Gucci Tak Lagi Ikut Pekan Mode Milan Fashion Week tahun lalu (Foto: Instagram/irenekleida)

ADA satu kabar yang mengejutkan dari perusahaan peragam busana asal Italia, Gucci. Dilansir dari Guardian, Selasa (26/5) Gucci mengumumkan tak akan mengeluarkan desain berdasarkan musim alias seasonless. Hal ini membuat Gucci akan meninggalkan pekan mode.

Kini perusahaan yang didirikan tahun 1921 oleh Guccio Gucci hanya akan mengikuti pekan mode dua kali selama satu tahun. Hal itu sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya karena Gucci rutin mengikuti lima kali pekan mode dalam setahun.

Baca juga:

Ini Tampilan Dari Koleksi Air Jordan 4 "Metallic Pack"

Direktur kreatif Gucci, Alessandro Michele mengatakan perusahaannya punya alasan kuat mengapa mengubah konsep tersebut. "Saya pikir (kalender pekan mode) ini adalah kata-kata basi dan enggak bermutu.. pakaian harus memiliki umur yang lebih panjang dari sekedar atribut yang disematkan oleh kata-kata ini."

Tangkapan layar pagelaran busana Gucci untuk koleksi Musim Gugur/Dingin 2020 dalam ajang Milan Fashion Week 2020. (Foto: Youtube/Gucci)
Tangkapan layar pagelaran busana Gucci untuk koleksi Musim Gugur/Dingin 2020 dalam ajang Milan Fashion Week 2020. (Foto: Youtube/Gucci)

Gucci tak ingin terjebak dengan istilah 'musim' dan tak ingin lagi mengikuti aturan harus mengeluarkan koleksi di setiap musim semi/musim panas, musim gugur/musim dingin, pesiar atau musim liburan dan pertunjukan sebelum musim gugur. Gucci memilih menampilkan koleksi tanpa musim sebanyak dua kali dalam setahun.

Baca juga:

Milan Fashion Week 2020 Akhirnya Diadakan Secara Virtual

Di lain sisi, roda pekan mode mengalami hambatan karena pandemi virus corona baru atau COVID-19. Pekan mode dan adibusana yang dijadwalkan bulan Juni-Juli dipastikan tertuda. Sementara pekan mode di bulan September masih belum jelas kepastiannya. Sementara Gucci sudah memastikan tak akan tampil di Pekan Mode Milan pada September mendatang.

Gucci tak akan terbitkan koleksi tiap musim (Foto: Pixabay/11160987)
Gucci tak akan terbitkan koleksi tiap musim (Foto: Pixabay/11160987)

Pengumuman Gucci ini memang sangat penting karena sejauh ini menjadi merek terkuat yang mendukung perpindahan ke sistem mode yang lebih ramping. Dries Van Noten memimpin sejumlah desainer independen yang menyerukan perbaikan radikal industri, dengan sedikit peragaman busana serta produk.

Obrolan ini sudah berlangsung selama sebulan terakhir, namun merek-merek mewah sampai saat ini masih diam. Itu karena label-label besar yang paling diuntungkan dengan sistem saat ini. Namun keputusan Gucci mampu menggeser keseimbangan kekuatan tersebut. (Yni)

Baca juga:

3 Tips Simpel Tetap Terlihat Cantik ketika Zoom ala Artis


Tags Artikel Ini

Muchammad Yani