Teknologi

Gucci, Balenciaga, dan Alexander McQueen Diretas, Hacker Sandera Data Pribadi Pelanggan

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 17 September 2025
Gucci, Balenciaga, dan Alexander McQueen Diretas, Hacker Sandera Data Pribadi Pelanggan

Ilustrasi Peretasan.(Foto Freepik)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — DETAIL pribadi dari jutaan pelanggan Balenciaga, Gucci, dan Alexander McQueen dikabarkan dicuri para peretas dalam sebuah serangan. Data yang dicuri mencakup nama, alamat e-mail, nomor telepon, alamat rumah, serta total jumlah belanja di toko-toko mewah tersebut di seluruh dunia.

Kering, perusahaan induk dari merek-merek mewah tersebut, telah mengonfirmasi terjadinya pelanggaran data dan menyatakan telah melaporkan insiden ini kepada otoritas perlindungan data terkait. Mereka menegaskan tidak ada informasi keuangan, seperti detail kartu pembayaran, yang dicuri.

Perusahaan juga mengatakan telah mengirimkan e-mail kepada pelanggan yang terdampak. Meski begitu, mereka tidak menyebutkan jumlah pasti maupun membuat pernyataan publik terkait dengan peretasan ini. Secara hukum, perusahaan memang tidak diwajibkan untuk membuat pernyataan publik selama semua individu yang terdampak sudah diberi tahu melalui cara lain.

Pelaku serangan siber menyebut diri mereka Shiny Hunters. Mereka mengklaim memiliki data terkait 7,4 juta alamat e-mail unik. Itu mengindikasikan jumlah korban bisa mencapai angka serupa.

Baca juga:

5 Cara Efektif Menghindari Peretasan



Salah satu detail dalam data yang dicuri yakni kolom ‘Total Sales’, yang menunjukkan seberapa besar uang yang dihabiskan seseorang di tiap merek. Beberapa pelanggan diketahui telah menghabiskan lebih dari USD 10.000, bahkan ada yang mencapai USD 30.000– USD 86.000. Informasi ini sangat mengkhawatirkan karena dapat membuat pelanggan dengan belanja besar menjadi target serangan sekunder atau penipuan, apabila data tersebut bocor lebih luas ke tangan pelaku kriminal lain.

Shiny Hunters tampaknya bergerak sendiri dan berhasil meretas merek-merek mewah tersebut pada April melalui sistem Kering. Peretas menghubungi perusahaan Prancis itu pada awal Juni dan mengklaim sempat melakukan negosiasi terkait uang tebusan dalam bentuk Bitcoin. Namun, Kering membantah tuduhan itu dan menyatakan tidak pernah terlibat dalam pembicaraan dengan pelaku kriminal.

Perusahaan mengatakan telah menolak membayar tebusan sesuai dengan rekomendasi lama aparat penegak hukum.

"Pada Juni, kami mengidentifikasi adanya pihak ketiga yang tidak berwenang memperoleh akses sementara ke sistem kami dan mengambil data pelanggan dalam jumlah terbatas dari beberapa House kami. Tidak ada informasi keuangan, seperti nomor rekening bank, detail kartu kredit, atau identitas resmi pemerintah, yang terlibat dalam insiden ini," ujar juru bicara Kering, dikutip BBC. Mereka menambahkan bahwa sistem IT mereka kini telah diamankan.

Pelanggaran data yang terjadi pada April itu bertepatan dengan gelombang serangan terhadap merek-merek mewah lainnya, termasuk Cartier dan Louis Vuitton, yang juga mengungkapkan pelanggaran data kepada pelanggan maupun publik. Belum diketahui apakah serangan-serangan itu terkait dengan Shiny Hunters.

Pada Juni, pakar keamanan siber Google juga mengeluarkan peringatan tren serangan yang dikaitkan dengan Shiny Hunters. Raksasa teknologi itu bahkan kemudian turut menjadi korban.

Peretas atau kelompok ini dikenal Google dengan nama UNC6040. Mereka mencuri data dengan cara menipu karyawan agar memberikan kredensial login mereka untuk mengakses perangkat lunak internal perusahaan yakni Salesforce.(dwi)

Baca juga:

Belajar dari Pengalaman, Pengamat Ingatkan Payment ID Rentan Dibobol Hacker

#Teknologi #Peretasan #Kejahatan Siber
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Tekno
7 Tanda Ponsel Kamu Disadap, Coba Cek Deh
Meski tidak semua penyadapan meninggalkan tanda yang mudah dikenali, terdapat sejumlah perubahan pada ponsel yang patut diwaspadai.
Dwi Astarini - Rabu, 04 November 2026
7 Tanda Ponsel Kamu Disadap, Coba Cek Deh
Dunia
Korea Utara Bantah Dalangi Peretasan Binance, Tuding AS Memprovokasi
DPRK menyebut tuduhan tersebut merupakan ‘upaya jahat’ lainnya dari AS untuk merusak citra publik Pyongyang.
Dwi Astarini - Selasa, 03 November 2026
Korea Utara Bantah Dalangi Peretasan Binance, Tuding AS Memprovokasi
Tekno
Nonton Bebas Silau dengan Coocaa Master Series M1 Pro Berdesain Elegan
Coocaa M1 Pro memadukan teknologi Super QD-Mini LED, layar Matte Screen Ultra yang menekan silau, serta desain yang dirancang menyatu dengan dinding.
Dwi Astarini - Selasa, 03 November 2026
Nonton Bebas Silau dengan Coocaa Master Series M1 Pro Berdesain Elegan
Tekno
Vivo X500 FE dan V80 FE Makin Dekat Meluncur, Indonesia Sudah Beri Sinyal
Vivo X500 FE dan V80 FE kini sudah mengantongi sertifikasi di Indonesia hingga Singapura. Sinyal peluncurannya pun makin dekat.
Soffi Amira - Selasa, 03 November 2026
Vivo X500 FE dan V80 FE Makin Dekat Meluncur, Indonesia Sudah Beri Sinyal
Tekno
OPPO Reno 17 dan Reno 17 Pro Segera Meluncur, ini Bocoran Spesifikasinya
OPPO Reno 17 dan Reno 17 Pro segera meluncur. HP ini kabarnya membawa baterai 8.000mAh.
Soffi Amira - Selasa, 03 November 2026
OPPO Reno 17 dan Reno 17 Pro Segera Meluncur, ini Bocoran Spesifikasinya
Tekno
Xiaomi 18 Pro Dipastikan Meluncur Global November 2026, ini Bocorannya!
Xiaomi 18 Pro dipastikan meluncur global November 2026. HP ini kemungkinan membawa kapasitas baterai yang berbeda.
Soffi Amira - Senin, 02 November 2026
Xiaomi 18 Pro Dipastikan Meluncur Global November 2026, ini Bocorannya!
Berita
Lintas Teknologi Solutions Day 2026 Kupas Tuntas Perspektif Strategis AI di Indonesia
Di usia seperempat abad ini, Lintas Teknologi Solutions Day 2026 mengumpulkan para pemangku kepentingan mulai dari jajaran pemerintah, pelaku industri telekomunikasi, hingga penyedia teknologi
Angga Yudha Pratama - Senin, 02 November 2026
Lintas Teknologi Solutions Day 2026 Kupas Tuntas Perspektif Strategis AI di Indonesia
Tekno
iPhone Duo Diterpa Masalah Layar, Samsung Malah Pamer Ketangguhan Galaxy Z Fold 8
iPhone Duo kini sedang diterpa masalah, tetapi Samsung menyindirnya lewat Samsung Galaxy Z Fold 8.
Soffi Amira - Senin, 02 November 2026
iPhone Duo Diterpa Masalah Layar, Samsung Malah Pamer Ketangguhan Galaxy Z Fold 8
Dunia
Binance Kena Hack, Bekukan Aset Senilai USD 6,3 Miliar
Para analis menyebut serangan siber ini sebagai peretasan kripto terbesar sepanjang sejarah.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Oktober 2026
Binance Kena Hack, Bekukan Aset Senilai USD 6,3 Miliar
Tekno
Apple Bawa Layar Sentuh ke MacBook Pro, Intip Fitur dan Spesifikasi Lengkapnya
Apple memperkenalkan MacBook Pro terbaru dengan layar sentuh OLED tandem, chip M5 Pro dan M5 Max, Dynamic Island, serta baterai hingga 24 jam.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 29 Oktober 2026
Apple Bawa Layar Sentuh ke MacBook Pro, Intip Fitur dan Spesifikasi Lengkapnya
Bagikan