Gubernur Jateng Keluarkan Maklumat Larangan Mudik saat Pandemi COVID-19 Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengeluarkan maklumat di tengah penanganan pandemi virus corona atau COVID-19. Malumat tersebut berupa larangan mudik bagi warga perantauan asal Jawa Tengah.

"Saya mengingatkan keluarga yang merantau supaya tidak mudik ke Jawa Tengah. Ini sedang wabah corona sehingga harus menunda mudik," ujar Ganjar, Sabtu (4/4).

Baca Juga:

ODP COVID-19 di Kota Cirebon Bertambah

Ganjar mengatakan, maklumat tersebut dikeluarkan setelah melihat adanya gelombang pemudik khususnya yang datang dari perantauan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek). Data per 26 Maret 2020, sebanyak 46.018 pemudik dari berbagai provinsi yang pulang ke Jawa tengah setelah terjadi wabah COVID-19.

"Pemudik kami data paling banyak ada di Kabupaten Wonogiri 42.838 orang, kemudian Kota Semarang dan sekitarnya ada 10.979 orang di Kabupaten Cilacap ada 4.527 orang, Kabupaten Jepara 2.164 orang," kata dia.

 Petugas Terminal Tipe A Tirtonadi Solo, Jawa Tengah memantau kedatangan pemudik, Jumat (3/4). (MP/Ismail)
Petugas Terminal Tipe A Tirtonadi Solo, Jawa Tengah memantau kedatangan pemudik, Jumat (3/4). (MP/Ismail)

Ia menjelaskan akan berkoordinasi dengan sejumlah provinsi untuk meantau nasib para perantau baik warga Jateng yang ada di daerah lain atau warga daerah lain yang ada di Jawa Tengah. Selain itu, kepala daerah bupati/wali kota sebanyak 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah harus ikut berperan melakukan pencegahan dan membuat larangan.

"Bapak-ibu, sekaligus saya ndherek titip (saya ikut bepesan). Tolong sampaikan pesan pada keluarga panjenengan (Anda) yang saat ini masih ada di Jakarta, Surabaya, atau kota perantauan lainnya. Tolong bilang agar tidak usah pulang sekarang," kata Ganjar.

Baca Juga:

PKS Minta Pemilihan Wagub DKI Ditunda

Ganjar juga siap membantu provinsi lainnya seperti Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Banten, dan lainnya yang warganya saat ini merantau di Jawa Tengah untuk tetap berada di tempat dan jangan mudik terlebih dulu. Pemprov Jawa Tengah siap menjamin warga perantauan agar tidak sampai kelaparan.

"Saya juga minta tolong ke pemprov lainnya agar warga perantauan kebutuhannya bisa tetap tercukupi oleh pemerintah daerah setempat," tutup Ganjar. (Ism)

Baca Juga:

Jumlah Penumpang KRL Anjlok dari Sejuta Jadi 200 Ribu Per Hari

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Legislator Golkar: RUU Larangan Minuman Beralkohol Bisa Ciptakan Pengangguran
Indonesia
Legislator Golkar: RUU Larangan Minuman Beralkohol Bisa Ciptakan Pengangguran

Fraksi Golkar DPR menyampaikan sejumlah catatan kritis menyikapi Rancangan Undang-Undang (RUU) Larangan Minuman Beralkohol (Minol), yang telah dipaparkan para pengusul pada Selasa (10/11) lalu.

Warga Brazil Tolak Kewajiban Imunisasi Vaksin Sinovac
Indonesia
Warga Brazil Tolak Kewajiban Imunisasi Vaksin Sinovac

Lebih dari 300 warga Brazil berkumpul di jalan utama Sao Paulo pada Minggu (1/11) untuk memprotes Gubernur Joao Doria terhadap kewajiban imunisasi COVID-19.

Inggris Tarik 741.000 Alat Tes COVID-19
Indonesia
Inggris Tarik 741.000 Alat Tes COVID-19

Kementerian menyebutkan keputusan itu diambil sebagai langkah pencegahan

Pelawat Syekh Ali Jaber Diminta Patuhi Protokol Kesehatan
Indonesia
Pelawat Syekh Ali Jaber Diminta Patuhi Protokol Kesehatan

Istri dan anak-anak dari Syekh Ali Jaber masih berada di dalam RS Yarsi

KKB Disebut Bakal Gagalkan PON di Papua, Mahfud: Jalan Terus
Indonesia
KKB Disebut Bakal Gagalkan PON di Papua, Mahfud: Jalan Terus

Mahfud MD memastikan Pekan Olahraga Nasional tetap akan digelar di Papua meski sempat terjadi kontak tembak antara aparat keamanan dan kelompok kriminal bersenjata.

Update COVID-19 DKI Jumat (1/5): 4.283 Kasus Positif, 427 Pasien Sembuh
Indonesia
Update COVID-19 DKI Jumat (1/5): 4.283 Kasus Positif, 427 Pasien Sembuh

Total sebanyak 79.152 orang telah menjalani rapid test

Jumlah Penumpang Commuter Line Merosot 50 Persen Akibat Wabah COVID-19
Indonesia
Jumlah Penumpang Commuter Line Merosot 50 Persen Akibat Wabah COVID-19

"Jumlah pengguna KRL telah turun sekitar 50% dari waktu normal yang dapat melayani 900 ribu hingga 1,1 juta pengguna setiap harinya," kata Anne

Operasi Patuh Jaya Dinilai Timbulkan Citra Negatif Polri di Masyarakat
Indonesia
Operasi Patuh Jaya Dinilai Timbulkan Citra Negatif Polri di Masyarakat

"Justru membuat masyarakat takut dan bergetar saat mengetahui Polri akan menggelar operasi," jelas Edison

Sederet Kegiatan HUT Partai Demokrat di Tengah Pandemi
Indonesia
Sederet Kegiatan HUT Partai Demokrat di Tengah Pandemi

19 tahun lalu Partai Demokrat lahir sebagai anak kandung reformasi