Gunakan Hak Pilih di TPS 10 Gambir, Jokowi Utarakan Harapannya

Frengky AruanFrengky Aruan - Rabu, 14 Februari 2024
Gunakan Hak Pilih di TPS 10 Gambir, Jokowi Utarakan Harapannya

Presiden Joko Widodo (kiri) dan Ibu Iriana Joko Widodo (kanan) memamerkan jari yang telah dicelup tinta pemilu, usai melakukan pencoblosan di TPS 10 Gambir, Jakarta Pusat, pada Rabu pagi (14/2/2024).

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggunakan hak pilihnya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 10 Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (14/2). Jokowi bersama Iriana tiba sekitar pukul 08.48 WIB.

Dikutip dari Antara, Presiden Jokowi tampak mengenakan kemeja putih dan celana hitam, sedangkan Ibu Iriana memakai tunik brokat berwarna hijau sage dengan bawahan senada.

Baca Juga:

Ganjar Nyoblos Bareng Atikoh dan Alam di TPS 11 Semarang

Di TPS tersebut, Presiden Jokowi terdaftar sebagai daftar pemilih tetap dengan nomor 50, sedangkan Ibu Iriana terdaftar dengan nomor 47.

Presiden Jokowi menyampaikan harapannya agar penyelenggaraan Pemilu kali ini berjalan sesuai asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil (luber jurdil).

Ya, ini adalah pesta demokrasi. Kita berharap ini betul-betul jadi pesta rakyat yang berlangsung dengan jurdil, luber, dan diikuti oleh seluruh rakyat Indonesia dengan kegembiraan,” ujar Jokowi yang melakukan pencoblosan bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo.

Presiden Jokowi meminta publik untuk menunggu keseluruhan proses berjalan ketika ditanya apakah dirinya yakin Pemilu 2024 bisa selesai dalam satu putaran.

“Kita tunggu bersama-sama,” kata dia.

Baca Juga:

Prabowo Nyoblos di TPS 033 Hambalang, Dua Jari Dicelupkan ke Tinta

Setelah mencoblos, Jokowi mengatakan akan langsung kembali ke istana untuk memantau hitung cepat (quick count) Pemilu.

Namun, ia tidak menyebut apakah akan kembali ke Istana Kepresidenan Jakarta atau Istana Bogor.

“Mungkin di Jakarta, mungkin di Bogor,” katanya. (*)

#Jokowi #Joko Widodo #Pilpres #Pilpres 2024 #Pemilu
Bagikan
Ditulis Oleh

Frengky Aruan

Berita Terkait

Indonesia
Kuasa Hukum Jokowi: Terlalu Dini Simpulkan Restorative Justice usai Pertemuan dengan Eggi Sudjana
Kuasa hukum Jokowi, Yakup Hasibuan mengatakan, terlalu dini membicarkan restorative justice usai kliennya bertemu dengan Eggi Sudjana.
Soffi Amira - Sabtu, 10 Januari 2026
Kuasa Hukum Jokowi: Terlalu Dini Simpulkan Restorative Justice usai Pertemuan dengan Eggi Sudjana
Indonesia
Jokowi Maafkan 2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu, PSI: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan
Presiden ke-7 RI, Jokowi, memaafkan dua tersangka kasus ijazah palsu. Namun, PSI menyebutkan bahwa proses hukum harus tetap berjalan.
Soffi Amira - Sabtu, 10 Januari 2026
Jokowi Maafkan 2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu, PSI: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan
Indonesia
2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu Kunjungi Rumah Jokowi di Solo, Apa Saja yang Dibahas?
Dua tersangka kasus ijazah palsu menemui Jokowi di Solo, Kamis (8/1) sore. Lokasi kediamannya pun langsung disterilkan.
Soffi Amira - Jumat, 09 Januari 2026
2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu Kunjungi Rumah Jokowi di Solo, Apa Saja yang Dibahas?
Indonesia
Sidang Gugatan Ijazah Jokowi, Tergugat tak Bisa Tunjukkan Ijazah karena Dibawa Polda Metro
Tim kuasa hukum tergugat hanya mengajukan satu alat bukti berupa salinan hasil pemindaian laporan polisi yang menyatakan ijazah sedang disita.
Dwi Astarini - Rabu, 07 Januari 2026
Sidang Gugatan Ijazah Jokowi, Tergugat tak Bisa Tunjukkan Ijazah karena Dibawa Polda Metro
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Anwar Usman Vonis Jokowi Bersalah karena Palsukan Ijazahnya
Beredar informasi yang menyebut Jokowi divonis bersalah oleh Hakim MK Anwar Usman karena telah melakukan pemalsuan ijazah.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 03 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Anwar Usman Vonis Jokowi Bersalah karena Palsukan Ijazahnya
Indonesia
SBY Dibawa-bawa dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Demokrat Tegaskan itu Fitnah
Susilo Bambayng Yudhoyono (SBY) dikaitkan dengan isu ijazah palsu Jokowi. Partai Demokrat pun menegaskan, bahwa hal itu merupakan fitnah.
Soffi Amira - Jumat, 02 Januari 2026
SBY Dibawa-bawa dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Demokrat Tegaskan itu Fitnah
Indonesia
Heboh Kodifikasi Hukum Pemilu, Komisi II DPR Tegaskan Pilkada Lewat DPRD Konstitusional
Rifqi membuka peluang dilakukannya kodifikasi atau penyatuan hukum pemilu dan pilkada
Angga Yudha Pratama - Jumat, 02 Januari 2026
Heboh Kodifikasi Hukum Pemilu, Komisi II DPR Tegaskan Pilkada Lewat DPRD Konstitusional
Indonesia
ICW Tolak Kepala Daerah Dipilih DPRD, Rugikan Demokrasi dan Fasilitasi Politik Transaksional
ICW mencatat, sepanjang 2010–2024 terdapat 545 anggota DPRD yang terjerat kasus korupsi
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 31 Desember 2025
 ICW Tolak Kepala Daerah Dipilih DPRD, Rugikan Demokrasi dan Fasilitasi Politik Transaksional
Indonesia
Junta Gelar Pemilu Pertama Sejak Kudeta Militer Pada 2021
Sebanyak 102 kota kecil melakukan pemungutan suara pada fase pertama pemilihan. Fase kedua dan ketiga akan diadakan pada 11 dan 25 Januari,
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 29 Desember 2025
Junta Gelar Pemilu Pertama Sejak Kudeta Militer Pada 2021
Berita
Polda Metro Gelar Perkara Khusus Tunjukkan Ijazah Asli, Jokowi: soal Maaf Urusan Pribadi
Jokowi menegaskan memaafkan para tersangka merupakan urusan pribadi, sedangkan masalah hukum tetap jalan.
Dwi Astarini - Rabu, 24 Desember 2025
Polda Metro Gelar Perkara Khusus Tunjukkan Ijazah Asli, Jokowi: soal Maaf Urusan Pribadi
Bagikan