Gunung Merapi Status Siaga, 961 Warga Jateng Diungsikan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengecek tempat pengungsian warga lereng Gunung Merapi di Magelang, Jumat (6/11). (MP/Pemprov Jateng)

MerahPutih.com - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta menaikkan status Gunung Merapi dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga), Kamis (5/11).

Sejak naiknya status Gunug Merapi tersebut, sebanyak 961 warga di Jawa Tengah telah mengungsi di tempat yang disediakan pemerintah daerah.

Plt Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah Syafrudin mengatakan, jumlah pengungsi akibat naiknya status Gunung Merapi dari waspada ke siaga level 3 terus bertambah.

Baca Juga:

Merapi Siaga, Obyek Wisata Kaliurang Ditutup Sementara

"Warga yang kami ungsikan adalah kelompok rentan atau lanjut usia (lansia), ibu hamil, balita dan anak-anak. Mereka kami minta mengungsi di lokasi aman secara bertahap," kata dia.

Dikatakannya, dari 961 warga yang saat ini sudah mengungsi, sebanyak 175 warga di Klaten, dan sisanya di Magelang. Warga Boyolali sudah ada yang mengungsi.

"Mereka berada di tempat pengungsian sampai Gunung Merapi dinyatakan benar-benar aman," kata dia.

Ia memastikan tempat pengungsian sudah sesuai protokol kesehatan ketat. Pihaknya mencontohkan di Kabupaten Magelang tempat pengungsi dipisah dengan sekat-sekat tripleks untuk mengantisipasi penularan COVID-19.

"Kami lakukan rapid test pada semua warga yang akan masuk di tempat pengungsian. Ada temuan reaktif kita swab, positif dirawat di rumah sakit," kata dia.

  Gunung Merapi Terpantau di Desa Balerante, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Kamis (5/11). (MP/Ismail)
Gunung Merapi terpantau di Desa Balerante, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Kamis (5/11). (MP/Ismail)

Disinggung terkait ketersediaan logistik, ia memastikan semuanya masih tersedia dan stok dijamin aman. Pemprov Jawa Tengah telah menyalurkan logistik pada Kabupaten Magelang, Kabupaten Klaten, dan Kabupaten Boyolali.

"Jalur evakuasi warga jugansemuanya dalam kondisi baik. Ada beberapa yang rusak, tetapi masih bisa dilalui kendaraan untuk evakuasi," katanya.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta pada kepala daerah membuat tempat pengungsian sesuai aturan protokol kesehatan. Menurutnya, persoalan yang penting yang harus diperhatikan kepala daerah lereng Merapi adalah soal pandemi harus disediakan tempat pengungsian yang sesuai protokol kesehatan terutama jaga jarak, tempat mencuci tangan, dan fasilitas masker.

"Saya telah memberikan contoh gambar yang menerapkan protokol kesehatan. Sekarang timggal menerapkannya di lapangan," pungkas Ganjar.

Baca Juga:

Rapid Test Digelar di Barak Pengungsi Merapi

Puluhan Warga Boyolali Mengungsi

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali mulai mengungsikan warganya yang masuk zona Kawasan Rawan Bencana (KRB) III atau jaraknya sekitar 3 hingga 3,5 kilometer dari puncak Gunung Merapi. Evakuasi warga dilakukan secara bertahap menggunakan mobil pickap yang disediakan desa setempat.

"Sebanyak puluhan warga lereng Gunung Merapi yang rentan dan balita kami lakukan evakuasi ke TPPS (tempat penampungan pengungsian sementara) di Desa Tlogolele, Kecamatan Selo Kabupaten Boyolali," ujar koordinator warga Desa Tlogolele, Solekan, Senin (9/11).

  Warga Desa Tlogolele Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Senin (9/11), diungsikan ke tempat aman setelah status Siaga Gunung Merapi. (MP/Ismail)
Warga Desa Tlogolele Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Senin (9/11), diungsikan ke tempat aman setelah status Siaga Gunung Merapi. (MP/Ismail)

Dikatakannya, di Desa Tlogolele ada sekitar 50 jiwa yang tinggal di zona KRB III. Mereka terdiri dari lansia, ibu hamil, serta balita dari Dukuh Stabelan dan Dukuh Takeran.

"Evakuasi kami lakukan untuk memudahkan pengungsian jika Merapi terjadi erupsi sewaktu-waktu," kata dia.

Selama proses evakuasi, kata dia, tetap memberlakukan protokol kesehatan. Bahkan, lokasi TPPS Tlogolele dipasangi tripleks untuk nenerapkan jaga jarak agar terhindar dari penularan COVID-19.

"Evakuasi warga dilakukan tim relawan desa dan petugas gabungan baik dari BPBD, TNI dan polisi," kata dia.

Kepala Desa Tlogolele Sungadi menambahkan, ada dua dukuh di desa yang masuk zona KRB III. Sesuai aturan BPBD ketika status Gunung Merapi naik menjadi siaga warga yang tinggal di lokasi tersebut harus dilakukan evaluasi.

"Kami harus patuhi aturan tersebut karena ini berkaitan dengan keselamatan warga. Sejauh ini tidak ada warga yang menolak dilakukan evakuasi," tandasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

BMKG: Suhu Udara Yogyakarta Memanas Bukan karena Merapi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Cuaca Jakarta Diprakirakan Cerah Berawan Sepanjang Hari
Indonesia
Cuaca Jakarta Diprakirakan Cerah Berawan Sepanjang Hari

BMKG memprakirakan cuaca di berbagai wilayah di DKI Jakarta, Kamis (1/7), cerah berawan sepanjang hari.

KPK Minta MAKI Laporkan Kongkalikong Anggota DPR dan Pejabat Kemensos
Indonesia
KPK Minta MAKI Laporkan Kongkalikong Anggota DPR dan Pejabat Kemensos

Ali berharap laporan Boyamin disertai dengan data awal yang memadai. Hal ini penting agar temuan Boyamin dapat ditindaklanjuti dan didalami oleh tim penyid

Larangan Mudik Berakhir, KAI Berangkatkan 10 Ribu Penumpang
Indonesia
Larangan Mudik Berakhir, KAI Berangkatkan 10 Ribu Penumpang

Pada Selasa (18/5), KAI mengoperasikan 20 kereta api (KA) yang diberangkatkan masing-masing dari Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Pasar Gambir dengan pembatasan kapasitas tempat duduk maksimal 70 persen.

Ini Sejumlah Syarat Duduk di Kursi Kapolri
Indonesia
Ini Sejumlah Syarat Duduk di Kursi Kapolri

Beberapa nama jenderal bintang tiga bahkan dua pun muncul.

Buntut Kolam Ombak Dipenuhi Pengunjung, The Jungle Waterpark Ditutup Tiga Hari
Indonesia
Buntut Kolam Ombak Dipenuhi Pengunjung, The Jungle Waterpark Ditutup Tiga Hari

Pihak The Jungle pun menerima sanksi yang diberikan Satgas COVID-19

Teror Bom Bunuh Diri di Makassar Jadi Teguran Keras untuk Pemerintah
Indonesia
Teror Bom Bunuh Diri di Makassar Jadi Teguran Keras untuk Pemerintah

Peristiwa bom bunuh di Makassar merupakan sinyal keras bagi seluruh pihak, terutama pemerintah untuk tidak pernah kendor dalam melaksanakan ‘protokol’ penanganan ekstremisme-kekerasan.

Pemprov DKI Bakal Tambah Rumah Sakit Rujukan COVID-19
Indonesia
Pemprov DKI Bakal Tambah Rumah Sakit Rujukan COVID-19

"Semoga usaha tersebut dapat mengimbangi jumlah kenaikan angka kasus covid yang masih meningkat," tutupnya.

MPR Diminta Pertimbangkan Urgensi Melakukan Amandemen Terbatas UUD 1945
Indonesia
MPR Diminta Pertimbangkan Urgensi Melakukan Amandemen Terbatas UUD 1945

Abdul Fickar juga meminta agar MPR mempertimbangkan faktor kesiapan ekonomi Indonesia

Jennifer Jill Simpan Narkoba dan Bong Selama 4 Tahun di Lemari Rahasia
Indonesia
Jennifer Jill Simpan Narkoba dan Bong Selama 4 Tahun di Lemari Rahasia

Selebgram Jennifer Jill kedapatan memiliki dan menyimpan narkotika golongan satu jenis sabu-sabu di dalam rumahnya.

Jelang Perayaan Malam Natal, Polisi Semprotkan Disinfektan di Gereja GPIB Immanuel
Indonesia
Jelang Perayaan Malam Natal, Polisi Semprotkan Disinfektan di Gereja GPIB Immanuel

Polisi melakukan penyisiran dan penyemprotan disinfektan sejumlah gereja di Jakarta, jelang perayaan malam Natal.