Guru Besar UI Tegaskan PCR Masih Berfungsi Deteksi COVID-19 Omicron Vaksinasi COVID-19. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Varian baru COVID-19 Omicron (B.1.1.529) terus menyebar di berbagai negara Eropa dan Asia, termasuk Amerika Serikat yang sudah mengkonfirmasi masuknya varian COVID-19 anyar ini di negaranya.

Organisasi Kesehatan Dunia pun, tengah mendorong kesepakatan untuk meningkatkan upaya melawan pandemi. Perjanjian itu mencakup isu-isu, dari berbagi data dan pengurutan genom virus baru hingga distribusi secara adil vaksin dan obat-obatan yang berasal dari penelitian.

Baca Juga:

WNI dari Daerah Penyebaran Omicron Tetap Bisa Pulang ke Tanah Air

Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Tjandra Yoga Aditama mengatakan varian Omicron, masih bisa dideteksi menggunakan alat reaksi berantai polimerase (polymerase chain reaction/PCR).

"Dampak pada PCR memang merupakan salah satu dari enam kemungkinan dampak Omicron," kata Tjandra Yoga Aditama melalui pernyataan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis (2/12).

Mutasi spike protein di posisi 69-70 pada Omicron, menyebabkan terjadinya fenomena “S gene target failure (SGTF)” di mana gen S tidak akan terdeteksi dengan PCR, hal ini disebut juga drop out gen S.

"Walau ada masalah di gen S, tetapi untungnya masih ada gen-gen lain yang masih bisa dideteksi sehingga secara umum PCR masih dapat berfungsi," katanya.

Tjandra mengatakan, gen S yang tidak terdeteksi pada pemeriksaan PCR dapat dijadikan indikasi awal kemungkinan yang diperiksa adalah varian Omicron. Tapi temuan itu perlu dilanjutkan dengan pemeriksaan 'Whole Genome Sequencing (WGS)' untuk memastikannya.

"Kalau kemampuan WGS terbatas, maka ditemukannya SGTF dapat menjadi semacam bantuan untuk menyaring mana yang prioritas dilakukan WGS, selain kalau ada kasus berat, atau ada klaster, atau ada kasus yang tidak wajar perburukan kliniknya, dan lainnya," katanya.

Mantan Direktur WHO Asia Tenggara mengatakan, jika pada suatu daerah ditemukan peningkatan sampel laboratorium yang menunjukkan SGTF, dapat menjadi suatu indikasi sudah beredarnya varian Omicron di daerah tersebut.

Tes COVID-19. (Foto: Antara)
Pembatasan Mobilitas. (Foto: Antara)

Rabu (1/12), Arab Saudi, Amerika Serikat dan Korea Selatan melaporkan kasus varian Omicron mereka. Otoritas kesehatan di Indonesia diminta untuk meningkatkan pemeriksaan PCR yang lebih masif.

"Setiap hari dilaporkan jumlah pemeriksaannya di media, artinya jangan hanya jumlah total saja tetapi apakah ada peningkatan SGTF atau tidak," katanya.

Jumlah pemeriksaan whole genome sequencing Indonesia juga perlu ditingkatkan. Dari data GISAID sampai 1 Desember 2021, Indonesia memasukkan 9.265 sekuens, sementara Singapura sudah memasukkan 10.151 sekuen. Afrika Selatan dengan penduduk tidak sampai 60 juta memasukkan 23.917 sekuen serta India bahkan sudah memasukkan 84.296 sekuen. (Asp)

Baca Juga:

Satgas COVID-19: Vaksinasi Bukan Satu-satunya Upaya Cegah Varian Omicron

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ada Revitalisasi JPO Karet, Dishub DKI Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas
Indonesia
Ada Revitalisasi JPO Karet, Dishub DKI Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas

"Waktu pelaksanaan mulai tanggal 10 Juni sampai dengan 10 Agustus 2021," kata Syafrin di Jakarta, Rabu (9/6)

Polisi Berlakukan Crowd Free Night di Kawasan Kota Tua Jakarta
Indonesia
Polisi Berlakukan Crowd Free Night di Kawasan Kota Tua Jakarta

Polisi memberlakukan sistem Crowd Free Night (CFN) guna mengantisipasi kerumunan di masa PPKM Level 3 di Kawasan Kota Tua Jakarta

Siapkan Lahan 2 Hektar, Bos Arema FC bakal Bangun RS Lapangan Khusus COVID-19
Indonesia
Siapkan Lahan 2 Hektar, Bos Arema FC bakal Bangun RS Lapangan Khusus COVID-19

Terkait rencana tersebut, bos Arema FC optimistis pembangunan RS lapangan tersebut bakal rampung di rentang waktu satu hingga dua pekan ke depan.

Kesadaran Hukum Masyarakat Memprihatinkan
Indonesia
Kesadaran Hukum Masyarakat Memprihatinkan

Pembangunan hukum merupakan bagian dari pembangunan sebuah bangsa, harus terintegrasi dan bersinergi dengan agenda pembangunan di bidang-bidang lainnya.

Ratusan TNI-Polri Amankan TKP Perusakan Rumah Ibadah Jemaat Ahmadiyah di Sintang
Indonesia
Ratusan TNI-Polri Amankan TKP Perusakan Rumah Ibadah Jemaat Ahmadiyah di Sintang

Penghentian aktivitas operasional bangunan tempat ibadah secara permanen milik JAI di Desa Balai Harapan, Kecamatan Tempunak, selain berdasarkan dari surat Bupati Sintang

Taati Prokes, Kasus Harian COVID-19 di DKI Masih Melonjak
Indonesia
Taati Prokes, Kasus Harian COVID-19 di DKI Masih Melonjak

Kasus positif COVID-19 di DKI Jakarta pada Jumat (16/7) bertambah 12.415 orang

Evaluasi Pembelajaran Tatap Muka, Gibran Geram Ada Guru Mengajar Tak Pakai Masker
Indonesia
Evaluasi Pembelajaran Tatap Muka, Gibran Geram Ada Guru Mengajar Tak Pakai Masker

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, Jawa Tengah telah menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) selama hampir dua pekan.

Mau Divaksin, Ma'ruf Amin Berikan Contoh yang Baik
Indonesia
Mau Divaksin, Ma'ruf Amin Berikan Contoh yang Baik

Wapres juga mengajak masyarakat kelompok lansia dan rentan untuk mau melaksanakan vaksinasi

Asia Alami Lonjakan Kasus COVID-19, Warga Diminta Tahan Mobilitas
Indonesia
Asia Alami Lonjakan Kasus COVID-19, Warga Diminta Tahan Mobilitas

“Hindari bepergian, paling tidak sampai pandemi benar-benar terkontrol. Kalau nanti terjadi lonjakan kasus, kasihan tenaga kesehatan akan kelelahan,” kata Menkes.

Harga Tes PCR Jadi Rp 275.000, Gibran: Ada yang Jual Mahal Lapor ke Saya
Indonesia
Harga Tes PCR Jadi Rp 275.000, Gibran: Ada yang Jual Mahal Lapor ke Saya

Batas biaya tertinggi tes PCR di Jawa-Bali Rp 275.000 dan Rp 300.000 untuk daerah di luar dua pulau itu.