Grup STM Se-Jabodetabek Serukan Kerusuhan saat Setahun Jokowi-Ma'ruf Polisi berjaga saat demo rusuh menolak UU Cipta Kerja di Jakarta, Kamis (8/10). (Foto: MP/Rizki Fitrianto)

MerahPutih.com - Polisi menyatakan bahwa grup Facebook STM se-Jabodetabek menyerukan kerusuhan di demonstrasi penolakan UU Omnibus Law Cipta Kerja, pada hari ini, bertepatan setahun Jokowi-Ma'ruf Amin.

Kadiv Humas Polri, Irjen Argo Yuwono mengungkapkan, bahwa seruan itu terungkap pasca-penangkapan ketiga admin dan anggota grup Facebook tersebut berinisial MLAI (16), WH (16) dan SN (17).

"Seruannya tujuannya demonya harus rusuh dan ricuh. Kemudian ada tulisannya macem-macem ada juga untuk tanggal 20 ini," kata Argo kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Selasa (20/10).

Baca Juga:

Setahun Jokowi-Ma'ruf, Muhammadiyah: Gagal Total jika Ukurannya Pertumbuhan Ekonomi

Dalam unggahan itu, kata Argo, provokasi dilakukan agar terjadi kerusuhan pada aksi unjuk rasa elemen buruh dan mahasiswa pada hari ini.

Adapun seruan dalam grup Facebook itu. "Buat kawan-kawan ogut jangan lupa tanggal 20 bawa moly supaya polisi jatuh."

"Ini ajakan di Facebook untuk hari ini," ujar Argo.

Selain itu, dalam akun media sosial itu, para anggotanya diimbau untuk membawa peralatan-peralatan untuk persenjatai diri melawan aparat kepolisian saat kerusuhan.

"Alat yang berguna untuk jaga akan turun aksi jika kaos ada di sini. Bawa masker, kacamata renang, odol, bawa raket, kenapa raket itu kalau dilempar gas air mata akan dipukulkan kembali. Ini ajakan di Facebook kemudian ada kantong karet, air mineral, dan sarung tangan," ujar Argo.

/media/12/a2/aa/12a2aa06b5db2969e30d4b48b2d582b8.jpg   Demo rusuh menolak UU Cipta Kerja di Jakarta, Kamis (8/10). (Foto: MP/Rizki Fitrianto)
Demo rusuh menolak UU Cipta Kerja di Jakarta, Kamis (8/10). (Foto: MP/Rizki Fitrianto)

Polri menyebut ada postensi kerusuhan dalam aksi demo tolak UU Omnibus Law Cipta Kerja.

“Ada info kita dapatkan hari ini juga akan dibuat rusuh,” kata Argo.

Dengan adanya indikasi kerusuhan tersebut, Argo meminta kepada para massa aksi untuk mewaspadai celah masuknya penyusup yang akan membuat aksi anarkis saat demo berlangsung.

“Kami sampaikan ke masyarakat bahwa harus hati-hati dan para peserta demo agar mentaati aturan-aturan, jangan sampai ditunggangi, disusupi,” ungkap Argo.

Baca Juga:

PPP Nilai Jokowi-Ma'ruf Berhasil Tunjukkan Proses Konsolidasi Politik

“Kami imbau ke teman-teman yang mengunjuk rasa silakan namun, ikuti aturan jangan merusak, jangan buat tindak pidana dan jangan rusak fasilitas umum,” sambung Argo.

Seperti diketahui hari ini aksi unjuk rasa menolak Omnibus Law kembali digelar di Jakarta. Massa yang menggelar aksi unjuk rasa dari berbagai elemen massa.

Polda Metro Jaya sudah menyiapkan pengamanan terkait aksi unjuk rasa itu. Total personel gabungan yang dikerahkan mengamankan aksi unjuk rasa kali sebanyak 10.587 personel gabungan. (Knu)

Baca Juga:

Imbau Enggak Usah Demo Setahun Jokowi-Ma'ruf, Polisi: Jadi Klaster COVID-19 Nanti

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Diteriaki Pengungsi Banjir, Reaksi Anies: Sabar
Indonesia
Diteriaki Pengungsi Banjir, Reaksi Anies: Sabar

Respons Anies pun meminta warga sabar

Tetap Waras sebagai Pimpinan DPRD DKI, Berprasangka Baik pada Allah
Hiburan & Gaya Hidup
Tetap Waras sebagai Pimpinan DPRD DKI, Berprasangka Baik pada Allah

Jika manusia berperilaku baik pada Allah dan mahluk hidup lainnya, niscaya akan dilindungi dari segala penyakit.

Polisi Tilang 7.460 Pengendara Pada Hari ke-11 Operasi Patuh Jaya
Indonesia
Polisi Tilang 7.460 Pengendara Pada Hari ke-11 Operasi Patuh Jaya

Fahri mengatakan pelanggar terbanyak dalam operasi hari ke-11 masih didominasi sepeda motor

PSBB Proporsional Bodebek Diperpanjang hingga 31 Agustus
Indonesia
PSBB Proporsional Bodebek Diperpanjang hingga 31 Agustus

Jawa Barat memperpanjang pemberlakuan PSBB secara proporsional di wilayah Kota Bogor, Depok, Bekasi, Kabupaten Bogor, dan Bekasi (Bodebek).

Jalan Layang Jadi Tempat Nongkrong, Anies Diminta Gerindra Pasang CCTV
Indonesia
Jalan Layang Jadi Tempat Nongkrong, Anies Diminta Gerindra Pasang CCTV

"Keren! Jakarta, khususnya Lenteng Agung punya tempat ikonik. Tapi jangan lupakan aspek keamanan dan keselamatan," papar Purwanto

Datangi Polres Tangsel, Rahayu Saraswati Desak Pelaku Pelecehan Dirinya Diproses Hukum
Indonesia
Datangi Polres Tangsel, Rahayu Saraswati Desak Pelaku Pelecehan Dirinya Diproses Hukum

Calon Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dari Partai Gerindra Rahayu Saraswati Djojohadikusumo mendatangi Polres Tangsel.

Eks Bos Perum Jasa Tirta II Djoko Saputro Dituntut 5 Tahun Penjara
Indonesia
Eks Bos Perum Jasa Tirta II Djoko Saputro Dituntut 5 Tahun Penjara

Perubahan anggaran ini diduga dilakukan Djoko tanpa adanya usulan baik dari unit lain dan tidak sesuai aturan yang berlaku

Ganjar Usulkan Polisi Jujur Hoegeng Sebagai Pahlawan Nasional
Indonesia
Ganjar Usulkan Polisi Jujur Hoegeng Sebagai Pahlawan Nasional

Banyak pertimbangan yang dilakukan untuk pengusulan itu

MUI Tegaskan Pengurusan Jenazah Korban COVID-19 Penuhi Syariat Islam
Indonesia
MUI Tegaskan Pengurusan Jenazah Korban COVID-19 Penuhi Syariat Islam

Tahapan dalam protokol kesehatan pengurusan jenazah yang tercantum dalam fatwa MUI.

Curhat Gilang Pradipta yang Gagal Masuk Sekolah Negeri karena Kalah Selisih Umur dengan Temannya
Indonesia
Curhat Gilang Pradipta yang Gagal Masuk Sekolah Negeri karena Kalah Selisih Umur dengan Temannya

"Saya bingung aja, temen yang umurnya di bawah saya dapet negeri tapi saya engga," kata Gilang