembali Beroperasi di Bogor, Kapasitas Layanan Bertambah
Indonesia
Danantara Belum Pastikan Bakal Kucurkan Dana Buat Impor Kereta Bekas Dari Jepang
Terkait kebutuhan pendanaan rencana impor KRL bekas dari Jepang tersebut, Dony belum dapat memastikan terkait keterlibatan Danantara,
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 02 Oktober 2026
Danantara Belum Pastikan Bakal Kucurkan Dana Buat Impor Kereta Bekas Dari Jepang
Indonesia
172 Perlintasan Ditutup, KAI masih Kejar Pengamanan 190 Titik Rawan
Perusahaan kini memusatkan perhatian pada 190 titik lainnya yang dinilai membutuhkan peningkatan fasilitas keselamatan.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Oktober 2026
172 Perlintasan Ditutup, KAI masih Kejar Pengamanan 190 Titik Rawan
Indonesia
Tindak Lanjuti Rekomendasi KNKT, KAI Tutup 172 Perlintasan
KAI menerbitkan instruksi penutupan 172 titik perlintasan sebidang dan per 23 Juli 2026 seluruh target tersebut telah terealisasi.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Tindak Lanjuti Rekomendasi KNKT, KAI Tutup 172 Perlintasan
Indonesia
KA Argo Muria, KA Argo Sindoro dan KA Argo Merbabu Dilebur Jadi KA Muria
Perubahan tersebut merupakan penyederhanaan identitas layanan untuk menghadirkan nama yang lebih ringkas, konsisten, dan mudah dikenali pelanggan
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
KA Argo Muria, KA Argo Sindoro dan KA Argo Merbabu  Dilebur Jadi KA Muria
Indonesia
Ulang Tahun, PT KAI Berikan Diskon 81 Persen
Tiket dengan tarif diskon juga tidak dapat digabungkan dengan reduksi atau promo lain, tetapi tetap bisa dibatalkan atau dijadwalkan ulang sesuai ketentuan.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Ulang Tahun, PT KAI Berikan Diskon 81 Persen
Indonesia
Penumpang Terus Membludak, Armada KRL Didesak Terus Ditambah
Rata-rata pengguna KRL Jabodetabek saat ini mencapai 1,1 juta penumpang per hari, bahkan dapat mencapai 1,3 juta penumpang pada kondisi tertentu.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
Penumpang Terus Membludak, Armada KRL Didesak Terus Ditambah
Indonesia
KRL Rangkasbitung Bakal Datang Tiap 4-5 Menit, Mulai Diterapkan 2027
KRL Rangkasbitung bakal berhenti tiap empat hingga lima menit sekali. Hal itu bakal diterapkan mulai 2027.
Soffi Amira - Kamis, 24 September 2026
KRL Rangkasbitung Bakal Datang Tiap 4-5 Menit, Mulai Diterapkan 2027
Bagikan