Gunung Sinabung Meletus Keluarkan Abu Vulkanis Gunung Sinabung yang erupsi dilihat dari Desa Guru Singa, Karo. (ANTARA FOTO/Tibta Peranginangin)

MerahPutih.com - Gunung Sinabung meletus pada Kamis (12/10) dini hari. Namun, tidak ada korban jiwa serta penambahan pengungsi dalam peristiwa itu.

"Masyarakat sudah terbiasa melihat letusan Gunung Sinabung karena sejak ditetapkan status awas pada 2 Juni 2015 hampir setiap hari terjadi letusan," kata Kepala Pusdatin dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangannya di Jakarta sebagaimana dilansir Antara.

Pos Pengamatan Gunung Sinabung PVMBG melaporkan letusan mengeluarkan abu vulkanik setinggi 2.000 meter yang diikuti awan panas guguran dengan jarak luncur 1.500 meter ke arah selatan dan 2.000 meter ke arah timur-tenggara.

"Angin bertiup lemah-sedang ke arah timur-tenggara dengan lama gempa erupsi 366 detik," katanya.

Sutopo mengatakan bahwa desa-desa yang masuk dalam zona merah sudah kosong, ribuan warganya sudah mengungsi, sebagian sudah dipindahkan ke area yang lebih aman sementara lain menunggu relokasi.

Masyarakat dan wisatawan diimbau tidak beraktivitas dalam radius tiga kilometer dari puncak gunung, dalam jarak tujuh kilometer di sektor selatan-tenggara, dalam jarak enam kilometer di sektor tenggara-timur serta pada jarak empat kilometer di sektor utara-timur Gunung Sinabung.

Warga yang bermukim dan beraktivitas dekat sungai-sungai yang berhulu di Gunung Sinabung diminta tetap mewaspadai ancaman lahar hujan.

Sebelumnya, pada 11 Oktober pukul 10.51 WIB, gunung api aktif itu juga meletus, menimbulkan kolom abu vulkanik setinggi 1.500 meter, gempa erupsi selama 333 detik, dan hujan abu di beberapa desa sekitar Gunung Sinabung. (*)


Tags Artikel Ini

Luhung Sapto

LAINNYA DARI MERAH PUTIH