Gunakan APD Lengkap, Satgas TPPO Bareskrim Polri Periksa 14 ABK Kapal Long Xing Penyidik Bareskrim (kiri) menggunakan APD lengkap meminta keterangan saksi ABK Kapal Long Xing 629, di RPTC, Bambu Apus, Jakarta Timur, Rabu (13/5). (Dittipidum Bareskrim Polri)

Merahputih.com - Satgas TPPO Bareskrim Polri kembali memeriksa 14 saksi ABK Kapal Long Xing terkait penyidikan kasus dugaan perdagangan orang yang diduga dialami para ABK tersebut.

Pemeriksaan dilakukan tim Satgas TPPO dengan menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap di Rumah Perlindungan Trauma Center (RPTC)‎, Bambu Apus, Jakarta Timur.

Baca Juga:

Pemerintah Keluarkan Sikap Atas Kasus Pelarungan WNI Meninggal di Kapal Tiongkok

"Pemeriksaan tambahan 14 saksi kru kapal hari ini di RPTC Bambu Apus," kata Kasubdit III Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Kombes John Weynart Hutagalung dikutip Antara, Kamis (14/5).

Pemeriksaan diperlukan untuk meminta keterangan tambahan yang dibutuhkan untuk melengkapi proses penyidikan. Penyidik bahkan rela lembur memeriksa para saksi.

Sebelumnya para ABK ini telah diperiksa penyidik pada Sabtu (9/5). Kepada penyidik, belasan ABK ini mengaku awalnya mereka masing-masing direkrut melalui sponsor perorangan untuk diberangkatkan ke luar negeri. Para sponsor inilah yang menghubungkan mereka ke tiga perusahaan penyalur tenaga kerja.

Jenazah ABK WNI di kapal berbendera Tiongkok dilarungkan ke laut (Tangkapan layar youtube MBCnews)

Kemudian mereka berangkat ke Korea Selatan menggunakan maskapai penerbangan internasional inisial CP pada 13 - 14 Februari 2019. Dalam kasus ini, Satgas TPPO telah memeriksa pihak Imigrasi Tanjung Priok, Jakarta dan Imigrasi Pemalang, Jawa Tengah.

Pasalnya dari 14 ABK Long Xing 629, tercatat empat paspor ABK diterbitkan oleh Imigrasi Tanjung Priok dan 10 paspor terbitan Imigrasi Pemalang. Selain itu Satgas juga telah memeriksa Syahbandar Tanjung Priok yang menerbitkan buku pelaut bagi para ABK.

Baca Juga:

Pemerintah Diminta Investigasi Meninggalnya ABK WNI di Kapal Tiongkok

Satgas pun mendalami tiga perusahaan penyalur tenaga kerja yakni PT AJP, PT LPB, PT SMG karena ada dugaan para ABK diberangkatkan tidak sesuai prosedur semestinya. "Tiga perusahaan kami dalami, PT AJP, LPB dan SMG," imbuh John Weynart.

Dari gelar perkara pada Selasa (12/5), ditemukan adanya tindak pidana perdagangan orang dalam kasus ini sehingga disepakati penanganan kasus ini naik status dari penyelidikan ke penyidikan. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pimpiman DPR Sambut Baik Usul Jokowi Revisi UU ITE
Indonesia
Pimpiman DPR Sambut Baik Usul Jokowi Revisi UU ITE

Seharusnya UU ITE dapat lebih mempertimbangkan prinsip keadilan,

 Lebaran di Tengah Pandemi COVID-19, Rudy dan Purnomo Layani Open House Lewat Video Call
Indonesia
Lebaran di Tengah Pandemi COVID-19, Rudy dan Purnomo Layani Open House Lewat Video Call

"Banyak cara untuk bisa tetap menyambung tali silaturahim di saat Lebaran. Tetap jaga jarak, jaga kesehatan, dan cuci tangan. Kami ucapkan selamat Lebaran bagi masyarakat Solo," kata dia.

Heru Hidayat: Saya Disebut Tukang Goreng Saham, di Persidangan Tidak Terbukti
Indonesia
Heru Hidayat: Saya Disebut Tukang Goreng Saham, di Persidangan Tidak Terbukti

Selama persidangan juga tidak terbukti bahwa kliennya terlibat dalam aktivitas goreng saham

JHL Group Sumbangkan 10 Ton Beras ke NTB, Kapolda Ucapkan Terima Kasih
Indonesia
JHL Group Sumbangkan 10 Ton Beras ke NTB, Kapolda Ucapkan Terima Kasih

Kami akan salurkan ke warga-warga di NTB yang dalam pandemi COVID-19 perekonomiannya terdampak

PPKM Dimulai, PNS Keluyuran Kena Sanksi
Indonesia
PPKM Dimulai, PNS Keluyuran Kena Sanksi

Kerja dari rumah bagi para ASN Solo, sudah pernah diterapkan saat Pemkot Solo saat menetapkan Kejadian Luar Biasa (KLB) COVID-19 pada 13 Maret 2020.

Dilaporkan Dugaan Hoaks, Musisi Anji dan Hadi Pranoto Bakal Diperiksa
Indonesia
Dilaporkan Dugaan Hoaks, Musisi Anji dan Hadi Pranoto Bakal Diperiksa

Polda Metro Jaya langsung menyelidiki pelaporan terhadap musisi Anji dan praktisi kesehatan Hadi Pranoto atas dugaan kasus hoaks.

Sederet Program Penanganan Banjir dari Uang Pinjaman Pemerintah Pusat Rp 5,2 Triliun
Indonesia
Sederet Program Penanganan Banjir dari Uang Pinjaman Pemerintah Pusat Rp 5,2 Triliun

Pogram lainnya ialah peningkatan kapasitas sungai dan drainase

Dalam 24 Jam, Terjadi Penambahan 9 Ribu Pasien Corona
Indonesia
Dalam 24 Jam, Terjadi Penambahan 9 Ribu Pasien Corona

Satuan Tugas Penanganan COVID-19 menyebut, pada Senin (18/1), pukul 12.00 WIB, ada penambahan 9.086 kasus baru.

Hasil Tes Swab Keluar, Kapolda Metro: Positif COVID-19 Bukanlah Aib
Indonesia
Hasil Tes Swab Keluar, Kapolda Metro: Positif COVID-19 Bukanlah Aib

Fadil mengaku prihatin lantaran Anies dan Riza terkonfirmasi positif COVID-19

Raffi Ahmad Nekat Pesta Usai Divaksin, Satgas COVID-19 Sentil Peran Influencer
Indonesia
Raffi Ahmad Nekat Pesta Usai Divaksin, Satgas COVID-19 Sentil Peran Influencer

Aksi artis Raffi Ahmad yang mengikuti acara pesta diduga tak patuh protokol kesehatan menuai kritikan.