Gurindam 12 Jadi Ikon Provinsi Kepulauan Riau Interaksi pelajar di Kepulauan Riau (ANTARA FOTO/M N Kanwa)

MerahPutih.Com - Siapa yang tak kenal Gurindam 12 karya Raja Ali Haji yang legendaris itu? Gurindam yang berisikan petuah dan nasihat kehidupan tersebut tercatat sebagai salah satu milestone sastra Melayu.

Demi menjaga kelestarian Gurindam 12, pemerintah provinsi Kepulauan Riau membangun monumen Gurindam 12. Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun menyatakan proyek pembangunan jalan lingkar Gurindam 12 di Kota Tanjungpinang akan menjadi ikon wilayah itu.

"Kami sudah melakukan kajian terhadap kemampuan anggaran. Proyek Gurindam 12 akan memperindah Tanjungpinang," ujarnya saat menjawab pandangan fraksi terhadap Ranperda APBD Kepri tahun 2017 di ruang rapat paripurna DPRD Kepri, Rabu (22/11).

Proyek jalan lingkar Gurindam 12 di pesisir Tanjungpinang dilaksanakan selama tiga tahun dengan menggunakan sistem tahun jamak. Proyek itu menelan anggaran daerah sebesar Rp530 miliar.

Nurdin Basirun sebagaimana dilansir Antara mengatakan proyek Gurindam 12 akan mempercantik Tanjungpinang dan dapat menjadi destinasi wisata yang baru.

"Gurindam 12 dapat mengatasi kawasan kumuh," katanya.

Ia mengatakan penandatanganan nota kesepahaman antara Pemprov dan DPRD Kepri pada Selasa (21/11) sebagai bukti keseriusan pemerintah melaksanakan kegiatan tersebut.

"Kami juga sudah mengkaji kemampuan anggaran," katanya.

Sementara itu, Fraksi Keadilan Sejahtera-PPP menolak pelaksanaan proyek tersebut karena menguras anggaran yang besar.

Juri bicara Fraksi Keadilan Sejahtera-PPP, Suryani mengatakan anggaran daerah di Kepri relatif kecil. Permasalahan di wilayah ini cukup banyak, terutama yang berhubungan dengan pertumbuhan perekonomian yang melambat, pengangguran dan kemiskinan.

"Lebih baik fokus melaksanakan program yang langsung menyentuh pada kebutuhan masyarakat," katanya.

Fraksi Golkar DPRD Kepri juga mengingatkan pemerintah untuk menghemat anggaran. Anggaran untuk pembangunan jalan lingkar Gurindam 12 sebaiknya tidak seluruhnya menggunakan anggaran daerah.

"Sebaiknya dibantu pusat," kata juru bicara Fraksi Golkar, Asmin Patros.(*)



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH