Gus Ipul: Saya Mohon Maaf Gus Ipul saat makan nasi bungkus bersama warga di Pasar Benowo, Surabaya. (Budi Lentera)

MerahPutih.com - Elektabilitas pasangan Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Puti Guntur Soekarno tersalip oleh Khofifah-Emil Dardak berdasarkan survei litbang Kompas. Karenanya, kini Gus Ipul pun langsung tancap gas. Selasa (13/2) Gus Ipul langsung turun kampanye di beberapa tempat di Surabaya.

Sekitar pukul 10.00, Gus Ipul tiba di Pasar Benowo untuk melakukan pendekatan pada pedagang. Bahkan dia menyempatkan diri untuk makan nasi bungkus bersama para pedagang.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Ipul melakukan evaluasi pasar dan menjanjikan beberapa hal di hadapan para pedagang. "Saya sudah beberapa kali ke pasar. Secara keseluruhan, kendalanya hampir sama. Termasuk di pasar Benowo, ada infrastruktur yang harus diperbaiki." kata Gus Ipul.

Gus Ipul menjelaskan, infrastruktur pasar yang harus dibenahi adalah masalah toilet yang rata-rata kurang bersih. Jika hujan, terkadang kelihatan bocor dan becek. Bahkan, jalan pasar yang terkadang semrawut juga menjadi evaluasi. Sebab, jika pasar tradisonal terasa nyaman, maka ibu ibu dan anak anak juga merasa tidak berat ke pasar tradisonal mengingat banyak berdiri pasar modern atau minimarket di banyak tempat.

"Memang segmen antara pasar tradisonal dan minimarket ada perbedaan. Tetapi, pasar tradional juga harus dibenahi." lanjutnya.

Ke depan, ada beberapa program yang dijanjikan gus Ipul untuk pasar tradisonal. Selain peminjam modal, juga melatih para pedagang, mulai dari konsep penataan barang dagangan (display) juga pelatihan teknik penjualan yang inovatif.

Sementara usai melakukan kunjungan ke Pasar Benowo, Gus Ipul beralih ke terminal Isowilangun. Di terminal yang sepi penumpang ini, Gus Ipul mendapat keluhan dari para pedagang yang mengaku sepi pembeli akibat sepinya penumpang atau pengunjung terminal. "Kita sudah belasan tahun berdagang di sini. Tapi tetap sepi. Bahkan, selama belasan tahun tidak satu pun ada pejabat yang datang ke sini untuk memantau." keluh Lusiana, salah satu koordinator pedagang.

Keluhan yang dicurahkan pedagang ini, sempat membuat Gus Ipul masalah bersalah, bahkan tersindir. "Saya mohon maaf. Ke depan, saya akan pantau perkembangan terminal di sini." jawab Gus Ipul.

Gus Ipul juga kaget dengan kondisi terminal yang sepi masyarakat. Bahkan, kondisi yang sepi ini juga dijadikan pembelajaran oleh gus Ipul. "Ternyata memang tidak harus turun ke tempat-tempat yang ramai. Tempat yang sepi juga harus saya kunjungi. Agar saya tahu bagaimana nasib mereka selama ini." singkat Gus Ipul. (*)


Tags Artikel Ini

Thomas Kukuh

LAINNYA DARI MERAH PUTIH