Gus Mus: Jateng Beda dengan DKI Jakarta, Punya Karakter Sendiri Ulama dan Budayawan Gus Mus (MP/Widi Hatmoko)

MerahPutih.Com - Pemilihan Gubernur Jawa Tengah 2018 menghadirkan dua pasangan calon. Pasangan Ganjar Pranowo-Taj Yasin-Sudirman Said/Ida Fauziah akan bertarung merebut hati para pemilih dalam Pilkada pada bulan Juni nanti.

Kedua pasangan calon sudah mengajukan program kerja serta visi misinya kepada masyarakan Jawa Tengah.

Salah satu program yang menjadi unggulan kedua paslon yakni memberikan perhatian kepada pondok pesantren. Bagi Ulama sekaligus budayawan KH Mustofa Bisri yang akrab disapa Gus Mus mengatakan tugas gubernur tidak hanya mengurusi pesantren, tetapi seluruh masyarakat yang dipimpinnya.

"Sebetulnya, kalau gubernur itu tidak hanya pesantren. Yang diurusi, ya, seluruh masyarakat Jateng," kata Gus Mus di Semarang, Kamis, menanggapi keberpihakan program Calon Gubernur Jawa Tengah terhadap pesantren.

Hal tersebut diungkapkan Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatul Thalibien Rembang itu pada saat menghadiri peringatan Dies Natalies Ke-53 Universitas Negeri Semarang (Unnes).

Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatul Thalibien itu mengatakan bahwa siapa pun yang menjadi Gubernur Jateng harus bersikap adil terhadap seluruh masyarakat Jateng.

KH Mustofa Bisri

KH Mustofa Bisri alias Gus Mus.(MP/Widi Hatmoko)

"Kalau salah satunya diabaikan, namanya enggak 'bener'. Memang jadi Gubernur Jateng, ya, harus adil kepada seluruh rakyat Jateng. Istilahnya, harus kena dengan apa yang namanya program kesejahteraan rakyat," katanya.

Menanggapi kekhawatiran konstelasi politik pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jateng 2018 akan terulang, seperti pilkada di DKI Jakarta, Gus Mus sebagaimana dilansir Antara mengatakan bahwa hal itu tidak perlu khawatir.

"Pilkada Jateng ini enggak perlu dikhawatirkan. Jateng punya karakter sendiri," katanya.

Gus Mus menilai masyarakat Jateng memiliki karakteristik tersendiri dalam menghadapi dinamika politik yang berkembang, terutama Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jateng 2018.

"Jateng enggak seperti DKI Jakarta dan daerah lainnya. Punya karakteristik sendiri, masyarakatnya. Jadi, enggak usah khawatirlah. Saya yakin aman," kata Gus Mus.

Pilgub Jateng 2018 diikuti oleh dua pasangan calon gubernur dan wakil gubernur, yakni Ganjar Pranowo (incumbent) dan Taj Yasin yang diusung PDI Perjuangan, Partai NasDem, dan sejumlah partai lainnya.

Pasangan calon kedua, yakni Sudirman Said/Ida Fauziah yang diusung Partai Gerindra, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan sejumlah partai politik lainnya.(*)



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH