Pesona Indonesia
Gua Liang Bua, Rumah si Hobbit dari Flores Gua Liang Bua jadi rumah bagi hobbit dari Flores.(foto: Instagram @eazytraveler)

PERNAH mendengar 'Hobbit dari Flores'? Ya, manusia purba bernama Homo floresiensis itu memang unik dan mencuri perhatian dunia arkeologi. Temuan unik di 2003 itu membawa nama Gua Liang Bua menjadi dikenal dunia. Kini, gua di usun Rampasasa, Desa Liangbua, Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai, Flores, itu menjadi situs purba dengan berbagai temuan arkeologi.

Nama Liang Bua dalam bahasa Manggarai berarti gua atau lubang sejuk. Gua ini merupakan salah satu dari beberapa gua karst yang ada di Pulau Flores, NTT. Selain menjadi 'rumah' bagi 'Hobbit dari Flores', gua indah ini juga merupakan tempat penemuan berbagai sisa manusia purba seperti potongan rangka, rahang bawah, perkakas yang bekas Homo erectus, serta sisa-sisa tulang Stegodon (gajah purba) kerdil, biawak raksasa, serta tikus besar. Tidak mengherankan jika arkeolog dari Belanda, Inggris, dan Indonesia menjadikan gua ini sebagai tempat penggalian dan penelitian sejak 1930-an.

BACA JUGA:

Wisata Tradisi di Kampung Tado

Secara geologi, gua ini merupakan bentukan endokars yang berkembang pada batu gamping. Bentukan endokars itu berselingan dengan batu gamping pasiran. Batuan gamping itu diperkirakan berasal dari periode Miosen tengah atau sekitar 15 juta tahun yang lampau. Kawasan kars di NTT ini, sebagaimana kawasan kars di tempat lain di Indonesia, juga memiliki ciri-ciri khusus yang berlainan dengan kawasan kars lainnya.

homo floresiensis
Si 'Hobbit dari Flores' yang ditemukan di Gua Liang Bua. (foto: Instagram @ethaliser)

Masyarakat setempat akrab dengan gua ini karena ukurannya yang besar. Bayangkan saja, panjang gua ini mencapai 50 meter, lebar 40 meter, dan tinggi 25 meter. Saking besar ukurannya, gua ini pernah digunakan sebagai tempat ibadah dan sekolah.

liang bua
Gua Liang Bua yang luas kini menjadi situs arkeologi ternama. (foto: Instagram @intan.fr)

Meskipun gua ini luas, jalan menuju ke lokasi bisa dikatakan sempit dan hanya muat satu mobil. Selain itu, jalurnya juga ekstrem karena banyak belokan dan bukit-bukit. Namun, kesulitan itu akan terbayar dengan pemandangan cantik Gua Liang Bua. Untuk itu, jika ingin mengunjungi gua unik ini, kamu disarankan berjalan kaki. Jadi jangan lupa membawa bekal sendiri ya.

Jalur menantang menuju Gua Liang Bua. (foto: Isntagram @cnovrizal)

Saat menampaki gua, kamu seakan diajak masuk kelingkungan manusia purba, membayangkan kehidupan mereka berpuluh ribu tahun lalu. Kamu bisa melihat gua besar dengan batu stalagmit, mebayangkan gajah purba, komodo, dan manusia pendek (Homo floresiensis) pernah tinggal. Dekat Liang Bua, ada gua-gua lain seperti Gua Galang dan Gua Tanah. Kamu juga bisa bertualang ke gua tersebut.

Siap bertualang ala Indiana Jones?(dwi)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Wisata Religi dapat Menjadi Penggerak Ekonomi di Cirebon
Travel
Wisata Religi dapat Menjadi Penggerak Ekonomi di Cirebon

Pihaknya mendorong peningkatan wisata religi, khususnya untuk wisatawan dalam negeri.

Ragam Kolak Nusantara yang Siap Menggugah Selera Buka Puasa
Kuliner
Foto: Asa Tau Sumawa
Tradisi
Foto: Asa Tau Sumawa

Di Sumbawa, profesi sebagai joki bukanlah sebatas untuk memenuhi kebutuhan ekonomi, tetapi benar-benar tentang kegemaran pada seekor kuda.

Mengenal Tuak, Jamuan Penghangat Khas Suku Batak
Kuliner
Mengenal Tuak, Jamuan Penghangat Khas Suku Batak

Minuman ini biasanya dibuat dari hasil fermentasi nira, beras, maupun buah yang mengandung gula.

Festival Layang Lakbok 2020 Digelar secara Virtual
Travel
Festival Layang Lakbok 2020 Digelar secara Virtual

Kendati festival diselenggarakan tertutup, masyarakat dapat menyaksikan Festival Layang Lakbok 2020

Super Sejuk dan Instagrammable, 5 Penginapan Rumah Bambu di Bali
Travel
Schizzo Cafe, Ngopi Bak Negeri Dongeng di Malang
Travel
Schizzo Cafe, Ngopi Bak Negeri Dongeng di Malang

Interior kafe ini menggunakan sketsa yang begitu unik seperti di negeri dongeng.

Mengenal Kain Tenun Timor Tengah Selatan yang Dipakai Presiden Jokowi
Tradisi
Mengenal Kain Tenun Timor Tengah Selatan yang Dipakai Presiden Jokowi

Motif Kaif biasanya dikenakan pemimpin (raja) suku Amantun.

Sejarah Pemerintah Mengatur Kaum Jomlo
Tradisi
Sejarah Pemerintah Mengatur Kaum Jomlo

Jelang lebaran lalu beredar meme pertanyaan pantangan meski basa-basi, kapan nikah?