Greta Thunberg: Tangani Masalah Perubahan Iklim Seperti Sebuah Krisis Greta Thunberg kembali mendesak pemimpin dunia untuk mengambil tindakan dan tangani krisis iklim (Foto: twitter/@gretathunberg)

SAMA seperti pandemi virus COVID-19, masalah krisis iklim juga merupakan masalah global yang harus segera kita tangani. Krisis iklim? Ya, isu perubahan iklim menjadi isu global yang harus segera ditangani hingga banyak dari aktivis lingkungan dan ilmuwan tidak lagi menyebut 'perubahan iklim' tapi 'krisis iklim'.

Greta Thunberg: Tangani Masalah Perubahan Iklim Seperti Sebuah Krisis
Dunia tidak hanya melawan pandemi COVID-19 tapi krisis iklim (Foto: TheDigitalArtist/Pixabay)

"Jam terus berjalan, Melakukan yang terbaik tidak lagi cukup baik. Kamu sekarang harus melakukan hal yang tampaknya mustahil," tulis surat terbuka dari tagar #FaceTheClimateEmergency.

Baca juga:

Muda dan Inspiratif, Majalah TIME Jadikan Greta Thunberg Person of the Year 2019

Pada 16 Juli 2020, Greta Thunberg melalui media sosialnya mengumumkan bahwa ia dan beberapa aktivis lainnya termasuk Luisa Neubauer, Anuna de Wever, van der Heyden, dan Adélaïde Charlier. Mengirim sebuah surat terbuka kepada pemimpin di Eropa dan para pemimpin dunia untuk segera menangani krisis iklim.

"Kamu harus berhenti berpura-pura bahwa kita bisa menyelesaikan isu iklim dan krisis ekologis tanpa menangani isu ini seperti sebuah krisis," tulis surat tebuka ClimateEmergencyEU.org.

Beberapa bulan terakhir dunia menyaksikan bagaimana pandemi COVID-19 telah berdampak pada orang-orang secara global.

Selama tragedi ini, kita melihat berapa banyak, tidak semua pemimpin dunia dan orang-orang di seluruh dunia melangkah dan bertindak untuk kebaikan masyarakat.

Greta Thunberg: Tangani Masalah Perubahan Iklim Seperti Sebuah Krisis
Para aktivis lingkungan mendukung gerakan thunberg dan menyuarakan urgensi isu krisis iklim (Foto: twitter/@climatemorgan)

Pemimpin Dunia Seakan-akan Sudah Menyerah Tanpa Berusaha

Surat terbuka menulis bahwa tidak hanya para penguasa, sekarang menjadi lebih jelas dari sebelumnya bahwa krisis iklim tidak pernah dianggap sebagai krisis, baik dari politisi, media, bisnis, maupun keuangan.

Jika kita tetap mengabaikan isu krisis iklim atau menyepelekan isu ini, waktu kita akan habis. "Orang-orang yang berkuasa seperti sudah “menyerah” untuk mencari solusi nyata akan isu iklim," ucap Greta kepada Reuters.

Surat terbuka ini berisikan tuntutan-tuntutan, fakta-fakta mengenai keadaan lingkungan, dan penjelasan bagaimana kita semua harus mulai melihat urgensi masalah krisis iklim.

Baca juga:

2019 Jadi Tahun Deklarasi Status Darurat 'Krisis Iklim’ Dunia

Banyak janji-janji yang ditetapkan para pemimpin dunia tidak realistis dan justru malah tidak dijalankan. Seperti salah satunya, produksi bahan bakar fosil yang direncanakan dunia pada tahun 2030 menyumbang 120% lebih dari apa yang konsisten dengan target.

Greta Thunberg: Tangani Masalah Perubahan Iklim Seperti Sebuah Krisis
Thunberg, Neubauer, Wever, Heyden, dan Charlier membuat surat terbuka ini dengan tagar #FaceTheClimateEmergency (Foto: climateemergencyeu)

Ketika kamu membaca Laporan IPCC SR1.5 dan Laporan Kesenjangan Produksi UNEP, serta apa yang telah didaftarkan di Perjanjian Paris, menurut analisis secara ilmiah itu tidak masuk akal.

"Bahkan seorang anak dapat melihat bahwa iklim dan krisis ekologi tidak dapat diselesaikan dengan sistem saat ini," tegas surat. Thunberg, Neubauer, Wever, Heyden, dan Charlier mengatakan bahwa dunia butuh sistem dan target baru.

Banyak selebriti-selebiri terkenal seperti Leonardo DiCaprio, Mark Ruffalo, Coldplay, juga aktivis-aktivis seperti Malala Yousafzai, PETA, dan Greenpeace telah menandatangani surat ini.

19,450 individu, 150 ilmuwan, dari 50 negara sudah menandatangani surat ini, kamu sendiri juga bisa menandatangani suratnya disini https://climateemergencyeu.org.

Baca juga:

Pemanasan Global: Salju Terlihat Berwarna Merah Muda

"Mungkin meskipun kamu memiliki pilihan untuk mengabaikan krisis iklim, itu bukan pilihan bagi kami, untuk anak-anak Anda. Saat ini, tidak ada tempat di bumi di mana anak-anak menghadapi masa depan di lingkungan yang aman. Ini dan akan menjadi kenyataan selama sisa hidup kita. Kami meminta kamu untuk menghadapi darurat iklim," tutup surat tebuka ClimateEmergencyEU.org. (lev)

Krisis Iklim Pengaruhi Kesehatan Jantung Janin
Fun
Lindungi Paus Artinya Selamatkan Krisis Iklim
Fun
Krisis Iklim Pengaruhi Kesehatan Jantung Janin
Fun
Lindungi Paus Artinya Selamatkan Krisis Iklim
Fun
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
'Anime Is Real' Siap Buat Kamu kaget
Fun
Cara Masak yang Tepat Jaga Nutrisi Sayuran
Hiburan & Gaya Hidup
Cara Masak yang Tepat Jaga Nutrisi Sayuran

Salah cara masak bikin nutrisi sayuran hilang.

Brand Wah Gede Banget Jadi Pusat Perhatian Fashionista di JFT 2020
Fashion
Brand Wah Gede Banget Jadi Pusat Perhatian Fashionista di JFT 2020

WGB Sendiri telah memberikan akses yang luas pada masyarakat Indonesia terhadap pilihan fesyen pria plus size.

Atasi 3 Masalah Rambut dengan Masker Alami Buatan Sendiri
Fun
Atasi 3 Masalah Rambut dengan Masker Alami Buatan Sendiri

Khasiatnya enggak kalah dengan haircare salon loh!

Alasan Kamu Tak Harus Memborong Hand Sanitizer untuk Menghindari Corona
Fun
Jet Pribadi Terbaru Boeing 737 Menawarkan Interior Ala Pesawat Angkasa Luar
Fun
Jet Pribadi Terbaru Boeing 737 Menawarkan Interior Ala Pesawat Angkasa Luar

Perusahaan desain SkyStyle di Argentina menciptakan konsep jet pribadi yang futuristik.

Sekolah dari Rumah? Simak Cerita Mahasiswa yang Menjalani Sistem Kuliah Online
Hiburan & Gaya Hidup
Sekolah dari Rumah? Simak Cerita Mahasiswa yang Menjalani Sistem Kuliah Online

Wawancara merahputih.com pada tiga mahasiswa dari tiga universitas berbeda terkait kuliah online.

Cegah Penyebaran Corona, Gereja St. Gregorius Agung Paroki Kutabumi Gelar Misa via YouTube
Fun
Cegah Penyebaran Corona, Gereja St. Gregorius Agung Paroki Kutabumi Gelar Misa via YouTube

Gereja St. Gregorius Agung Paroki Kutabumi, Tangerang, melaksanakan misa online untuk mencegah penyebaran COVID-19 lebih jauh.

Alasan Desain Grafis Ala Jepang Mendunia
Fun
Alasan Desain Grafis Ala Jepang Mendunia

Alasan dibalik mendunianya karya-karya desainer Jepang

Viral! Kerja 2 Jam Per Hari, Remaja ini Hasilkan Rp 181 Juta Tiap Minggu
Fun
Viral! Kerja 2 Jam Per Hari, Remaja ini Hasilkan Rp 181 Juta Tiap Minggu

Menghasilkan hingga USD 13.000 atau lebih dari Rp 181 juta seminggu dengan hanya bekerja 2-3 jam sehari.