Gunung Merapi Bikin Sejarah, Punya Dua Kubah Lava Gunung Merapi Erupsi terjadi erupsi pada Rabu (27/1). (MP/BPPTKG)

MerahPutih.com - Pertama dalam sejarah Gunung Merapi, kubah lava baru terbentuk di tengah kawah dan berpotensi menimbulkan awan panas ke arah selatan atau Kali Gendol, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

"Ada fakta baru terkait Gunung Merapi 2021. Gunung Merapi telah memiliki dua kubah lava," ujar Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Hanik Humaida, Sabtu (6/2).

Baca Juga:

Status Gunung Merapi Masih Siaga, Pengungsi Merapi Diminta Bertahan

Hanik mengatakan, kubah lava baru di tengah kawah tersebut diketahui dari pengamatan pada Kamis (4/2). Dimana dari pengamatan dari sisi tenggara ke arah bukaan kawah, pertumbuhan kubah lava di tengah.

"Kami sempat menerbangkan drone untuk memperjelas adanya kubah lava baru, tetapi gagal akibat cuaca buruk di puncak Merapi," kata dia.

Potensi bahaya dari kubah lava baru tersebut, belum begitu signifikan. Pertumbuhannya juga sangat lambat terhitung sejak awal Januari 2021. Untuk posisi kubah lava baru berada di tengah kawah persis.

"Posisi kubah lava baru ke sisi selatan sedikit. Bukaan kawah ke Kali Gendol, jadi potensi bahayanya kesana," ucap dia.

Menurutnya, kubah lava ini masih kecil, sehingga kalau terjadi awan panas jaraknya belum menjangkau ke pemukiman. Bahkan, dari data hiposenter aktivitas vulkanik, saat ini terbentuk suatu cekungan di dalam.

Gunung Merapi. (Foto: MP/Ismail)
Gunung Merapi. (Foto: MP/Ismail)

"Jalur keluar magma pun melebar ke dua ujung, yakni ke kubah lava di bawah lava 1997 di sisi barat daya dan kubah lava baru di tengah kawah tersebut," terang dia.

Ia menegaskan, baru kali ini dalam sejarah aktivitas vulkanik Merapi punya dua kubah lava. Untuk kubah lava dari lava 1997 itu memiliki volume 117 ribu meter kubik dengan laju pertumbuhan 13 ribu meter kubik per hari. Potensi ancaman bahaya Merapi masih sama yaitu luncuran awan panas maksimal lima kilometer dari puncak Merapi.

"Kami analisis arah bahaya lava ke barat daya, yakni ke Kali Boyong, Krasak, Kuning, Bedok, Bebeng, dan Putih. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif menjangkau hingga maksimal tiga kilometer dari puncak Merapi," katanya. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Gunung Merapi dalam Khazanah Budaya Masyarakat Jawa

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Berkas Perkara Kasus Jual Beli Jabatan P21, Bupati Nganjuk Segera Diadili
Indonesia
Berkas Perkara Kasus Jual Beli Jabatan P21, Bupati Nganjuk Segera Diadili

Mereka dibawa ke Nganjuk untuk diserahkan kepada JPU Kejagung di Kejari Nganjuk.

Polda Jabar Panggil Lima Saksi Kerumunan Rizieq Shihab di Megamendung
Indonesia
Polda Jabar Panggil Lima Saksi Kerumunan Rizieq Shihab di Megamendung

Mereka dimintai keterangan, karena mereka memberi imbauan dan teguran kepada massa Rizieq yang berkerumun di Megamendung.

Masyarakat Dinilai Sudah Paham Cara Gunakan Aplikasi SIM Online
Indonesia
51 Warga Klaster Bukber Sembuh, Kawasan Kediaman Jokowi Berubah Zona Hijau
Indonesia
51 Warga Klaster Bukber Sembuh, Kawasan Kediaman Jokowi Berubah Zona Hijau

Sebanyak 51 dari 52 warga terpapar COVID-19 dari klaster buka bersama (bukber) di Kota Solo akhirnya dinyatakan sembuh.

Troli Peti Jenazah Korban COVID-19 Beroda Tanks Karya UK Petra Surabaya
Indonesia
Troli Peti Jenazah Korban COVID-19 Beroda Tanks Karya UK Petra Surabaya

Enam personel terdiri dari dosen dan mahasiswa Program Studi Teknik Mesin Universitas Kristen Petra (UK Petra) Surabaya menciptakan troli peti jenazah korban COVID-19 beroda tank.

Polisi Tidak Bisa Serta Merta Selidiki Dugaan Gratifikasi Firli Bahuri
Indonesia
Polisi Tidak Bisa Serta Merta Selidiki Dugaan Gratifikasi Firli Bahuri

Penyidik sudah mengirimkan aduan ICW atas Firli Bahuri ke Dewan Pengawas KPK

[Hoaks atau Fakta]: Semua Pasien COVID-19 Meninggal di Rumah Sakit
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Semua Pasien COVID-19 Meninggal di Rumah Sakit

Terdapat beberapa pemberitaan di media massa di beberapa daerah yang memberitakan meninggalnya penderita COVID-19 saat isolasi mandiri di rumah.

Kejati DKI Minta Polda Metro Tangkap Buronan Mafia Tanah Benny Tabalujan
Indonesia
Kejati DKI Minta Polda Metro Tangkap Buronan Mafia Tanah Benny Tabalujan

Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta meminta penyidik Satgas Mafia Tanah Polda Metro Jaya menangkap buronan kasus mafia tanah, Benny Tabalujan.

Ketua KPK Firli Bahuri: Wartawan Adalah Pahlawan Antikorupsi
Indonesia
Ketua KPK Firli Bahuri: Wartawan Adalah Pahlawan Antikorupsi

"Untuk itu KPK terima kasih karena rekan-rekan baik yang di KPK rekan-rekan adalah pahlawan antikorupsi," kata Firli

Temui TGPF Kasus Intan Jaya, LPSK Kumpulkan Informasi Penembakan Pendeta
Indonesia