Grebeg Besar Ditiadakan, Ratusan Abdi Dalem Terima Gaji dan Daging Kurban Abdi Dalem Surakarta saat terima daging kurban. (Foto: Ismail/Jawa Tengah).

MerahPutih.com - Ratusan abdi dalem Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, mendapat daging kurban, Sabtu (1/8). Pemberian daging hewan kurban tersebut dilakukan sebagai bentuk perhatian keraton pada seluruh abdi dalem.

Ketua Lembaga Dewan Adat Keraton Kasunanan Surakarta, GKR Wandansari mengatakan, pembagian daging kurban ini dilakukan untuk meringankan beban abdi dalem sekaligus menyambung silaturahmi. Terlebih, selama mereka ikut merawat dan meguri-uri kabudayan Keraton Kasunanan.

"Kami pada Idul Adha 1441 H tidak mengadakan adat Keraton Surakarta berupa Grebeg Besar karena masih pendemi," ujar Wandansari.

Baca Juga:

Polisi Tidak Tahan Tersangka Penghina Keluarga Ahok

Meskipun tidak ada Grebeg Besar, pihaknya tetap melakukan penyembelihan hewan kurban berupa satu ekor sapi. Daging hewan kurban dibagikan dalam ratusan paket yang dibagikan ke abdi dalem.

"Total abdi dalem sekitar 500 orang plus beberapa abdi dalem yang ada di luar lingkungan keraton kami berikan daging hewan kurban," papar dia.

 Ketua Lembaga Dewan Adat Keraton Kasunanan Surakarta, GKR Wandansari, Sabtu (1/8). (MP/Ismail)
Ketua Lembaga Dewan Adat Keraton Kasunanan Surakarta, GKR Wandansari, Sabtu (1/8). (MP/Ismail)

Ia mengatakan, pihaknya mencairkan gaji abdi dalem di dalam keraton yang dilakukan secara non tunai dengan melalui rekening bank. Ditambah beberapa abdi dalem yang ada di luar lingkungan keraton, seperti abdi-abdi dalem yang menjaga petilasan, pesanggrahan, makam, dan lainnya yang masih berhubungan dengan Kasunanan Surakarta.

Seorang abdi dalem asal Wonogiri, Jawa Tengah, Wahyudi, mengaku selama pandemi diminta untuk di rumah dulu oleh pihak keraton.

"Saya harap Keraton Kasunanan tetap bisa menjadi tonggak kebudayaan untuk warga Solo dan sekitarnya, khususnya dalam melestarikan kebudayaan Jawa," ujar Wahyudi. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Pengacara Kondang Otto Hasibuan Bakal Jadi Pembela Djoko Tjandra

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
PD Sarana Jaya Benarkan Sejumlah Pegawai Diperiksa Polisi Terkait Dugaan Korupsi
Indonesia
PD Sarana Jaya Benarkan Sejumlah Pegawai Diperiksa Polisi Terkait Dugaan Korupsi

Karen mengaku belum bisa menjelaskan secara detail ihwal siapa saja yang dipanggil.

Sudah 7.261 Orang Meninggal Karena COVID-19
Indonesia
Sudah 7.261 Orang Meninggal Karena COVID-19

Jumlah spesimen yang diperiksa mencapai 28.905 spesimen per hari. Realisasi tersebut berhasil masih rendah jika dibandingkan dengan target pemerintah yaitu 30.000 spesimen per hari.

Marinir Hingga Paskhas Diperbantukan Tegakkan Protokol Kesehatan di Kawasan Padat Penduduk dan Pasar
Indonesia
2025 Jumlah Kendaraan Listrik Capai 19 Ribu Unit
Indonesia
2025 Jumlah Kendaraan Listrik Capai 19 Ribu Unit

Pada tahun 2030, pemerintah menargetkan terjadi penghematan devisa sebesar USD1,8 miliar dari pengurangan impor BBM setara 77 ribu bopd.

Polresta Yogyakarta Gelar Operasi Perut di Malioboro
Indonesia
Polresta Yogyakarta Gelar Operasi Perut di Malioboro

Rata-rata 100 sampai 200 bungkus

Sandiaga Uno Khawatir 'Cash Flow' UMKM Tergerus Gegara COVID-19
Indonesia
Sandiaga Uno Khawatir 'Cash Flow' UMKM Tergerus Gegara COVID-19

UMKM harusnya menjadi fokus utama dan prioritas pemerintah di tengah pandemi

Update COVID-10 DKI Minggu (26/4): 3.745 Kasus Positif, 338 Pasien Sembuh
Indonesia
Update COVID-10 DKI Minggu (26/4): 3.745 Kasus Positif, 338 Pasien Sembuh

"Dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 5.285 orang, 4.400 sudah pulang dari perawatan dan 885 masih dirawat," terang dia.

Kebakaran Gedung Kejagung, Bareskrim Sudah Periksa Lebih dari 100 Saksi
Indonesia
Kebakaran Gedung Kejagung, Bareskrim Sudah Periksa Lebih dari 100 Saksi

Gedung Utama Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan telah terbakar pada Sabtu (22/8)

Rizieq Shihab Ajukan Praperadilan Hari Ini
Indonesia
Rizieq Shihab Ajukan Praperadilan Hari Ini

Aziz Yanuar berencana mengajukan gugatan praperadilan atas status tersangka Rizieq Shihab.

Putusan Kasus Jiwasraya, Kuasa Hukum Bantah Joko Hartono Tirto Kendalikan MI
Indonesia
Putusan Kasus Jiwasraya, Kuasa Hukum Bantah Joko Hartono Tirto Kendalikan MI

Joko Hartono Tirto bukan pejabat Asuransi Jiwasraya