Gunung Merapi Menggembung 0,5 Cm Per Hari, BPPTKG: Warga Jateng Waspada Gunung Merapi terpantau dari pos pengamatan wilayah Desa Jrakah, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Kamis (9/7). (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mencatat kondisi Gunung Merapi menggembung sekitar 0,5 sentimeter per harinya. Penggembungan terjadi pasca erupsi 21 Juni lalu.

Kepala BPPTKG Hanik Humaida, mengatakan pihaknya masih belum merubah status level Gunung Merapi yang saat ini masih waspada. Status waspada itu berlangsung sejak tahun lalu.

Baca Juga

Gunung Merapi Erupsi, Dentuman Bikin Warga Boyolali Panik

"Selama berstatus waspada kami melihat adanya aktivitas terkait menggembung sekitar 0,5 sentimeter per harinya pada Gunung Merapi," ujar Hanik, Kamis (9/7).

Menurutnya penggembungan Gunung Merapi pada bagian tubuhnya masih berlangsung sampai sekarang, tetapi tapi kecepatan penggembungannya masih kecil. Penggembungan terjadi pascaerupsi 21 Juni lalu.

"Jadi sejak 22 Juni sampai sekarang masih berlangsung penggembungan Gunung Merapi," kata dia.

Gunung Merapi terpantau dari pos pengamatan wilayah Desa Jrakah, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Kamis (9/7). (MP/Ismail)
Gunung Merapi terpantau dari pos pengamatan wilayah Desa Jrakah, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Kamis (9/7). (MP/Ismail)

Ia mengatakan kecepatan penggembungan tersebut masih tergolong rendah dibandingkan pada saat erupsi hebat pada 2010 lalu yang mencapai 130 sentimeter dalam sebulan. Melihat aktivitas Gunung Merapi ini akan kembali mengalami erupsi atau akan tumbuh kubah lava.

"Pada tanggal 21 Juni lalu sudah ada gempa vulkanik yang terjadi baik yang sifatnya dangkal maupun dalam. Itu bisa jadi bukti Gunung Merapi perlu diwaspadahi," kata dia.

Ia mengimbau pada warga Jawa Tengah khususnya di Kabupaten Boyolali, Kabupaten Klaten, dan Kabupaten Magelang untuk tetap meningkatkan kewaspadaan pada Gunung Merapi. BPPTKG akan terus memberikan informasi pada masyarakat terkait aktivitas Gunung Merapi.

Baca Juga

Gunung Merapi Meletus Dua Kali, Hujan Abu Penuhi Desa di Magelang

"Status masih waspada. Jarak aman bagi warga lereng Gunung Merapi untuk beraktivitas adalah dalam radius tiga kilometer dari puncak," tutup Hanik. (Ismail/Jawa Tengah)


Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH