Image
Author by : ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana

Petugas dan warga memantau aktifitas Gunung Agung di Pos Pemantauan Desa Rendang, Karangasem, Bali, Jumat (15/9). Status Gunung tersebut dinaikkan dari level II (waspada) menjadi level III (Siaga), Senin (18/9/2017) pukul 21.00 Wita. ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana.

Image
Author by : ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi meningkatkan status gunung tersebut berdasarkan hasil analisis terhadap data visual dan instrumental serta potensi bahayanya. ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana

Image
Author by : ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana

Grafik seismogram hasil pemantauan aktifitas Gunung Agung di Pos Pemantauan Desa Rendang, Karangasem, Bali, menunjukan aktivitas Gunung tersebut teramati semakin meningkat dari kondisi level II (Waspada) dengan terekamnya kegempaan-kegempaan vulkanik yang mengindikasikan bahwa aktivitas vulkanik Gunung dalam keadaan tidak stabil sehingga probabilitas untuk terjadi letusan menjadi semakin meningkat. ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana

Image
Author by : ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi telah melaporkan peningkatan status Gunung tersebut kepada BNPB, BPBD Provinsi Bali dan BPBD Kabupaten Karangasem untuk mengambil langkah-langkah antisipasi menghadapi kemungkinan terburuk dari meletusnya Gunung Agung. ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana

Image
Author by : ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi merekomendasikan masyarakat di sekitar Gunung Agung dan wisatawan agar tidak beraktivitas, tidak melakukan pendakian, dan tidak berkemah di dalam area kawah Gunung dan di seluruh area di dalam radius 6 km dari kawah puncak Gunung. ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana

Image
Author by : ANTARA FOTO/Wira Suryantala

Bupati Karangasem, I Gusti Ayu Mas Sumatri (kedua kiri) berbincang dengan petugas BPBD saat rapat koordinasi siaga bencana Gunung Agung. Pemkab Karangasem mendata sedikitnya 22 desa yang berdekatan dengan Gunung Agung serta kemungkinan rawan terkena dampak jika terjadi letusan. ANTARA FOTO/Wira Suryantala.

Image
Author by : ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana

Perlu diwaspadai dampak terburuk letusan dari Gunung Agung mengingat sudah cukup lama gunung tersebut tidak meletus. Badan Geologi mencatat bahwa Gunung Agung yang meletus pada 12/3/1963 berskala VEI 5, dengan tinggi kolom erupsi setinggi 8-10 km di atas puncak Gunung Agung dan disertai oleh aliran piroklastik yang menghancurkan sejumlah desa di sekitarnya. ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana

Image
Author by : ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana

Badan Nasional Penanggulangan Bencana menghimbau masyarakat sekitar untuk tetap tenang dan tidak terpancing isu-isu yang beredar meresahkan. Berdasarkan laporan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) dan pantuan visual dari Pos Pengamatan Gunung Agung belum terjadi hujan abu. Belum terjadi letusan oleh gunung tersebut dan tidak mengeluarkan hujan abu. ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana