Greta Thunberg Nama Populer di Dunia Ilmiah Greta Thunber, aktivis lingkungan hidup yang sangat menginspirasi. (Foto: Unsplash/Pascal Bernardon)

SEJAK kiprahnya melindungi lingkungan hidup, Greta Thunberg gadis cilik asal Swedia langsung melejit ke seantero Dunia. Bahkan majalah Times menobatkannya sebagai orang paling berpengaruh di muka Bumi.

Ternyata namanya memang mempengaruhi banyak orang. Di dunia ilmu pengetahuan Greta Thunberg mendapatkan penghargaan namanya dipakai untuk temuan-temuan spesies terbaru di Bumi. Mulai dari ular sampai kumbang memakai namanya.


Baca Juga:

5 Makanan Sehat yang Harus Ada di Kulkasmu

hewan
Ada spesies baru kumbang yang dinamakan Greta Thunberg. (Foto: Unsplash/Santosh Maharjan)

Spesies baru yang ditemukan di tahun 2019 menurut Museum Natural Histori selalu menyertakan nama Greta di dalamnya. Misalnya pada tahun 2019 ini ditemukan sekitar 171 spesies baru kumbang dan salah satunya memakai nama Great Thunberg. Namanya juga dipakai pada salah satu dai 412 spesies temuan baru, seperti marsupilami, ular bahkan pada nama dinosaurus yang sudah lama punah.

Seperti keprihatinan Greta terhadap lingkungan, pemberian namanya pada beberapa spesies baru itu sekaligus menjadi semacam pengingat pada masyrakat luas. Tim Littlewood, direktur sains Museum Natural History itu mengatrakan bahwa saat ini penemuan-penemuan spesies baru sebenarnya campur aduk antara senang dan sedih. Mengapa? Karena spesies-spesies baru itu tengah mengalami kepunahan.

Littlewood menegaskan bahwa penemuan-penemuan spesies baru sangat lambat perkembangannya. Sementara laju kepunahan dari spesies-spesies baru itu tak tertahankan. Ancaman perubahan iklim dan lingkungan sangat nyata pada spesies-spesies yang baru ditemukan itu. Hal itu yang kemudian membuat nama Greta Thunberg diabadikan pada beberapaspesies baru.

Baca Juga:

Kafein Agen Anti Obesiti

hewan
Ada delapan spesies baru tawon yang ditemukan. (Foto: Unsplash/Robin Mathlener)

Salah satu spesies baru yang banyak ditemukan adalah kumbang atau Coleoptera yang ditemukan di Jepang, Malaysia dan Venesuela. Penemu spesies baru itu, Dr Michael Darby menamakan salah satu spesies baru kumbang itu dengan nama aktivis lingkungan hidup berusia 16 tahun itu.

Tahun ini saja spesies baru sudah diberi nama untuk delapan kadal, lima ular, empat ikan dan amfibian yang berasal dari India. Amfibian itu masuk dalam keluarga ular Trimeresurus arunachalensis yang merupakan spesies temuan baru di India selama 70 tahun belakangan ini.

Selain itu ilmuwan juga memberikan nama untuk spesies temuan baru dari delapan tawon, lima lipan, empat kutu daun, 13 keong, termasuk 34 rama-rama (kupu-kupu besar dan kupu-kupu. Kemudian di Maroko ditemukan dua spesies baru dinosaurus. Tak ketinggalan pula berbagai tujuh temuan spesies baru tanaman dan tujuh lumut. Kemudian 12 temuan baru spesies cacing polychaete yang ada di laut dalam yang ada di Samudera Pasifik. (psr)


Baca Juga:

Pesawat Elektrik Pertama Segera Mengudara di 2020

Kredit : paksi


Paksi Suryo Raharjo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH