Gus Ipul Minta Doa Agar Istri Cepat Sembuh dari COVID-19 Mantan Wagub Jatim sekaligus Calon Wali Kota Pasuruan, Saifullah Yusuf (Gus Ipul). ANTARA Jatim/HO-Aspri

MerahPutih.com - Mantan Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf mengonfirmasi istrinya, Ummu Fatma, positif COVID-19. Hal ini disampaikan Gus Ipul melalui pesan Whatsapp kepada wartawan.

"Terima kasih atensi yang begitu besar dari masyarakat luas atas dirawatnya istri saya Fatma Saifullah Yusuf, yang terpapar COVID-19," katanya di Surabaya, Selasa (24/11).

Baca Juga

Dinkes DKI Tunggu Surat Resmi Kemenkes soal Jatah Vaksin COVID-19

Bekas Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal Indonesia ini menuturkan istrinya tengah menjalani perawatan intensif di RSUD dr Soetomo, Surabaya.

Ia menyampaikan, saat ini merupakan masa-masa sulit bagi semua pasien yang terjangkit COVID-19. Sebab, virus ini tak memandang siapa yang terjangkit.

"Mohon doa mudah-mudahan kami sekeluarga bisa melewati masa-masa yang sulit ini. COVID-19 bisa menimpa siapa saja kapanpun dan dimanapun. Bagi yang sudah terpapar saya doakan agar segera bisa sembuh," sambung Calon Wali Kota Pasuruan ini.

Mantan Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf dan istrinya, Fatma. Foto: MP/Istimewa

Keponakan Salahuddin Wahid ini juga memberikan nasehat kepada masyarakat agar tetp menerapkan protokol kesehatan secara ketat untuk mengantisipasi oenularan virus COVID-19 ini.

"Mari kita jaga kesehatan agar kita terhindar dari musibah ini. Jangan lupa selalu ikuti protokol kesehatan," terangnya.

Kendati istrinya positif COVID-19, Gus Ipul dinyatakan negatif dari hasil tes swabnya yang keluar Senin (23/11).

"Semoga kita semua selalu dalam lindungan Allah SWT," pungkasnya. (Andika Eldon/Surabaya)

Baca Juga

Kemenkes Catat 1600 Klaster COVID-19

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Tak Ada Lagi RT Zona Merah dan Oranye COVID-19 di Jakarta
Indonesia
Tak Ada Lagi RT Zona Merah dan Oranye COVID-19 di Jakarta

Seluruh rukun tetangga (RT) di DKI Jakarta telah terbebas dari zona merah dan oranye penyebaran wabah virus corona.

Sederet Batu Sandungan Novel Cs Jadi ASN Polri
Indonesia
Sederet Batu Sandungan Novel Cs Jadi ASN Polri

Beberapa orang dari 57 eks pegawai KPK tersebut merupakan mantan anggota Polri

Tiga Penjual Surat Tes PCR Palsu Berstatus Mahasiswa, Salah Satunya dari Kedokteran
Indonesia
Tiga Penjual Surat Tes PCR Palsu Berstatus Mahasiswa, Salah Satunya dari Kedokteran

Polisi mencokok tiga pelaku penjual surat hasil tes PCR palsu lewat media sosial Instagram.

Polisi Tangkap Pelaku Mesum di Halte Bus Kramat, Rupanya Dibayar Rp22 Ribu
Indonesia
Polisi Tangkap Pelaku Mesum di Halte Bus Kramat, Rupanya Dibayar Rp22 Ribu

Polisi menangkap seorang wanita yang videonya sempat viral di media sosial terkait aksi mesum beberapa waktu lalu.

Aksi Penusukan Plt Kadis Parekraf DKI Jakarta Diduga Terencana
Indonesia
Aksi Penusukan Plt Kadis Parekraf DKI Jakarta Diduga Terencana

"Ya (diduga direncanakan) karena belati pun sudah dibawa dari rumah," ujar Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Azis Andriansyah

Warga Jaksel dan Jaktim Diminta Waspadai Hujan Disertai Kilat dan Angin
Indonesia
Warga Jaksel dan Jaktim Diminta Waspadai Hujan Disertai Kilat dan Angin

BMKG meminta masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan disertai kilat dan angin kencang di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur pada Jumat (5/2).

4.036 Pekerja Migran Indonesia Diisolasi di Wisma Atlet Pademangan
Indonesia
4.036 Pekerja Migran Indonesia Diisolasi di Wisma Atlet Pademangan

Sebanyak 4.036 pekerja migran Indonesia yang tiba di tanah air sedang menjalani isolasi COVID- 19 di Wisma Atlet Pademangan Jakarta.

Flyover Tanjung Barat-Lenteng Agung Pangkas Jarak dan Waktu Tempuh
Indonesia
Flyover Tanjung Barat-Lenteng Agung Pangkas Jarak dan Waktu Tempuh

"Flyover U Turn (berputar) dapat memangkas baik dari segi jarak maupun waktu tempuh," kata Hari

Ditangkap Polisi, 17 Pengedar Narkoba Terancam Hukuman Mati
Indonesia
Ditangkap Polisi, 17 Pengedar Narkoba Terancam Hukuman Mati

Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat, Kompol Indrawienny Panjiyoga, mengatakan para pelaku dapat diancam hukuman mati.

Selama 4 Hari, Warga Sragen Temukan 2 Mayat Bayi Diduga Hasil Aborsi
Indonesia
Selama 4 Hari, Warga Sragen Temukan 2 Mayat Bayi Diduga Hasil Aborsi

Penemuan dua mayat bayi selama empat hari terakhir di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, dengan kondisi bayi masih belum genap berusia 9 bulan menjadi sorotan publik. Mayat bayi tersebut diduga hasil aborsi.