Gubernur Khofifah Bersama Risma dan Dua Bupati di Jatim Sepakat Berlakukan PSBB Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bersama Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dan Bupati Gresik sepakat berlakukan PSBB (MP/Budi Lentera)

MerahPutih.Com - Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, akhirnya memenuhi panggilan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

Pertemuan itu berlangsung tertutup di Gedung Negara, Grahadi, Surabaya, Minggu (19/4), dengan membahas rencana Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk mencegah penyebaran virus Corona.

Baca Juga:

Update COVID-19 Indonesia: Kasus Positif 6575 Meninggal 582

"Maka tadi bersama-sama kami mengambil kesepakatan bahwa, hari ini sudah saatnya di kota Surabaya, di sebagian Kabupaten Gresik dan di sebagian Kabupaten Sidoarjo sudah saatnya diberlakukan PSBB," kata Khofifah Setelah melaksanakan rapat tertutup bersama Walikota Surabaya beserta Bupati Gresik, Bupati Lamongan serta DPRD Surabaya, Kapolda Jatim, Pangdam V Brawijaya dan Forkopimda terkait di gedung Grahadi.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini penuhi panggilan Gubernur Khofifah Indar Parawansa
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (kiri) bersama Bupati Gresik di kantor Gubernur Jatim (MP/Budi Lentera)

Hanya saja, kata Khofifah, PSBB belum ditentukan kapan pelaksanaannya, karena menunggu draft peraturan Gubernur Jatim, peraturan Walikota dan peraturan Bupati diselesaikan, sebagai landasan hukum bagi aparat dan pemerintah setempat melaksanakan langkah imperatif pencegahan penyebaran Covid-19.

"Ini akan menjadi satu kesatuan dari kesepakatan kita untuk menyiapkan Surabaya, Sidoarjo dan Gresik masuk pada PSBB. Tentu ini akan kami teruskan melalui surat resmi kepada kementerian kesehatan," lanjut Khofifah.

Sementara Koordinator Komunikasi Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Surabaya M. Fikser, mengaku akan segera menindaklanjuti keputusan bersama PSBB yang telah dirapatkan pada Minggu (19/04/2020) dengan menyesuaikan anggaran yang telah disiapkan.

"Kalau anggaran kita kan 196 miliar rupiah, nanti kita akan sampaikan lagi apakah ada perubahan-perubahan," kata M. Fikser saat diwawancarai sejumlah wartawan di gedung Grahadi.

Keputusan bersama PSBB di sebagian wilayah Kabupaten Sidoarjo dan Gresik yang berbatasan dengan Surabaya, menyusul peningkatan drastis penyebaran Covid-19 di tiga daerah tersebut. Karena sampai Sabtu kemarin (18/4/2020) di Surabaya tercatat jumlah pasien positif Covid-19 mencapai 270 orang, PDP ada 703 orang dan ODPnya 1806 orang. Yang disebabkan adanya Doubling Time terjadi empat kali, serta transmisi level 2 (Propagated Spread) dan transmisi lokal maupun lintas wilayah.

Baca Juga:

RS Darurat Wisma Atlet Rawat 693 Pasien COVID-19

Sedangkan dari 18 kecamatan di Gresik, ada 11 kecamatan telah memiliki kasus konfirmasi positif Covid-19 sebanyak 20 orang, PDP 102 orang, dan ODP sebanyak 1073 orang.

Sedangkan dari 18 kecamatan di Sidoarjo, saat ini 14 kecamatan telah terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 55 orang, PDP sebanyak 118 orang dan ODP sebanyak 497 orang.(*)

Berita ini ditulis berdasarkan laporan Budi Lentera, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Jawa Timur.

Baca Juga:

Jumlah Pasien COVID-19 Kian Meningkat, Gubernur Khofifah Akan Panggil Risma

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Update COVID-19 per Selasa (31/3): 1.528 Kasus Positif, 136 Meninggal Dunia
Indonesia
Update COVID-19 per Selasa (31/3): 1.528 Kasus Positif, 136 Meninggal Dunia

Setiap hari jumlah kasus positif COVID-19 di Indonesia semakin bertambah

4.494 Pasien Corona Berhasil Sembuh dalam Sehari
Indonesia
4.494 Pasien Corona Berhasil Sembuh dalam Sehari

Jumlah penambahan pasien positif virus corona (COVID-19) di Indonesia tercatat sebesar 5.534 kasus.

KPK Pastikan Punya Bukti Kuat Pencucian Uang TB Chaeri Wardana
Indonesia
KPK Pastikan Punya Bukti Kuat Pencucian Uang TB Chaeri Wardana

Terdapat 970 lembar terkait korupsi pengadaan alat kesehatan dan pencucian uang yang dilakukan Wawan.

Amnesty International Indonesia Nilai UU Cipta Kerja Tidak Progresif
Indonesia
Amnesty International Indonesia Nilai UU Cipta Kerja Tidak Progresif

"UU Cipta Kerja ini sangat tidak progresif dan melanggar prinsip non-retrogresi yang basicly ini dalam konteks pemenuhan hak-hak ekonomi, sosial dan budaya," kata Ary

Beda Kelemahan Vaksin Astra Zenica dan Vaksin Sinovac Bandung
Indonesia
Beda Kelemahan Vaksin Astra Zenica dan Vaksin Sinovac Bandung

Pada uji klinis di Indonesia (Bandung) kita lakukan 2 kali penyuntikan dengan jarak kurang lebih 14 hari untuk mengatasi masalah imonegenik.

Anita Kolopaking Dipersilakan Gugat Penyidik ke Pengadilan
Indonesia
Anita Kolopaking Dipersilakan Gugat Penyidik ke Pengadilan

Keputusan ditahan atau tidaknya seorang tersangka itu merupakan kewenangan penyidik

 Solo KLB Corona, 40.000 Warga Miskin Dapat Bantuan Sembako
Indonesia
Solo KLB Corona, 40.000 Warga Miskin Dapat Bantuan Sembako

"Kami ingin meringankan beban warga miskin yang mengalami kesulitan akibat lumpuhnya ekonomi di Solo setelah berstatus KLB Covid-19," ujar Rudy

KSPI Desak DPR Hentikan Pembahasan Omnibus Law
Indonesia
KSPI Desak DPR Hentikan Pembahasan Omnibus Law

Aksi ini dilakukan sehubungan dengan adanya informasi jika Panja Baleg Omnibus Law RUU Cipta Kerja akan melanjutkan pembahasan RUU tersebut yang terkesan diam-diam dan dadakan.

Bantuan Rp2,4 Juta Bagi Pekerja Harus Tepat Sasaran
Indonesia
Bantuan Rp2,4 Juta Bagi Pekerja Harus Tepat Sasaran

Pemerintah, kata Putri, perlu memastikan desain bantuan bagi pekerja yang belum terjangkau, misalnya pekerja di sektor informal, melalui perluasan target bantuan tunai ini atau bansos lain yang telah berjalan.

Cara Anak Buah Anies Sikapi Maraknya Cabai Diwarnai
Indonesia
Cara Anak Buah Anies Sikapi Maraknya Cabai Diwarnai

Selain Pasar Gondangdia, sidak ini juga dilakukan di tiap pasar di tingkat kecamatan lainnya