Gunung Merapi Berpotensi Membahayakan pada Radius 3 Kilometer Gunung Merapi di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah meluncurkan dua kali awan panas guguran pada Minggu (6/3/2022). (FOTO ANTARA/HO-BPPTKG)

MerahPutih.com - Gunung Merapi meluncurkan awan panas guguran dengan jarak luncur sejauh 2.000 meter (2 km) ke arah barat daya pada Senin (7/3) malam.

Sebelumnya, Gunung Merapi tercatat mengalami 120 kali gempa guguran selama periode pengamatan Sabtu (26/2) bulan lalu.

Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Hanik Humaida melalui keterangan di Yogyakarta menyebutkan, awan panas guguran di perbatasan Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta tersebut meluncur pada pukul 20.39 WIB.

"Awan panas guguran tercatat di seismogram dengan amplitudo 34 mm dan durasi 158 detik," katanya.

Baca Juga:

Merapi Alami 120 Kali Gempa Guguran

Berdasarkan pengamatan visual, aktivitas Gunung Merapi periode 25 Februari-3 Maret 2022, BPPTKG menyatakan adanya perubahan morfologi pada kubah lava barat daya berupa bekas guguran, namun tidak teramati perubahan ketinggian yang signifikan.

Ia menyebutkan, volume kubah lava barat daya Merapi sebesar 1.578.000 meter kubik dan kubah tengah sebesar 3.228.000 meter kubik.

BPPTKG masih mempertahankan status Gunung Merapi pada Level III atau Siaga.

Baca Juga:

Merapi Alami 120 Kali Gempa Guguran

Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, dan Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km.

Sedangkan pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km.

Dia mengatakan, apabila gunung api itu mengalami letusan eksplosif, lontaran material vulkaniknya dapat menjangkau daerah dalam radius tiga kilometer dari puncak gunung. (*)

Baca Juga:

Merapi Luncurkan Dua Kali Awan Panas Guguran hingga 2 Kilometer

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Wagub Riza Minta Konser BTS di Stadion JIS tak Dikaitkan ke Ranah Politik
Indonesia
Wagub Riza Minta Konser BTS di Stadion JIS tak Dikaitkan ke Ranah Politik

"Enggak ada hubungannya. Masak semuanya mau dihubungkan sama politik?," ucap Riza di Jakarta, Rabu (27/10)

ART hingga Sopir Irjen Ferdy Sambo Ikut Terseret Kasus Kematian Brigadir J
Indonesia
ART hingga Sopir Irjen Ferdy Sambo Ikut Terseret Kasus Kematian Brigadir J

Kasus kematian yang menimpa Brigadir J di kediaman Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo membuat sejumlah orang ikut terseret.

Warga Lereng Merapi Terdampak Lahar Dingin Terima Air Bersih
Indonesia
Warga Lereng Merapi Terdampak Lahar Dingin Terima Air Bersih

Droping air bersih dilakukan menyusul pipa jaringan air bersih yang berada di aliran kali Boyong dan Kali kuning putus

Ketua DPR: Perkuat Literasi Keuangan Digital
Indonesia
Ketua DPR: Perkuat Literasi Keuangan Digital

“Pemerintah harus secara masif memfasilitasi literasi keuangan digital, terlebih kepada anak-anak muda yang sedang gandrung dengan aset digital, mata uang digital, kripto dan sebagainya,” kata Ketua DPR RI Puan Maharani di Jakarta, Senin (7/3).

Pemberi Suap Sudah Meninggal, Maming Jadi Tersangka Tunggal
Indonesia
Pemberi Suap Sudah Meninggal, Maming Jadi Tersangka Tunggal

Pemberi suap pemulusan terhadap mantan Bupati Tanah Bumbu Mardani H Maming sudah meninggal dunia.

Polres Sukoharjo Bikin Monumen Burung Elang Berbahan Knalpot Brong Sitaan
Indonesia
Polres Sukoharjo Bikin Monumen Burung Elang Berbahan Knalpot Brong Sitaan

Knalpot brong hasil operasi aparat Satlantas Polres Sukoharjo pun dibentuk menjadi monumen berbentuk burung elang.

Pasien COVID-19 di RSDC Wisma Atlet Berkurang 14 Orang
Indonesia
Pasien COVID-19 di RSDC Wisma Atlet Berkurang 14 Orang

Pasien yang sudah keluar sebanyak 127.994 orang

BLK Komunitas di Papua Diharapkan Wapres Ciptakan SDM Unggul
Indonesia
BLK Komunitas di Papua Diharapkan Wapres Ciptakan SDM Unggul

pembangunan BLK Komunitas tersebut bertujuan untuk memberikan kemudahan akses kepada masyarakat di Papua dan Papua Barat guna mendapatkan pelatihan vokasi.

Tok! Komisi I Setujui Penjualan Kapal Eks KRI Teluk Sampit 515
Indonesia
Tok! Komisi I Setujui Penjualan Kapal Eks KRI Teluk Sampit 515

Komisi I menyetujui permohonan penjualan kapal eks KRI Teluk Sampit 515

Klaim Hasan Bangun Bisnis Model Ojek Online di 2008 Sehingga Gugat Gojek Rp 24 Triliun
Indonesia
Klaim Hasan Bangun Bisnis Model Ojek Online di 2008 Sehingga Gugat Gojek Rp 24 Triliun

Menurut Kuasa hukum Hasan, Rochmani, Hasan dianggap sebagai penemu model bisnis ojek online ini sebenarnya pernah diungkap oleh televisi nasional hingga televisi Jepang, NHK TV pada 2008.