Gunung Agung Kembali Erupsi, Zona Aman Sekitar 4 Kilometer dari Puncak Kawah Petugas melakukan pengamatan terhadap Gunung Agung di Bali (ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana)

MerahPutih.Com - Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bali Made Rentin mengungkapkan Gunung Agung kembali erupsi pada Kamis pukul 18.25 WITA. Erupsi tersebut terekam seismogram dengan amplitudo maksimum 25 mm dan durasinya sekitar 2 menit 32 detik.

Akibat erupsi tersebut, kata Made, kawasan Banjar Cegi, Temakung Ban, Desa Ban, Kecamatan Kubu, Karangasem dilanda hujan abu.

Made Rentin yang dihubungi dari Denpasar, Kamis (28/3) menjelaskan di kawasan Pura Besakih, Kecamatan Rendang yang sedang berlangsung upacara ritual serangkaian "Ida Betara Turun Kabeh", dan dilaporkan umat Hindu bersembahyang tetap khusyuk.

Gunung Agung
Siluet Gunung Agung di pulau Bali terlihat dari pinggiran pantai Ampenan, Mataram, NTB, Kamis (21/9). (ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi)

Saat ini Gunung Agung berada pada Status Level III (Siaga) dengan rekomendasi masyarakat di sekitar Gunung Agung dan pendaki/pengunjung/wisatawan agar tidak berada, tidak melakukan pendakian dan tidak melakukan aktivitas apapun di zona perkiraan bahaya yaitu di seluruh area di dalam radius 4 km dari kawah puncak Gunung Agung.

Zona Perkiraan Bahaya sifatnya dinamis dan terus dievaluasi dan dapat diubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan data pengamatan Gunung Agung yang paling aktual atau terbaru.

Selain itu, kata Rentin sebagaimana dilansir Antara, masyarakat yang bermukim dan beraktivitas di sekitar aliran-aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung agar mewaspadai potensi ancaman bahaya sekunder berupa aliran lahar hujan yang dapat terjadi terutama pada musim hujan dan jika material erupsi masih terpapar di area puncak. Area landaan aliran lahar hujan mengikuti aliran-aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung.(*)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: OTT KPK Amankan Tujuh Orang Terkait Distribusi Pupuk



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH