Gunung Merapi Siaga, Ganjar: Daerah Klaten Diperkirakan Paling Terdampak Gunung Merapi dan Gunung Merbabu tertutupi awan piring di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Kamis (5/11). (MP/Istimewa)

MerahPutih.com - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta menaikkan status Gunung Merapi dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga), Kamis (5/11).

Peningkatan status itu berdasarkan evaluasi data pemantauan aktivitas vulkanik dapat berlanjut ke erupsi.

Melihat status Gunung Merapi ini, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang wilayahnya dekat Gunung Merapi untuk bergegas mempersiapkan diri.

Baca Juga:

Level Gunung Merapi Naik Jadi Siaga, Ini Daerah yang Masuk Zona Bahaya

"Mereka (BPBD) sudah bergerak hari ini (Kamis) sudah ada di lokasi. Saya berikan perhatian khusus bagi Kabupaten Klaten karena berpotensi paling terdampak jika Gunung Merapi terjadi erupsi," ujar Ganjar, Kamis (5/11).

Ganjar mengatakan, berdasarkan data BPPTKG dari tiga kabupaten di Jawa Tengah yang dilintasi Gunung Merapi, yakni Kabupaten Magelang, Kabupaten Boyolali, dan Kabupaten Klaten, yang paling terdampak adalah Klaten. Ia pun tetap meminta daerah lain disekitar tiga kabupaten ini juga waspada dampak abu vulkanik.

"Kami minta Pemkab Klaten, Magelang, dan Boyolali tetap siaga mulai sekarang. Pantau terius update Gunung Merapi dari BPPTKG," kata dia.

Kubah gunung Merapi terlihat dari Tlogowatu, Kemalang, Klaten, Jawa Tengah, Sabtu (7/9/2019). ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho/aww.
Kubah gunung Merapi terlihat dari Tlogowatu, Kemalang, Klaten, Jawa Tengah, Sabtu (7/9/2019). ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho/aww.

BPBD dan Pemkab, kata Ganjar, harus mulai mempersiapkan diri tempat-tempat pengungsian sangat diperlukan terlebih pada pandemi COVID-19. Para pengungsi harus diatur jaraknya agar lokasi pengungsian tidak menjadi klaster penyebaran virus corona.

"Situasi masih pandemi. Lokasi pengungsian harus tetap mengedepankan protokol kesehatan. Jangan lupa jalur evakuasi diperbaiki dan armada juga," tutup dia.

Baca Juga:

Status Merapi Naik, Sri Sultan Instruksikan Pemkab Sleman Siapkan Jalur Evakuasi

Fenomena Alam Berbentuk Awan Piring

Sementara itu, fenomena alam berbentuk piringan awan menutupi Gunung Merapi dan Gunung Merbabu muncul sebelum status Gunung Merapi naik menjadi siaga. Penampakan tersebut membut heboh warga Kabupaten Boyolali hingga viral di medsos. Fonomena alam awan bertopi juga terjadi di Gunung Lawu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah pada Kamis pagi dan viral di medasos.

Gunung Lawu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah tertutupi awan bertopi Kamis (5/11). (MP/Istimewa)
Gunung Lawu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah tertutupi awan bertopi Kamis (5/11). (MP/Istimewa)

Kepala Seksi Data dan Informasi Stasiun Klimatologi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Semarang Iis W Harmoko membenarkan adanya fenomena alam tersebut. Ia memastikan tidak ada pengaruh apa pun dengan munculnya awan bertopi itu.

"Kami tegaskan munculnya awan ini tidak ada kaitannya dengan kejadian bencana alam. Awan ini ada karena terperangkap dalam atmosfer bawah," kata Lis.

Ia menjelaskan, awan itu terbentuk dari hasil pergerakan angin yang menabrak dinding penghalang besar seperti pegunungan atau gunung. Akhirnya membentuk mengikuti kontur puncak gunung atau seperti sebuah pusaran.

"Kelembaban udara yang basah di gunung juga mempengaruhi terbentuknya awan tersebut. Gerakan lainnya, uap air tersebut mulai berkondensasi menjadi awan mengikuti kontur puncak gunung," tutup dia. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Berstatus Siaga, Gunung Merapi Berpotensi Erupsi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Riza Patria Jawab Kabar Miring Anies Dirawat di RS Sunter
Indonesia
Satgas Ungkap Penyebab Kasus COVID-19 di Indonesia Tinggi
Indonesia
Satgas Ungkap Penyebab Kasus COVID-19 di Indonesia Tinggi

Wiku membandingkan kasus di Indonesia yang masih tinggi dengan Singapura dan Tiongkok

Plt Gubernur DKI Pengaruhi Elektabilitas Anies di Pilkada Serentak 2024
Indonesia
Plt Gubernur DKI Pengaruhi Elektabilitas Anies di Pilkada Serentak 2024

Rencana pemilihan kepala daerah (pilkada) pada tahun 2024 kemunginan besar akan memengaruhi elektabilitas Anies Baswedan dan Ahmad Riza Patria.

Begini Tanggapan PDIP 4 Kadernya Ditangkap KPK atas Dugaan Korupsi
Indonesia
Begini Tanggapan PDIP 4 Kadernya Ditangkap KPK atas Dugaan Korupsi

PDIP menanggapi sejumlah kadernya yang beberapa hari terakhir ini terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK terkait kasus korupsi.

Korban dan Kerusakan Akibat Siklon Seroja di Sabu Raijua Belum Terdata
Indonesia
Korban dan Kerusakan Akibat Siklon Seroja di Sabu Raijua Belum Terdata

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kerahkan enam helikopter guna penanganan darurat bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda 12 kabupaten/kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

[HOAKS atau FAKTA] Putri Presiden Vladimir Putin Tewas Seusai Dosis Kedua Vaksin COVID-19
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] Putri Presiden Vladimir Putin Tewas Seusai Dosis Kedua Vaksin COVID-19

Dalam berita tersebut, disebutkan bahwa putri Presiden Vladimir Putin menderita efek samping yang tak terduga pada vaksin COVID eksperimental Rusia dan meninggal di Moskow.

Menkumham Rampungkan 49 Aturan Turunan UU Cipta Kerja
Indonesia
Menkumham Rampungkan 49 Aturan Turunan UU Cipta Kerja

UU Cipta Kerja ini diklaim merupakan terobosan dan cara pemerintah menangkap peluang investasi dari luar negeri lewat penyederhanaan izin dan pemangkasan birokrasi.

Dukung Anies Jual Saham Miras, Demokrat: Uangnya Bisa Bangun Rumah Sakit dan Sekolah
Indonesia
Dukung Anies Jual Saham Miras, Demokrat: Uangnya Bisa Bangun Rumah Sakit dan Sekolah

Fraksi Demokrat DPRD DKI mendukung keinginan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjual kepemilikan saham minuman keras (miras) di PT Delta Djakarta.

Ganjar Pranowo Akui Anak Buahnya Ronda Keliling Kontrol PKM
Indonesia
Ganjar Pranowo Akui Anak Buahnya Ronda Keliling Kontrol PKM

Membangun kesadaran bersama. Kunci ada di sana

BMKG Prakirakan Jakarta Cerah berawan Hingga Malam
Indonesia
BMKG Prakirakan Jakarta Cerah berawan Hingga Malam

Sedangkan saat memasuki malam hari seluruh wilayah DKI Jakarta diperkirakan cerah